Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu Raih Hibah Riset Kolaborasi Internasional, Teliti Etika Boikot Produk Terafiliasi Israel

Dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu Raih Hibah Riset Kolaborasi Internasional, Teliti Etika Boikot Produk Terafiliasi Israel

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
11 Juni 2025, 11.51 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu Raih Hibah Riset Kolaborasi Internasional, Teliti Etika Boikot Produk Terafiliasi Israel

JurnalPost.com - Andi Azhar, dosen muda dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), berhasil sebagai penerima hibah kolaborasi penelitian internasional bersama seorang profesor dari Chihlee University of Technology, Taiwan. Kolaborasi ini menjadi tonggak penting bagi UMB untuk memasuki peta global dalam riset lintas negara.

Penelitian yang diajukan Andi dan mitra Taiwan-nya mengangkat topik yang sangat kontekstual dan relevan dengan dinamika geopolitik saat ini. Judul riset mereka cukup provokatif namun penting: “Ethical Branding in a Polarized World: How the Gaza Conflict Reshaped Consumer Activism (2023–2025)”. Dalam studi ini, mereka akan membedah bagaimana konflik kemanusiaan berdampak pada perilaku konsumen, khususnya dalam bentuk aksi boikot.

IKLAN

Konflik Israel-Palestina, yang kembali memanas dan menyedot perhatian dunia sejak 2023, menjadi latar utama dari riset ini. Serangan Israel ke wilayah Gaza yang menewaskan ratusan ribu warga sipil memicu solidaritas luas dari masyarakat dunia, termasuk melalui gerakan boikot produk yang diasosiasikan dengan Israel. Fenomena ini, menurut Andi, bukan sekadar ekspresi kemarahan, melainkan bentuk perlawanan etis berbasis kemanusiaan.

Andi Azhar
Baca Juga

Bawa Gagasan dan Pengalaman soal Internasionalisasi dan Sertifikasi Profesi, Dosen UM Bengkulu Diundang Jadi Pembicara di Malaysia

Dalam wawancara dengan tim jurnalpost, Andi menjelaskan bahwa riset ini merupakan bagian awal dari payung besar penelitian bertajuk Humanity-Motivated Solidarity Brand Boycott. Rangkaian penelitian tersebut bertujuan mengkaji bagaimana konsumen, sebagai aktor ekonomi, mengambil posisi moral terhadap perusahaan atau merek yang dinilai terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia. Riset ini tak hanya penting secara akademik, tetapi juga membawa pesan kuat soal kemanusiaan.

Menurut Andi, dunia kini tengah menyaksikan pergeseran cara masyarakat menyuarakan keprihatinan dan dukungan terhadap isu-isu global. Tidak semua orang bisa turun ke jalan, apalagi terlibat dalam aksi nyata di medan konflik. Namun, lewat keputusan membeli atau tidak membeli suatu produk, masyarakat bisa menunjukkan sikap dan solidaritas. Inilah titik penting yang ingin digali dalam riset tersebut.

Secara konseptual, riset ini berupaya menggabungkan teori perilaku konsumen, etika bisnis, serta studi konflik sosial-politik global. Salah satu hal yang menarik adalah bagaimana konsumen modern mulai menuntut merek-merek besar untuk bersikap terhadap isu-isu kemanusiaan. Konsumen tidak lagi hanya membeli barang, tapi juga membeli nilai-nilai yang diyakini merek tersebut bawa atau perjuangkan.

Judul riset ini pun tidak dipilih secara sembarangan. “Ethical Branding in a Polarized World” menggambarkan kondisi dunia yang semakin terbelah akibat isu-isu global, dan bagaimana merek harus menavigasi reputasi mereka di tengah ketegangan geopolitik. Sementara subjudul “How the Gaza Conflict Reshaped Consumer Activism” menunjukkan fokus kajian pada dampak langsung konflik Gaza terhadap gerakan boikot konsumen.

Pengurus DPD IKAL Lemhannas Bengkulu Dilantik, Dosen Muda UMB Jabat Sekretaris
Baca Juga

Pengurus DPD IKAL Lemhannas Bengkulu Dilantik, Dosen Muda UMB Jabat Sekretaris

Andi menegaskan bahwa penelitian ini tidak bersifat sepihak atau propaganda, melainkan ilmiah dan berbasis data. Ia dan timnya akan melakukan survei, analisis media sosial, hingga studi kasus pada sejumlah merek global yang menjadi target boikot. Termasuk melihat bagaimana perusahaan-perusahaan tersebut merespons tekanan publik dan strategi komunikasi yang mereka ambil.

IKLAN

Sejumlah merek besar diketahui sempat mengalami penurunan penjualan drastis di berbagai negara akibat dugaan keterlibatan atau afiliasi dengan entitas yang mendukung Israel. Di sisi lain, muncul pula merek-merek alternatif lokal yang mendapat dukungan sebagai bentuk keberpihakan terhadap Palestina. Pola ini yang hendak diteliti secara sistematis oleh Andi dan koleganya.

Andi juga menyebutkan bahwa mereka akan menelusuri bagaimana gerakan boikot ini berbeda antar negara. Di Indonesia misalnya, gerakan boikot sangat kental dengan nuansa keagamaan dan semangat solidaritas. Sementara di negara lain, bisa saja lebih kuat diwarnai isu HAM, politik, atau bahkan identitas nasional. Kompleksitas inilah yang membuat riset ini sangat menarik secara akademik.

Dosen yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Internasional UMB ini menambahkan bahwa kolaborasi riset ini membuka peluang besar bagi UMB untuk terus meningkatkan jejaring internasional.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Andi juga berharap kolaborasi ini bisa menjadi pintu masuk untuk kerjasama-kerjasama riset di bidang lain seperti ekonomi digital, perubahan iklim, dan pendidikan.

Saat ditanya soal tantangan terbesar dalam riset ini, Andi menyebut isu sensitivitas politik dan ideologi sebagai tantangan utama. Membahas konflik Gaza dan boikot terhadap merek global tentu mengandung risiko. Namun ia yakin, dengan pendekatan ilmiah dan objektif, riset ini tetap bisa membawa dampak positif tanpa harus menjadi alat provokasi.

Penelitian ini dijadwalkan berlangsung selama satu tahun, mulai pertengahan 2025 hingga pertengahan 2026. Dalam perjalanannya, tim peneliti juga akan melibatkan mahasiswa sebagai asisten riset agar transfer pengetahuan dapat terjadi lebih luas.

Kegiatan lapangan akan difokuskan di Indonesia dan Taiwan, dengan kemungkinan diperluas ke negara lain di Asia Tenggara. Peneliti akan memanfaatkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mendapatkan gambaran utuh tentang bagaimana konflik global mempengaruhi pilihan konsumen. Termasuk bagaimana nilai-nilai kemanusiaan diterjemahkan dalam keputusan ekonomi sehari-hari.

Andi mengaku optimistis bahwa riset ini akan menjadi tonggak penting dalam studi konsumen etis. Ia juga berharap dapat menghasilkan teori baru yang bisa digunakan oleh para akademisi dan praktisi pemasaran untuk memahami pasar yang makin sensitif terhadap isu moral dan politik.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dosen-universitas-muhammadiyah-bengkulu-raih-hibah-riset-kolaborasi-internasional-teliti-etika-boikot-produk-terafiliasi-israel/82147/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 04.30 WITA

  • #Andi Azhar

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Pilihan Editor

  1. 1 Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan
  2. 2

    UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  3. 3

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

  4. 4

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  5. 5

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.