JURNALPOST.COM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sulsel menyatakan akan mendukung Kabupaten Pinrang yang berkeinginan untuk menjadi destinasi wisata antara. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Disbudpar Sulsel, Devo Khadafi, kemarin.
"Dengan keinginan Pemkab Pinrang yang ingin menjadi destinasi wisata antara saja, ini adalah suatu kemajuan, artinya sudah ada kesadaran bahwa sektor ini punya potensi untuk dikembangkan," kata Devo.
Pihaknya, lanjut Devo, siap memberikan dukungan seperti pendampingan dan konsultasi untuk pengembangan dan promosi pariwisata Pinrang.
Devo juga mengatakan, untuk menjadi destinasi pariwisata antara, Kabupaten Pinrang perlu mempersiapkan dengan baik titik-titik kunjungan pariwisata yang menawarkan hal yang berbeda dengan tujuan wisata utama.
"Pinrang harus menyiapkan tiik-titik kunjungan dengan menawarkan hak-hal yang berbeda dari tujuan destinasi utama," paparnya.
Menurutnya, wisatawan yang transit di Pinrang, umumnya yang akan menuju Toraja atau Sulawesi Barat.
"Untuk wisatawan yang menuju Toraja, mereka sebaiknya ditransitkan di daerah wisata pantai," ujarnya.
Salah satu lokasi yang potensial dan tampaknya mulai mendapat perhatian dari pemerintah daerah setempat, menurut Devo adalah Pantai Lowita.
"Kelihatannya yang disiapkan adalah Pantai Lowita, untuk itu sarana pendukungnya memang harus diperhatikan," ucapnya.
Sebelumnya, Bupati Pinrang, Andi Aslam Patonangi, mengatakan, salah satu fokus pembangunan yang akan dilaksanakan di wilayahnya adalah mewujudkan Pinrang sebagai destinasi pariwisata antara.
Tana Toraja yang merupakan destinasi wisata utama di Sulsel, menurutnya, memiliki letak yang cukup jauh dari ibu kota provinsi (Kota Makassar) yang menjadi pintu masuk utama wisatawan. Butuh waktu sekitar delapan jam perjalanan darat dari Makassar menuju Tana Toraja.
Letak Kabupaten Pinrang yang berada di antara Makassar dan Tana Toraja, memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata antara, sehingga wisatawan yang ingin beristirahat dalam perjalanan panjang tersebut bisa singgah di Pinrang.
"Kami ingin mengembangkan sektor pariwisata ini, karena sektor memiliki multiplier efek yang besar, dan ini dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat kecil," ujarnya. (fo)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda