Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Nasional
  3. Dialog Ormas Islam, Stafsus Menag: Peran Tokoh Agama Bangun Perdamaian Global Lebih Kuat dari Diplomasi Formal

Dialog Ormas Islam, Stafsus Menag: Peran Tokoh Agama Bangun Perdamaian Global Lebih Kuat dari Diplomasi Formal

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
01 Agustus 2025, 15.20 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Tokoh agama

Jakarta, JurnalPost.com - Tokoh agama dinilai memiliki peran strategis dalam membangun perdamaian global, bahkan kerap melampaui efektivitas diplomasi formal antarnegara. Hal itu disampaikan Staf Khusus Menteri Agama, Faried F. Saenong, dalam Dialog Nasional Ormas Islam dan OKP Kepemudaan Islam yang digelar di Auditorium HM. Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (30/7/2025).

“Kalau perang masih terjadi, itu artinya ada yang tidak beres dengan jalur diplomasi. Di sinilah diplomasi agama menjadi penting,” ujar Faried.

IKLAN

Ia menjelaskan, religious diplomacy atau diplomasi berbasis nilai-nilai agama memiliki kekuatan moral dan kultural yang mampu menembus batas-batas diplomasi formal. “Ada negara-negara yang tidak memiliki hubungan resmi dengan kita, tetapi pemimpin agama bisa duduk satu meja dengan siapa pun,” katanya.

Ormas Islam
Baca Juga

Menag Minta Ormas Islam Tebarkan Optimisme dan Perkuat Persatuan Umat

Faried mencontohkan keterlibatan aktif Kementerian Agama dalam forum-forum lintas agama global, termasuk kolaborasi dengan Vatikan, Rabithah Alam Islami, serta tokoh-tokoh agama dari Asia hingga Afrika.

“Pak Menteri Agama aktif menjalin jaringan global lintas iman. Ini kekuatan lunak Indonesia yang tidak boleh kita abaikan,” ucapnya.

Faried mengungkapkan, Indonesia merupakan contoh nyata keberhasilan dalam mengelola keberagaman. “Islam Indonesia sudah dikenal dunia. Ia moderat, menjunjung kesetaraan, dan berjalan harmonis dengan demokrasi,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah negara besar bahkan menjadikan Indonesia sebagai rujukan dalam isu-isu sensitif seperti kebebasan beragama dan kesetaraan gender dalam perspektif Islam. “Kalau ingin lihat bagaimana Islam dan demokrasi bisa hidup berdampingan, datanglah ke Indonesia,” katanya.

Dirjen Bimas Islam
Baca Juga

Dirjen Bimas Islam Sebut Ormas Islam Pererat Ukhuwah Keumatan dan Kebangsaan

IKLAN

Namun demikian, Faried mengingatkan pentingnya kesiapan internal dalam mengangkat wajah Islam Indonesia ke tingkat global. “Jangan sampai kita berbicara besar di luar, tapi belum kuat di dalam. Ini pekerjaan besar kita semua,” tegasnya.

Ia menambahkan, meskipun Indonesia tidak memiliki sejarah kejayaan politik seperti Mesir, Arab Saudi, atau Iran, tetapi memiliki masa depan dengan modal sosial yang kuat. “Kita punya kerukunan, pengalaman demokrasi, dan keberagaman yang hidup,” ujarnya.

Faried menekankan bahwa diplomasi agama bukan sekadar simbol, tetapi harus menjadi strategi kultural-politik untuk memperkuat posisi Indonesia di dunia Islam dan global. “Ini bukan pilihan. Ini kebutuhan geopolitik kita hari ini,” katanya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk terbuka dan tidak menutup diri terhadap kelompok yang berbeda. “Kalau mau bicara perdamaian global, kita harus siap duduk satu meja dengan siapa pun, tanpa prasangka,” ujarnya.

pejabat Kementerian Agama
Baca Juga

Kemenag Tegaskan Peran Strategis Penghulu sebagai Perawat Umat di Tengah Transformasi KUA

Faried menilai rumah ibadah, pasar, dan ruang publik di Indonesia merupakan representasi nyata dari kehidupan keberagaman yang damai. “Inilah yang harus kita promosikan. Indonesia bukan hanya konsep, tetapi praktik keberagamaan yang hidup,” tegasnya.

Dialog yang digelar Direktorat Penerangan Agama Islam, Ditjen Bimas Islam bertema “Menjaga Harmoni dan Memperkuat Wawasan Kebangsaan" ini turut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Agama Romo R. Muhammad Syafi’i, dan Asisten Deputi Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam Cecep Agus Supriyanta mewakili Menko Polkam.

Hadir pula para pejabat eselon I Kemenag, antara lain Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, Dirjen Bimas Katolik Suparman, Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung, Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija, dan Dirjen Bimas Buddha Supriyadi.

Turut hadir Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Ali Ramdhani, Plt. Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu, Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi, Guru Besar UIN Jakarta Gun Gun Heryanto, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Muhammad Adib, Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi, dan Direktur Urais dan Pembinaan Syariah Arsad Hidayat.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dialog-ormas-islam-stafsus-menag-peran-tokoh-agama-bangun-perdamaian-global-lebih-kuat-dari-diplomasi-formal/84264/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.59 WITA

  • #Berita Kemenag
  • #Ormas Islam
  • #Tokoh Agama

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Kepala BSSN Dorong Ketahanan Siber ASEAN, Soroti Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum

BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Pilihan Editor

  1. 1 Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines
  2. 2

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  3. 3

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  4. 4

    Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

  5. 5

    Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.