Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Nasional
  3. Kemenag Tegaskan Peran Strategis Penghulu sebagai Perawat Umat di Tengah Transformasi KUA

Kemenag Tegaskan Peran Strategis Penghulu sebagai Perawat Umat di Tengah Transformasi KUA

Foto profil Annisa
Penulis: Annisa
21 Agustus 2026, 17.24 WITA Editor: Hasbi
4 menit baca
pejabat Kementerian Agama
Sejumlah pejabat Kementerian Agama bersama peserta dalam kegiatan Short Course Penguatan Kapasitas Penghulu dan Pejabat Kepenghuluan di Yogyakarta, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme penghulu dalam mendukung transformasi layanan KUA.

YOGYAKARTA, JurnalPost.com – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa penghulu memiliki posisi strategis dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Peran penghulu kini tidak lagi sebatas mencatat peristiwa pernikahan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam merawat keluarga, kehidupan sosial masyarakat, hingga nilai-nilai kebangsaan.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, mengatakan penghulu merupakan aparatur yang berada sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, penghulu perlu memiliki kepekaan sosial, wawasan yang luas, serta kemampuan memahami berbagai perubahan yang terjadi di tengah umat.

IKLAN

“Karena itu, penghulu dituntut memiliki kepekaan sosial, keluasan ilmu, dan kemampuan membaca perubahan agar layanan KUA benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Zayadi.

Penghulu Tak Hanya Mengurus Administrasi Nikah

Menurut Zayadi, transformasi Kantor Urusan Agama (KUA) akan memberikan dampak nyata apabila didukung sumber daya manusia yang mampu hadir sebagai pelayan sekaligus pendamping masyarakat.

Penghulu, kata dia, perlu menjaga keseimbangan antara tugas administratif, tanggung jawab keagamaan, dan peran sosial di tengah masyarakat yang terus berkembang.

“Kita ini pelayan, bertindak sebagai perawat umat. Tugas kita adalah merawat bangsa, melayani umat, dan merawat umat di tengah dinamika masyarakat yang terus berubah,” ujar Zayadi dalam pembinaan Short Course Penguatan Kapasitas Penghulu dan Pejabat Kepenghuluan di Yogyakarta, Kamis (20/8/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para penghulu dari berbagai daerah untuk bertukar pengalaman sekaligus memvalidasi berbagai praktik baik yang selama ini telah diterapkan dalam pelayanan masyarakat.

Zayadi menyebut forum tersebut bukan hanya menjadi ajang silaturahim, tetapi juga silatulafkar atau pertemuan gagasan yang selanjutnya perlu diwujudkan dalam silatulamal berupa aksi nyata.

“Setelah silaturahim dan silatulafkar, harus ada silatulamal agar gagasan yang dibahas benar-benar berdampak bagi masyarakat,” jelasnya.

Penghulu Dituntut Adaptif dan Melek Digital

Sebagai aparatur sipil negara (ASN), penghulu juga dinilai mempunyai tanggung jawab dalam menjaga nilai kebangsaan. Peran kepenghuluan dan keindonesiaan, menurut Zayadi, tidak dapat dipisahkan karena penghulu kerap menjadi rujukan masyarakat dalam persoalan keluarga, syariah, maupun kehidupan sosial keagamaan.

IKLAN

Perubahan karakter dan kebutuhan masyarakat membuat penghulu dituntut terus meningkatkan kapasitas. Kompetensi akademik, profesional, sosial dan moral perlu diperkuat bersama kemampuan bahasa, pemahaman fikih kontemporer, serta literasi digital.

“Masyarakat yang kita layani itu berubah, dinamis, dan bukan statis. Karena itu, penghulu harus adaptif, terus memperkuat kapasitas agar layanan KUA tetap relevan,” tegas Zayadi.

Kualitas SDM Jadi Kunci Penguatan KUA

Kasubdit Bina Kepenghuluan, Zudi Rahmanto, menambahkan bahwa penghulu saat ini memiliki posisi penting sebagai jabatan fungsional yang berbasis keahlian.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi penghulu terus berkembang seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan KUA yang cepat, jelas, profesional, dan memiliki nilai tambah.

Melalui short course tersebut, para penghulu mendapat pelatihan pelayanan akad nikah menggunakan bahasa asing, pemahaman fikih klasik dan kontemporer secara aplikatif, serta peningkatan kemampuan literasi digital.

“Semua itu penting karena penghulu hari ini harus mampu menjawab ekspektasi masyarakat melalui layanan KUA yang profesional dan berdampak,” ungkap Zudi.

Ia menegaskan bahwa transformasi KUA tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan dan pembenahan fasilitas fisik. Penguatan kualitas SDM, integritas pelayanan, kemampuan teknis, serta kepekaan sosial aparatur justru harus menjadi fondasi utama.

Program tersebut juga disebut sejalan dengan Asta Protas Kemenag Berdampak, khususnya dalam penguatan pelayanan keagamaan serta digitalisasi tata kelola.

“Yang perlu kita tata adalah SDM, kemudian diikuti fisiknya. Tantangan penghulu tidak bisa dihadapi dengan pola template karena masyarakat membutuhkan nilai tambah dari layanan penghulu yang profesional, relevan, dan benar-benar berdampak,” pungkasnya.

Short Course Penguatan Kapasitas Penghulu dan Pejabat Kepenghuluan berlangsung di Yogyakarta pada 18–21 Agustus 2026. Kegiatan diikuti 50 peserta dari Daerah Istimewa Yogyakarta serta sejumlah kabupaten dan kota di sekitarnya.

Peserta memperoleh materi akad nikah bilingual dalam bahasa Inggris dan Arab beserta simulasi, fikih munakahat klasik dan kontemporer secara aplikatif, hingga materi dan praktik literasi digital.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kemenag-peran-penghulu-perawat-umat-transformasi-kua/97405/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 17.59 WITA

  • #Ahmad Zayadi
  • #Berita Kemenag
  • #Keluarga Sakinah
  • #Kementerian Agama
  • #yogyakarta

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Kepala BSSN Dorong Ketahanan Siber ASEAN, Soroti Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum

BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

HUT ke-58, Semen Tonasa Perkuat Transformasi Berbasis Iman dan Kebersamaan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.