Tegal, Jurnalpost - Puluhan mahasiswa Akper (Akademi Keperawatan) melakukan demo di depan Kantor Pemkot Tegal. Aksi mereka menuntut nasib Akper bisa diputuskan segera yaitu mengaharap Pemerintah Kota Tegal memutuskan status Akper merger dengan Kementerian Kesehatan.
Mereka menggelar orasi sambil meneriakkan yel dan membawa spanduk bertuliskan Akper gabung dengan Kemenkes Harga Mati, Kami mogok sampai masalah Akper Tuntas Merger dengan Kemenkes.
"Sebab batas waktu pengajuan merger dengan Kemenkes sampai tanggal 27 Maret mendatang.Kalau tidak segera di merger, maka Akper terancam ditutup kata Koordinator Lapangan Aksi Imam Fathku hari Selasa (14/3).
Aksi mereka ingin bertemu Walikota Tegal Hj. Siti Mashita Soeparno namun tidak bisa dikarenakan tidak berada di balaikota. Setelah tidak bisa menemui Walikota Tegal, mereka terus melakukan aksi hingga ada keputusan tentang nasib mereka.
Turut ikut serta dalam aksi ini yaitu mahasiswa dari tingkat 1,2,3. Setelah menggelar orasi, massa menuju Gedung DPRD untuk menemui pimpinan Dewan. (ydt)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda