Oleh: Aulia Pratiwi
JurnalPost.com - Apa yang yang kalian ketahui mengenai serat? serat merupakan kandungan yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Serat termasuk makronutrien, yang termasuk dalam kategori karbohidrat. Makronutrien adalah nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah banyak untuk berguna sebagai sumber energi tubuh untuk menjalankan fungsinya secara maksimal.
Konsumsi serat yang baik adalah serat alami. Serat ini diperoleh dari konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan, tetapi serat juga didaptkan dari konsumsi serealia. Oleh karena itu, konsumsi serat yang cukup dapat melindungi kita dari beberapa masalah kesehatan seperti berikut.
Pertama, terapi gizi medis yang merupakan bagian penting dari penanganan diabetes melitus, salah satunya dilakukan dengan pengaturan diet, seperti mengkonsumsi sumber karbohidrat kompleks dan mengonsumsi makanan tinggi serat.
Asupan serat dalam jumlah yang cukup dapat memaksimalkan kerja insulin dalam mengatur glukosa darah, memperlambat pengosongan lambung dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Penelitian membuktikan dimana semakin tinggi asupan serat maka kadar glukosa darah menjadi lebih rendah.
Secara epidemiologi, adanya hubungan antara konsumsi serat dengan kejadian konstipasi, dimana mereka yang mengonsumsi serat kurang memiliki risiko 4,15 kali lebih besar untuk mengalami kejadian sembelit dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi serat cukup (2,4- 6).
Secara teori, serat makanan dapat mengatasi sembelit melalui beberapa mekanisme. Serat makanan juga dapat menahan air, sehingga meningkatkan hidrasi feses. Konsistensi feses berhubungan erat dengan kandungan airnya, sehingga variasi kandungan air pada feses dapat menyebabkan perubahan konsistensi feses.
Selain itu, serat dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Pada saluran pencernaan, serat dapat mengikat empedu dan menurunkan jumlah empedu yang ada dalam tubuh untuk diserap. Dengan menyerap empedu, tubuh dapat menggunakan kolesterol dari darah untuk membuat empedu yang baru. Serat bersifat menyerap asam empedu, yang kemudian akan terbuang dengan feses. Jumlah asam empedu akan berkurang karena diikat oleh serat makanan sehingga akan dalam darah akan menurun.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda