Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Dari Daerah ke Ibu Kota: Perjalanan Jurnalistik dan Kepemimpinan Ade Cahyadi

Dari Daerah ke Ibu Kota: Perjalanan Jurnalistik dan Kepemimpinan Ade Cahyadi

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
10 Juni 2025, 20.58 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Dari Daerah ke Ibu Kota: Perjalanan Jurnalistik dan Kepemimpinan Ade Cahyadi

ParePare, JurnalPost -- Dalam dunia jurnalistik, hanya sedikit individu yang mampu bertahan dan berkembang di berbagai level, dari media lokal hingga skala nasional. Ade Cahyadi adalah salah satunya. Sejak menapaki karier pada bagian sirkulasi hingga wartawan pada tahun 2005, ia telah menjelajahi berbagai daerah, menghadapi tantangan di lapangan, hingga mendapatkan pengalaman langsung di pusat kekuasaan nasional.

*Catatan: Redaksi

IKLAN

Kini, dengan pengalaman luas dan komitmen tinggi terhadap profesi, alumni S2 Universitas 45 yang kini menjadi Unibos itu mencalonkan diri sebagai Ketua PWI Kota Parepare periode 2025–2028, membawa visi untuk memperkuat profesionalisme, soliditas, dan independensi organisasi wartawan.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Perjalanan jurnalistik Ade bermula di Kota Parepare, tempat ia pertama kali memahami dinamika media dan peran wartawan dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Seiring berkembangnya karier, ia memperluas jangkauan liputannya ke berbagai daerah, termasuk Palopo, Pinrang, dan Pangkep, memperkaya perspektifnya tentang bagaimana media bekerja dalam berbagai komunitas.

Bukan sekadar meliput berita, Ade juga aktif dalam membangun jaringan dengan berbagai pemangku kepentingan, memastikan bahwa jurnalis dapat berperan sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan kepentingan masyarakat.

Setelah bertahun-tahun berkarya di daerah, Ade Cahyadi mendapat kesempatan untuk merasakan kerasnya dunia jurnalistik di ibu kota Jakarta, tempat di mana berita bergerak cepat dan persaingan media begitu ketat.

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Selama lebih dari dua tahun bertugas di Jakarta, ia bernaung di bawah Fajar Media Center dan Jawa Pos, meliput berbagai kementerian dan lembaga negara, termasuk:

– Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) – Kementerian Agama (Kemenag) – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) – Mabes Polri dan TNI – DPR RI di Senayan dan  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

IKLAN

Tak hanya itu, pada Pilpres 2014, Ade turut menjadi bagian dari tim peliputan khusus, mengikuti dinamika politik di kedua kubu besar saat itu Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta Rajasa. Setelah dua tahun berkiprah di Jakarta, Ade akhirnya kembali ke Parepare dan langsung dipercaya sebagai Redaktur Pelaksana hingga Pimpinan Redaksi di Harian PAREPOS, media yang turut membesarkan namanya.

Tak berhenti di situ, ia juga menjadi pencetus dan pembuat media siber parepos.co.id, yang kemudian berkembang menjadi parepos.fajar.co.id. Inovasinya dalam digitalisasi media menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi perubahan zaman, di mana media siber menjadi semakin dominan dalam penyebaran informasi.

Suasana kegiatan di Pasar Turi
Baca Juga

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Saat ini, dengan semangat kemandirian dan jiwa kepemimpinan, Ade Cahyadi menjabat sebagai Direktur dan Penanggung Jawab media siber Kilassulawesi.com, yang bernaung di bawah PT Balanipa Inter Media. Melihat tantangan yang dihadapi dunia jurnalistik, Ade Cahyadi kini mantap mencalonkan diri sebagai Ketua PWI Kota Parepare periode 2025–2028, dengan visi menjadikan PWI sebagai wadah yang lebih solid, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan pers nasional.

Dalam Konferkot PWI Parepare yang akan berlangsung pada 14 Juni 2025, Ade menjadi pendaftar pertama yang menyerahkan berkas lengkap pada Selasa, 10 Juni 2025, didampingi tim Sahabat Ade. Berkasnya telah diverifikasi oleh panitia, memastikan bahwa ia memenuhi seluruh persyaratan untuk maju dalam pemilihan.

Visi dan misi yang ia bawa mencakup: 1. Meningkatkan profesionalisme wartawan melalui pelatihan dan sertifikasi 2. Memperkuat solidaritas serta kesejahteraan anggota PWI 3. Menjalin kemitraan dengan pemerintah, swasta, dan organisasi masyarakat 4. Menjaga independensi dan etika jurnalistik 5. Mengoptimalkan peran media dalam pembangunan daerah

Ade menyadari bahwa tantangan ke depan bukan hanya memenangkan pemilihan, tetapi mewujudkan program nyata yang berdampak langsung bagi anggotanya dan ekosistem jurnalistik.

Kesimpulan penulis atas perjalanan Ade Cahyadi dari wartawan daerah hingga menembus pusat pemberitaan nasional di Jakarta menunjukkan ketekunan, pengalaman, dan dedikasi tinggi dalam dunia jurnalistik.

Pengalamannya memimpin SMSI Kota Parepare serta membangun media siber yang sukses memberi gambaran bahwa ia memiliki kapasitas kepemimpinan yang mampu menggerakkan organisasi pers ke arah yang lebih baik.

Konferensi PWI Kota Parepare tahun 2025 menjadi ujian bagi visi kepemimpinannya, di mana pemilih akan menentukan apakah Ade Cahyadi mampu membawa perubahan nyata bagi PWI, bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai rumah bagi para jurnalis yang menginginkan profesionalisme, kesejahteraan, dan independensi yang lebih kuat. (*)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dari-daerah-ke-ibu-kota-perjalanan-jurnalistik-dan-kepemimpinan-ade-cahyadi/82137/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.09 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Pilihan Editor

  1. 1 Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka
  2. 2

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  3. 3

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  4. 4

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  5. 5

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.