Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Cetak Banyak Siswa Membaca Puluhan Buku Per Bulan, Cara SD Terpencil ini Tumbuhkan Minat Baca Luar Biasa

Cetak Banyak Siswa Membaca Puluhan Buku Per Bulan, Cara SD Terpencil ini Tumbuhkan Minat Baca Luar Biasa

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 September 2016, 10.57 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Siswa sedang menceritakan hasil bacaannya di hadapan teman-temannya dalam lomba membaca tiap minggu.
Siswa sedang menceritakan hasil bacaannya di hadapan teman-temannya dalam lomba membaca tiap minggu.

Jurnalpost - Sulawesi Selatan, Sidrap - SDN 1 Allakuang Sidrap merupakan sekolah terpencil terletak di desa Allakuang, kecamatan Maritengngae Sidrap yang rata-rata latar belakang siswanya berasal dari keluarga masyarakat bawah. Namun cara kepala sekolah, Pak Basri, tumbuhkan minat baca di sekolah tersebut menghasilkan dampak luar biasa. Aisyah, contohnya, siswa kelas enam di sekolah tersebut telah membaca lebih dari 130 buku dalam kurun waktu 6 bulan.

Siswa sedang menceritakan hasil bacaannya di hadapan teman-temannya dalam lomba membaca tiap minggu.

Bukan hanya Aisyah, hampir semua siswa kelas tinggi membaca puluhan buku dalam kurun waktu beberapa bulan saja. Seperti Wiwi dan Ira. Siswa kelas tinggi ini rata-rata menghabiskan 3-4 buku perminggu. “Padahal kalau kita datangi rumah orang-orang tua mereka, kita seakan tak akan percaya. Rata-rata orang tua mereka cuma buruh ternak, buruh tani, tukang batu dan sebagainya yang tak punya banyak fasilitas mendukung anak menyukai buku,” ujar Gary, guru kelas V sekolah tersebut (21 September 2016).

IKLAN

Buku di sekolah terpencil itupun sangat terbatas. Buku-buku tersebut, walaupun sebagian berbentuk cerita, namun banyak yang cetakannya tidak bagus dengan lay out seadanya. “Namun dengan segala keterbatasan jumlah buku , siswa tetap mau membaca. Bahkan buku-buku yang perwajahan dan lay outnya tidak menarik itu pun dilalap habis,” ujar Basri, kepala sekolah yang menceritakan bahwa akan segera ada bantuan buku dari Dinas Pendidikan.

Dosen Ilmu Komunikasi UPN
Baca Juga

Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim Dorong Kemampuan Public Speaking dan Bahasa Inggris Siswa

IKLAN

Nah bagaimana strategi kepala sekolah agar siswa membaca banyak buku di samping banyak keterbatasan, adalah sebagai berikut. Pertama, setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis, siswa kelas tiga, empat, lima, enam diajak membaca mandiri tanpa bersuara (senyap) selama 15 menit. Buku yang dipilih apa saja yang disukai siswa. Agar senang membaca, pada jam yang sama, siswa kelas satu dan dua diajak membaca terbimbing dengan menggunakan buku-buku hibah yang perwajahannya sangat menarik dari USAID PRIORITAS. Kedua, setelah siswa selesai membaca selama 15 menit, siswa diminta merangkum selama lima menit dan rangkuman kecilnya diletakkan di kotak baca, masing masing berdasarkan namanya. Kedua, buku tersebut boleh dibawa pulang untuk diselesaikan membacanya di rumah.

“Jadi biasa siswa selesaikan di rumah. Siswa seringkali menghabiskan satu buku selama satu hari, dan kami tidak pernah memaksa untuk itu,” ujar Gary. Ketiga, tiap Sabtu hampir satu jam waktu digunakan untuk membaca, merangkum, dan lomba yang menceritakan isi buku. Lomba ini diadakan per kelas dan dilaksanakan di luar kelas.

Masing-masing perwakilan kelas, yang terpilih berdasarkan kemampuan bercerita di hadapan teman-temannya dan dinilai oleh guru kelas, maju ke panggung sekolah untuk menceritakan kembali. Satu kelas bisa ada dua, sampai tiga wakil, dan yang dipilih yang paling baik dalam bercerita. Setiap satu semester, selain lomba menceritakan isi buku, juga dihitung jumlah buku yang dibaca selama satu semester berdasarkan buku kontrol membaca dan tabungan baca. Juaranya diberikan hadiah uang pembinaan dan piala sekolah. Untuk kelas satu dan dua, lomba tiap minggunya berupa membaca buku dengan ketepatan intonasi dan ekspresi.

Lomba ini membuat siswa terpompa semangatnya untuk membaca banyak buku dan memperlancar membaca, walau hadiahnya cuma berupa sertifikat. “Salah satu perubahan nyata dari strategi ini adalah karakter siswa. Setelah banyak membaca dan sering tampil menceritakan isi buku, siswa lebih percaya diri dan lebih banyak ide dalam berbicara dan kreatif dalam pembelajaran,” ujar Basri.

Ketika AI bisa menjawab
Baca Juga

Ketika AI Bisa Menjawab, Guru Harus Mengajarkan Apa?

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/cetak-banyak-siswa-membaca-puluhan-buku-per-bulan-cara-sd-terpencil-ini-tumbuhkan-minat-baca-luar-biasa/3165/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.09 WITA

  • #Minat Baca
  • #SD Terpencil
  • #Siswa
  • #membaca

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Pilihan Editor

  1. 1 Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital
  2. 2

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  3. 3

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  4. 4

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  5. 5

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.