JurnalPost.com – Pendaftaran Politeknik Keuangan Negara STAN atau PKN STAN 2026 resmi dibuka mulai Minggu, 23 Agustus 2026. Calon mahasiswa dapat melakukan pendaftaran secara online melalui portal SSCASN Sekolah Kedinasan hingga 30 Agustus 2026.
Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN Tahun 2026 untuk lulusan pendidikan menengah atau SPMB-PM 2026 menyediakan total 1.000 kuota mahasiswa baru.
Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta sebaiknya mempersiapkan dokumen kependudukan, pasfoto, ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), hingga dokumen tambahan sesuai jalur penerimaan yang dipilih.
Cara Daftar PKN STAN 2026 di SSCASN
Pendaftaran tahap awal dilakukan melalui portal SSCASN Sekolah Kedinasan. Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan calon peserta:
Akses portal SSCASN Sekolah Kedinasan melalui laman resmi BKN.
Buat akun SSCASN menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).
Setelah akun berhasil dibuat, cetak Kartu Informasi Akun.
Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.
Pilih sekolah kedinasan Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN).
Pilih jalur penerimaan yang sesuai, yakni Reguler, Afirmasi Kewilayahan, atau Pembibitan.
Lengkapi biodata dan data lain yang diminta.
Unggah seluruh dokumen persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Periksa kembali data pada resume pendaftaran.
Finalisasi pendaftaran dan cetak Kartu Pendaftaran.
Peserta perlu memastikan seluruh data telah benar sebelum melakukan finalisasi karena kesalahan data dapat memengaruhi proses verifikasi administrasi.
Setelah menyelesaikan proses melalui SSCASN, peserta juga perlu mengikuti tahapan e-registration PKN STAN sesuai ketentuan yang diberikan.
Dokumen PKN STAN 2026 yang Harus Disiapkan
Dokumen yang diperlukan berbeda sesuai jalur penerimaan. Secara umum, calon peserta perlu menyiapkan:
Pasfoto formal terbaru yang menampilkan wajah secara jelas.
KTP bagi pendaftar yang telah memiliki KTP.
KK bagi peserta yang belum memiliki KTP.
Surat Keterangan Pengganti KTP apabila diperlukan.
Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
Dokumen yang menunjukkan nilai Matematika dan Bahasa Inggris.
Dokumen tambahan sesuai jalur penerimaan.
Untuk unggahan melalui SSCASN, pasfoto dan dokumen identitas perlu disiapkan sesuai format serta ukuran file yang ditetapkan sistem.
Dokumen Jalur Reguler PKN STAN 2026
Pendaftar Jalur Reguler pada dasarnya perlu menyiapkan:
Pasfoto formal dengan wajah terlihat jelas.
KTP bagi peserta berusia 17 tahun ke atas, atau KK bagi peserta yang belum memiliki KTP.
Surat Keterangan Pengganti KTP apabila diperlukan.
Ijazah atau SKL yang memuat atau didukung bukti nilai yang dipersyaratkan.
Calon peserta perlu memastikan nilai Bahasa Inggris dan Matematika masing-masing sekurang-kurangnya 80,00 pada skala 100 dan bukan hasil pembulatan.
Bagi lulusan 2026 yang belum menerima ijazah, penggunaan Surat Keterangan Lulus diperbolehkan sesuai ketentuan. Ijazah asli nantinya wajib ditunjukkan dalam proses pendaftaran ulang.
Dokumen Jalur Afirmasi Kewilayahan
Selain dokumen umum, peserta Jalur Afirmasi Kewilayahan perlu mempersiapkan dokumen yang membuktikan pemenuhan persyaratan wilayah.
Dokumen tersebut dapat mencakup:
Kartu Keluarga atau Surat Keterangan Hubungan Keluarga dari kelurahan/desa.
Akta kelahiran pendaftar.
KTP ayah kandung atau ibu kandung.
Surat keterangan ADEM Papua bagi peserta yang mendaftar melalui ketentuan ADEM Papua.
Dokumen lain yang membuktikan persyaratan kewilayahan sesuai daerah afirmasi.
Peserta Jalur Afirmasi disarankan memeriksa kembali ketentuan wilayah yang terdapat dalam pengumuman resmi karena terdapat persyaratan khusus berdasarkan daerah asal.
Dokumen Jalur Pembibitan
Untuk Jalur Pembibitan, peserta juga perlu melengkapi dokumen yang menunjukkan hubungan dengan pemerintah daerah yang mengikuti program pembibitan.
Dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain:
Pasfoto formal.
KTP atau KK.
Ijazah/SKL dan bukti nilai.
KK atau Surat Keterangan Hubungan Keluarga.
Akta kelahiran.
KTP ayah kandung atau ibu kandung.
Dokumen pendukung domisili sesuai ketentuan pemerintah daerah yang dipilih.
Jangan Lupa Pernyataan Integritas Bermeterai
Setelah tahapan SSCASN, peserta juga harus melanjutkan proses melalui portal pendaftaran PKN STAN.
Pada tahap tersebut, peserta perlu mengunduh Pernyataan Integritas Pendaftar SPMB-PM, kemudian mengisi dan menandatanganinya dengan meterai Rp10.000, baik dalam bentuk fisik maupun elektronik sesuai ketentuan.
Peserta kemudian mengunggah dokumen tersebut, memilih program studi, melengkapi data tambahan, dan melakukan penguncian data.
Karena data yang telah dikunci tidak dapat sembarangan diubah, calon peserta disarankan memeriksa seluruh isian dan dokumen dengan teliti sebelum finalisasi.
Jadwal Pendaftaran PKN STAN 2026
Berikut sejumlah jadwal penting SPMB-PM PKN STAN 2026:
Pengumuman seleksi: 22 Agustus 2026
Pendaftaran online: 23–30 Agustus 2026
Pengumuman seleksi administrasi: 3 September 2026
Masa sanggah: 4–5 September 2026
Pengumuman administrasi pascasanggah: 8 September 2026
Pembayaran biaya SPMB-PM: 11–15 September 2026
Pelaksanaan SKD: 22 September–7 Oktober 2026
Seleksi Lanjutan: 20–25 Oktober 2026
Pengumuman kelulusan: 2–4 November 2026
Pendaftaran ulang: 11–13 November 2026
Mulai pendidikan: 23 November 2026
Jadwal tersebut tetap perlu dipantau melalui kanal resmi karena dapat berubah apabila terdapat kebijakan baru.
Biaya Pendaftaran PKN STAN 2026
Peserta yang dinyatakan lolos tahap administrasi pascasanggah harus membayar biaya SPMB-PM sebesar Rp400.000.
Biaya tersebut terdiri atas:
Biaya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) melalui CAT BKN: Rp100.000
Biaya Seleksi PKN STAN: Rp300.000
Pembayaran dilakukan sesuai mekanisme yang diinformasikan kepada peserta setelah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.
PKN STAN 2026 Buka Empat Program Studi
Dalam SPMB-PM 2026, setiap peserta hanya dapat memilih satu dari empat program studi, yakni:
Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik.
Sarjana Terapan Manajemen Keuangan Negara.
Sarjana Terapan Manajemen Aset Publik.
Diploma III Akuntansi.
Selain itu, penerimaan mahasiswa baru PKN STAN 2026 dibagi menjadi tiga jalur, yaitu Reguler, Afirmasi Kewilayahan, dan Pembibitan.
Calon peserta disarankan tidak menunggu mendekati batas akhir pendaftaran pada 30 Agustus 2026. Persiapkan dokumen sejak awal dan pastikan data pada KTP, KK, ijazah atau SKL sesuai dengan informasi yang dimasukkan ke dalam SSCASN.
Sumber: Pengumuman PKN STAN Nomor PENG-2/PP/2026 dan laman resmi PKN STAN.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda