TENGGARONG, JurnalPost.com — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program strategis nasional Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dibangun di tiga wilayah pesisir Kukar.
Tiga lokasi yang disiapkan yakni Desa Samboja Kuala, Desa Handil Terusan, dan Kelurahan Muara Jawa Pesisir. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Dukungan itu disampaikan Bupati Kutai Kartanegara saat menerima audiensi perwakilan penyedia dari CV Alam Semesta Mendukung, Wakil Sah PPK Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar di Kantor Bupati Kukar, Sabtu, 5 September 2026.
Tiga Lokasi Dinilai Siap
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal dibahas, mulai dari kesiapan lahan, dukungan pemerintah desa dan kelurahan, hingga kesiapan kelompok nelayan yang akan menjadi bagian dari program.
Wakil Sah PPK KKP menyampaikan bahwa tiga wilayah yang diusulkan di Kukar pada prinsipnya telah siap untuk mendukung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
Samboja Kuala, Handil Terusan, dan Muara Jawa Pesisir dinilai memiliki potensi perikanan yang besar, jumlah nelayan yang memadai, serta akses strategis untuk dikembangkan menjadi bagian dari klaster ekonomi berbasis kelautan dan perikanan.
“Kami laporkan tiga lokasi di Kukar ini sudah siap dan mendapat dukungan penuh dari Pemkab untuk percepatan pembangunan infrastruktur,” ujar Wakil Sah PPK.
Kesiapan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan fisik dimulai. Pemerintah daerah bersama pemerintah desa dan kelurahan juga akan terus melakukan koordinasi agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.
Bupati Kukar: Program Strategis yang Menyentuh Nelayan
Bupati Kutai Kartanegara menyambut positif rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut.
Menurutnya, program yang diinisiasi pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan itu sejalan dengan arah pembangunan Kukar dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya pada sektor kelautan dan perikanan.
“Kami sangat mendukung. Ini program strategis nasional yang langsung menyentuh nelayan dari Presiden. Pemkab Kukar siap all out, mulai dari perizinan, fasilitasi lahan, hingga pengawalan di lapangan,” tegas Bupati.
Pemerintah Kabupaten Kukar, kata dia, siap memberikan dukungan sesuai kewenangan daerah sehingga pembangunan dapat berlangsung lebih cepat dan manfaat program dapat segera dirasakan masyarakat pesisir.
Bupati Kukar juga memastikan akan menghadiri langsung agenda peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di salah satu lokasi yang telah disiapkan.
“Jadwalnya akan kita koordinasikan dengan KKP. Nelayan Kukar harus merasakan manfaatnya secepat mungkin,” tambahnya.
Samboja Kuala Disiapkan sebagai Hub Utama
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar menjelaskan, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih mengacu pada sejumlah aspek utama yang menunjang keberlanjutan kehidupan dan usaha masyarakat pesisir.
Terdapat lima pilar yang menjadi dasar pengembangan program, yakni hunian layak, infrastruktur dasar, pengembangan usaha, sosial budaya, serta tata kelola.
Dalam perencanaan pembangunan di Kukar, Desa Samboja Kuala akan dikembangkan sebagai hub utama.
Sejumlah fasilitas pendukung sektor perikanan direncanakan hadir di kawasan tersebut, antara lain Tempat Pelelangan Ikan (TPI), cold storage, dan dermaga.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi rantai distribusi hasil tangkapan nelayan sekaligus menjaga kualitas produk perikanan sebelum dipasarkan.
Sementara itu, Desa Handil Terusan dan Kelurahan Muara Jawa Pesisir direncanakan berperan sebagai kawasan penyangga dari hub utama di Samboja Kuala.
Model pengembangan tersebut diharapkan mampu menciptakan konektivitas antarkawasan pesisir dan membentuk ekosistem ekonomi nelayan yang lebih terintegrasi.
Penyedia Siap Memulai Pekerjaan
Direktur CV Alam Semesta Mendukung, Ahmad Suryadi, menyampaikan bahwa pihaknya siap memulai pekerjaan setelah seluruh proses administrasi serta koordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan selesai.
Kesiapan administrasi menjadi bagian penting agar pembangunan dapat dilaksanakan tanpa terkendala persoalan teknis maupun perizinan di kemudian hari.
Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha serta memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat pesisir.
Dengan pembangunan di tiga wilayah tersebut, pendapatan nelayan diharapkan dapat meningkat melalui akses terhadap sarana produksi, penyimpanan hasil tangkap, pemasaran, hingga infrastruktur pendukung lainnya.
Selain meningkatkan kesejahteraan nelayan, program tersebut diharapkan berkontribusi terhadap pengurangan angka kemiskinan di kawasan pesisir.
Pemerintah daerah juga berharap pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadikan Kutai Kartanegara sebagai salah satu daerah percontohan pengembangan kawasan ekonomi nelayan di Kalimantan Timur.
Keberhasilan program akan sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, kelompok nelayan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan dan pengelolaan kawasan.
Dengan dukungan tersebut, Kampung Nelayan Merah Putih di Kukar diharapkan berkembang menjadi kawasan produktif yang mampu memberikan nilai tambah bagi hasil perikanan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda