BOGOR, JurnalPost.com - Bupati Bogor Rudy Susmanto meresmikan tiga fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RH Satibi Cileungsi, Kabupaten Bogor: Ruang Tunggu Pasien RA Kartini, Unit Transfusi Darah (UTD) dan Taman Ade Irma Suryani Nasution pada Rabu 2 Juli 2025.
Peresmian ketiga fasilitas RSUD RH Satibi dilakukan Bupati Rudy Susmanto sekaligus menghadiri HUT ke-13 Rumah Sakit tersebut. Menurut Bupati fasilitas rumah sakit ini akan terus berkembang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Timur.
Bupati Bogor hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD RH Satibi dan jajaran direktur RSUD se-Kabupaten Bogor, Pimpinan Cabang Bank BJB Cibinong, Camat Cileungsi, Camat Jonggol, serta Sekretaris Dinas Kesehatan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi atas peningkatan mutu layanan dan kebersihan rumah sakit yang kini menjadi andalan masyarakat di wilayah Bogor Timur. Pertemuan ini juga menjadi momentum koordinasi untuk memperkuat sistem layanan kesehatan terpadu di Kabupaten Bogor.
“Rumah sakit RH Satibi satu-satunya rumah sakit milik pemerintah yang ada di wilayah Bogor Timur. Sekarang sudah banyak berubah, bersih dan pelayanannya ramah. Meskipun infrastruktur masih terbatas, kita akan kejar bersama-sama untuk bangun infrastruktur yang dibutuhkan,” ujar Rudy.
Rudy mengungkapkan rencana strategis pemerintah daerah dalam pengembangan RSUD RH Satibi, khususnya dalam bidang infrastruktur dan penguatan sumber daya manusia.
“Kami bersiap untuk melakukan investasi di bidang SDM kesehatan. Mulai tahun 2026, tidak hanya beasiswa untuk siswa-siswi berprestasi, tetapi juga untuk dokter umum agar bisa menempuh pendidikan dokter spesialis dan subspesialis,” jelas Rudy.
Rudy menambahkan, Pemkab Bogor juga akan memberikan beasiswa lanjutan kepada perawat dan bidan agar bisa melanjutkan pendidikan di bidang manajemen rumah sakit atau bahkan menjadi dokter.
“Kebijakan ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan daerah,” tambah Rudy, menjelaskan.
Rudy berharap RSUD RH Satibi semakin optimal dalam melayani masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Timur. Serta menjadi rujukan layanan kesehatan yang profesional, manusiawi, dan terjangkau dalam pembiayaan.
Direktur RSUD RH Satibi, dr. Kusnadi menerangkan, sejak tahun 2022, kami terus melakukan transformasi pelayanan. Merubah segala pelayanan di RSUD ini, mulai dari, system pelayanannya, SDMnya, infrastruktur layanannya, sampai peralatan medisnya.
“Saat ini, alhamdulillah pak Bupati sangat responsif terkait rencana pengembangan kedepan. Artinya pengembangan ini terus dilakukan, untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat secara umum, khususnya untuk masyarakat di wilayah Bogor Timur,” terang Kusnadi.
Menurut Kusnadi, RSUD RH Satibi sudah menjadi bagian dari rumah sakit rujukan di Kabupaten Bogor. Masyarakat dari wilayah Bogor Tengah dan lainnya, kemudian Bekasi, Karawang, Cianjur, bahkan dari Pelabuhan Ratu juga merujuk ke rumah sakit ini.
Rumah Sakit Umum Daerah RH Satibi merupakan nama baru dari RSUD Cileungsi yang berdiri sejak tahun 2012. Pemerintah Kabupaten Bogor pada Selasa 27 Mei 2025 merubah nama RSUD Cileungsi menjadi RSUD RH Satibi dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan dan bentuk penghormatan kepada para tokoh bangsa yang telah berjasa.
Selain RSUD Cileungsi, tiga RSUD lain juga mengalami perubahan nama, yaitu RSUD Cibinong menjadi RSUD Bakti Pajajaran, RSUD Ciawi menjadi RSUD KH Idham Chailid, dan RSUD Leuwiliang kini menjadi RSUD R. Moh. Noh Nur. (AM)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda