TAKENGON, JurnalPost.com – Setelah membuka Dapur Umum di Aceh Tamiang dalam misi kemanusiaan Ramadhan 1447 H, Tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) membuka kembali dapur umum (DU) di Posko Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, sebagai upaya memperluas penyantunan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025.
Melalui DU2 tersebut, setiap hari sebanyak 500 porsi menu berbuka puasa dan sahur disiapkan dan dibagikan kepada masyarakat terdampak di sejumlah titik. Sebanyak 50 muslimat (ibu-ibu) warga setempat dilibatkan sebagai juru masak. Mereka dibagi dengan jadwal bergiliran 10 orang setiap hari menyiapkan menu konsumsi.
“Alhamdulillah setiap hari kami bisa mendistribusikan 500 porsi menu iftar (buka puasa) dan sahur. Kami melibatkan 50 ibu-ibu warga setempat sebagai juru masak yang dijadwal setiap hari 10 orang. Kami juga bekerja sama dengan Youth Excellence International Foundation dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujar relawan UAR, Fikri Rafiul Haq, dalam keterangan vidio yang dikirimkan, Senin (2/3/2026).
Keterlibatan muslimat setempat membuat suasana dapur umum terasa lebih hangat dan penuh kekeluargaan. Selain memastikan kebutuhan konsumsi terpenuhi, kegiatan ini juga memberdayakan masyarakat agar turut ambil bagian dalam pelayanan kemanusiaan di bulan yang penuh berkah dan berlipat pahala kebaikan.
Program Ramadhan UAR di Provinsi Aceh merupakan misi kemanusiaan UAR lanjutan yang telah berjalan sejak awal bulan suci. Sebanyak 16 relawan diturunkan kembali ke sejumlah lokasi bencana hidrometeorologi di Aceh untuk melaksanakan program amal sholih bekerja sama dengan Youth Excellence International Foundation (YEIF). Fokus utama kegiatan adalah penyantunan buka puasa dan sahur selama sebulan penuh.
Selain DU 2 di Takengon, UAR juga telah mengoperasikan DU 1 di Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, yang setiap hari menyiapkan 400 kotak menu berbuka puasa dan makan sahur bagi warga terdampak banjir.
Misi kemanusiaan ini turut diperkuat dengan kehadiran Tim Dai Al-Fatah dari Bogor, Jawa Barat, yang melaksanakan Safari Dakwah di Aceh Tamiang dan Bener Meriah. Para dai memberikan tausiyah menjelang buka puasa, ceramah Shubuh (kultum) dan pendampingan spiritual guna menguatkan mental serta semangat masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Dengan kolaborasi relawan, warga setempat, dan dai Al-Fatah, UAR berharap kebersamaan Ramadhan ini tidak hanya menghadirkan makanan untuk berbuka puasa dan sahur, tetapi juga menumbuhkan harapan dan solidaritas di tengah masyarakat Aceh yang tengah bangkit dari musibah serta menambah pahala kebaikan semua pihak yang terlibat. [AM]
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda