Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Berawal dari Keprihatinan, Jama'ah Muslimin Masih Santuni Pengungsi di UNHCR Jakarta

Berawal dari Keprihatinan, Jama'ah Muslimin Masih Santuni Pengungsi di UNHCR Jakarta

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
11 Agustus 2026, 11.08 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
UNHCR Jakarta

JAKARTA, JurnalPost.com - Berawal dari keprihatinan melihat kondisi para pengungsi mancanegara yang bertahan di trotoar sekitar Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) Jakarta Selatan, Jama’ah Muslimin (Hizbullah) hingga kini masih memberikan bantuan makanan secara rutin kepada mereka.

Melalui Majelis Ukhuwah Pusat, setiap hari sebanyak 20 nasi kotak dikirim dari Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, untuk dibagikan kepada para pengungsi yang masih bertahan di sekitar Kantor UNHCR, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

IKLAN

“Sejak Senin pekan lalu, penyantunan terhadap para pengungsi di sekitar Kantor UNHCR Jakarta ditangani langsung oleh Majelis Ukhuwah Pusat dengan mengirimkan 20 nasi box setiap hari,” ujar staf Majelis Ukhuwah Pusat, Nurul Priansah, Senin (10/8/2026).

Solar Cell
Baca Juga

Digitalisasi Hidroponik Berbasis Solar Cell: Solusi Efisiensi Biaya Produksi Dan Peningkatan Pendapatan Usahatani

Menurut Nurul, jumlah bantuan makanan sebelumnya mencapai 30 nasi kotak per hari. Namun, jumlah tersebut kemudian disesuaikan menjadi 20 nasi kotak karena jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda-tenda sekitar Kantor UNHCR semakin berkurang.

Hal itu diperkuat oleh Amir Ukhuwah Wilayah Jabodetabek Banten Edy Siswanto. “Menurut security Kantor UNHCR Jakarta, 20 nasi box sudah cukup karena sebagian pengungsi sudah mendapatkan penempatan di negara lain, di antaranya Australia,” katanya.

Meski demikian, menurut Nurul Priansah jumlah santunan nasi kotak bisa bertambah jika pihak UNHCR menghendaki dan anggarannya tersedia.

Berawal dari Kunjungan ke UNHCR Kepedulian terhadap para pengungsi tersebut bermula dari kunjungan Amir Majelis Ukhuwah Pusat, Drs. Asep Faturahman, bersama staf ke Kantor UNHCR Jakarta pada Jumat (17/7/2026).

KBRI Sofia
Baca Juga

KBRI Sofia Undang Diaspora Indonesia, Rayakan HUT ke-81 RI, WNI Bulgaria Berkumpul di Sofia

Kunjungan dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai status para pengungsi yang antara lain berasal dari Afghanistan, Somalia, Irak, Myanmar dan Palestina, sekaligus mengetahui kemungkinan solusi terhadap kondisi mereka yang setiap hari berdatangan dan mendirikan tenda di trotoar sekitar kantor UNHCR.

Dari kunjungan tersebut, diperoleh keterangan bahwa para pengungsi masih menunggu kepastian status dan penanganan lebih lanjut. Sebagian dari mereka meninggalkan negara asal karena kondisi yang tidak kondusif dan berharap dapat memperoleh kehidupan yang lebih aman dan layak.

IKLAN

Di sisi lain, kebutuhan sehari-hari menjadi persoalan tersendiri. Mereka harus bertahan di ruang terbuka dengan fasilitas yang sangat terbatas, termasuk dalam memenuhi kebutuhan makanan.

Kondisi tersebut mendorong Majelis Ukhuwah Pusat bersama sejumlah unsur terkait untuk mengambil langkah nyata dengan menggagas Program Dapur Peduli Pengungsi UNHCR.

Menaker Yassierli asasasasa
Baca Juga

Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi Indonesia

Dalam pelaksanaannya, program tersebut juga melibatkan unsur Jama’ah Muslimin lainnya, termasuk Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Wilayah Jabodetabek Banten dan Markas Cileungsi. Bantuan makanan kemudian disalurkan secara rutin kepada para pengungsi sejak 20 Juli 2026.

Program Dapur Peduli tersebut direncanakan berlangsung selama satu bulan. Setelah itu, pelaksana akan melakukan evaluasi untuk melihat kebutuhan dan kemungkinan keberlanjutan program.

Kemanusiaan Tanggung Jawab Bersama Kepedulian terhadap para pengungsi juga mendapat perhatian langsung dari Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah), Syaikh Yakhsyallah Mansur. Ia bahkan sempat turun langsung memberikan santunan kepada para pengungsi di sekitar Kantor UNHCR Jakarta.

Menurut Syaikh Yakhsyallah, persoalan kemanusiaan tidak semestinya hanya dibebankan kepada lembaga internasional maupun pemerintah. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu sesama yang sedang berada dalam kesulitan.

“Masalah kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai kita diam saja melihat orang-orang yang sedang membutuhkan bantuan,” ujarnya. Ia menilai bantuan makanan yang diberikan kepada para pengungsi, meskipun sederhana, merupakan bentuk kepedulian yang dapat meringankan beban mereka selama menunggu kepastian mengenai masa depan.

Juru bicara UNHCR Indonesia Hendrik Therik menegaskan bahwa komitmen kemanusiaan Indonesia yang telah memberikan rasa aman dan harapan bagi orang-orang yang terpaksa mengungsi menunjukkan pentingnya tanggung jawab bersama.

“Solidaritas yang ditunjukkan berbagai pihak membuktikan bahwa perlindungan dapat diwujudkan melalui kolaborasi, kepedulian, dan tindakan nyata,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta.

Keberadaan para pengungsi di sekitar Kantor UNHCR Jakarta Selatan masih menjadi perhatian berbagai pihak. Sebagian pengungsi telah mendapatkan penempatan ke negara lain, sementara sebagian lainnya masih menunggu proses dan kepastian penanganan dengan kondisi serba terbatas termasuk makanan. [AM]

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/berawal-dari-keprihatinan-jamaah-muslimin-masih-santuni-pengungsi-di-unhcr-jakarta/96852/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 16.59 WITA

  • #Press Release
  • #UNHCR Jakarta

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Pilihan Editor

  1. 1 Dari Laboratorium ke Genggaman: Menelusuri Evolusi dan Cara Kerja Water Quality Field Test Kit
  2. 2

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri

  4. 4

    Keamanan Pangan pada Jajanan Kaki Lima: Tantangan Higiene dan Sanitasi dalam Pengolahan Makanan

  5. 5

    Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.