Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Daerah
  3. Belum Terima Bantuan, Korban Gempa Terpaksa Tinggal di Rumah Yang Hampir Roboh

Belum Terima Bantuan, Korban Gempa Terpaksa Tinggal di Rumah Yang Hampir Roboh

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
06 Februari 2022, 11.03 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Erupsi gunung Semeru

Lumajang, Jurnalpost.com - Beberapa warga masyarakat Lumajang yang rumahnya rusak akibat gempa pada bulan April 2021 lalu, terpaksa sampai sekarang tetap bertahan tinggal dirumahnya walaupun kondisinya sangat membahayakan keselamatan keluarganya. Hal ini dikarenakan tidak ada biaya untuk membangun kembali rumah tinggalnya. Rumah bantuan pemerintah yang mereka tunggu-tunggu sampai saat ini belum kunjung ada realisasi.

Beruntung bagi masyarakat terdampak gempa yang mendapat bantuan Hunian Sementara atau Rumah Darurat dari para relawan. Itupun kondisinya tidak mampu bertahan sampai 8 bulan karena memang sifatnya sementara, dibuat sederhana yang penting bisa untuk berlindung dari hujan dan panas. Bagi warga masyarakat yang memiliki rejeki lebih, tentunya bisa membangun atau memperbaiki sendiri rumahnya, walaupun ada kekawatiran jika sudah memperbaiki sendiri rumahnya, maka hak untuk mendapatkan rumah bantuan pemerintah akan hangus atau batal.

IKLAN

"Ada yang bilang, kalau rumahnya sudah diperbaiki sendiri, maka tidak dapat bantuan dari pemerintah" ujar salah satu warga terdampak. "Kami jadinya serba salah mas..." tambahnya kepada awak media.

Relawan UAR
Baca Juga

Relawan UAR Jatim Bangun Mushola untuk Warga Terdampak Semeru

Ada beberapa hal yang membuat warga korban gempa mulai kawatir dengan realisasi rumah bantuan pemerintah, diantaranya adalah adanya kabar bahwa data penerima bantuan masih simpang siur dan berubah-rubah.

Ditambah lagi adanya kejadian bencana erupsi gunung Semeru pada 4 Desember 2021 yang lalu. Hal ini tentunya semakin menambah beban tugas yang berat bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang. Seperti kita ketahui bersama bahwa lebih dari 1.500 Kepala Keluarga (KK) terdampak erupsi gunung Semeru harus direlokasi, yang artinya pemerintah harus membuatkan rumah untuk mereka, yang biasanya dalam penanganan bencana disebut dengan Hunian Tetap (HUNTAP).

IKLAN

Imam Gozali (37th) salah satu warga terdampak gempa April 2021, menjelaskan terpaksa memberanikan diri tetap tinggal dirumahnya yang hampir roboh karena belum ada biaya untuk membangun rumah. "Saya tinggal dirumah ini bersama istri dan 2 anak saya serta 2 orang tua yaitu ibu saya dan ibu istri saya" jelasnya. "Setiap hari tidur tidak pernah bisa nyenyak mas, ada getaran sedikit kami langsung bawa anak-anak lari keluar." tambah istri Gozali yang kesehariannya jualan bunga dan menjaga warung kopi miliknya.

Awak media yang melihat langsung kondisi rumah keluarga ini, tidak berani duduk lama-lama didalam rumah. Walaupun dibeberapa titik-titik bagian rumah terlihat sudah dipasang tiang-tiang bambu untuk menahan bagian atas rumah supaya tidak roboh. Namun tembok-tembok yang sudah retak menganga lebar tetap membahayakan penghuninya.

Semeru
Baca Juga

Semeru Masih Erupsi, Relawan UAR Terus Memantau

"Alhamdulillah sekarang ini sedang dibuatkan rumah sederhana sekaligus sebagai tempat usaha oleh Komunitas Relawan. Inshaallah seminggu lagi sudah bisa ditempati." ujar Gozali. Amin Kribo salah satu relawan yang terlihat sibuk membantu dilokasi mengatakan, komunitasnya membangun rumah korban gempa di Desa Taman Ayu ini hanya 3 unit dan dinamakan Hunian Layak.

"Kami dari CORRE Indonesia sebenarnya disini (Lumajang) sedang dalam program membantu korban erupsi Semeru sejak tanggal 5/12/2021 (sehari setelah kejadian erupsi), namun pada minggu ke 4 kami alihkan program ke korban terdampak gempa." jelasnya.

"Hal ini kami lakukan karena melihat begitu banyaknya bantuan untuk korban terdampak Erupsi, bahkan bisa dibilang sudah sangat berlebih, namun disisi lain warga yang terdampak gempa masih sangat membutuhkan bantuan terutama bantuan tempat tinggal. Ini rumah ke 3 yang kami bangun disini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat dan bisa segera membangkitkan ekonomi Penerima Manfaat." tambah Amin Kribo yang asli dari Solo, Jawa Tengah. (DD-PPWI)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/belum-terima-bantuan-korban-gempa-terpaksa-tinggal-di-rumah-yang-hampir-roboh/30653/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.18 WITA

  • #Erupsi Gunung Semeru

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ratusan Warga Meriahkan Bulan Bakti Karang Taruna di Barru, UMKM Lokal Ikut Dilibatkan

Hadiri Pelantikan Pengurus PPP Barru, Bupati Andi Ina Tekankan Sinergi Politik untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kekeringan Melanda Blora, PPSDM Migas Salurkan Bantuan Air Bersih ke Empat Wilayah Sekitar Cepu

Kepala Daerah Adu Keahlian Masak Nasi Goreng di HUT ke-357 Sulsel, Bupati Barru Turut Hadir

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Pilihan Editor

  1. 1 Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya
  2. 2

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  4. 4

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

  5. 5

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.