Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Belajar angklung bersama teman-teman Down Syndrome di POTADS Surabaya

Belajar angklung bersama teman-teman Down Syndrome di POTADS Surabaya

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
23 Juni 2025, 16.28 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Belajar angklung bersama teman-teman Down Syndrome di POTADS Surabaya
(Foto: Dokumentasi pribadi, 9 april 2025)

JurnalPost.com - Mahasiswa Ilmu Komunikasi dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan belajar angklung bersama anak-anak dengan Down Syndrome di POTADS (Persatuan Orang Tua Dengan Anak Down Syndrome) Surabaya. Kegiatan ini merupakan program magang yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap komunikasi inklusif dan interaksi sosial. Dalam kegiatan ini, selain mahasiswa dan anak-anak, turut hadir pula orang tua, relawan, serta pengajar seni musik, anak-anak dapat melatih koordinasi motorik, konsentrasi, dan kepercayaan diri mereka. Proses belajar dilakukan dengan metode yang menyenangkan, penuh semangat, dan menggunakan pendekatan personal, menciptakan suasana hangat dan penuh tawa yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan belajar bersama.

Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang sedang menjalani program magang, menjadi mengerti bahwa komunikasi bukan hanya soal berbicara atau menyampaikan pesan secara verbal, melainkan juga tentang memahami dan membangun koneksi dari hati ke hati. Kegiatan belajar angklung memberikan makna tersendiri dan mengajarkan hal yang tidak saya temukan di bangku kuliah.

IKLAN

Setiap hari senin dan rabu sore, aula yang berada di BK3S ini disulap menjadi ruang penuh harmoni dan kebahagiaan. anak-anak dan remaja dengan Down Syndrome berkumpul bersama orang tua, relawan, dan pengajar untuk belajar angklung. Suara alat musik tradisional itu mengeluarkan harmoni yang menenangkan, bukan hanya tentang kesempurnaan, tetapi tentang ketulusan di balik setiap nadanya.

Fadhil Maulana
Baca Juga

Darah Kembali Menetes di Tanah Rencong, Insiden Pulo Kenari Pidie Tewaskan Satu Warga

(Foto: Dokumentasi pribadi, 9 april 2025)

IKLAN

Belajar angklung bukanlah hal yang mudah bagi siapapun, terlebih lagi bagi mereka yang memiliki kondisi khusus dalam motorik. Namun, dengan adanya komunitas POTADS Surabaya kesabaran dan semangat yang luar biasa membuktikan bahwa keterbatasan tidak menjadi halangan untuk berkarya dan bersenang-senang.

Kini jadi bisa dipahami bahwa komunikasi dapat hadir dalam bentuk tatapan mata, senyuman, dan bahkan dalam irama yang dimainkan bersama. Dalam hubungan yang begitu tulus menjadi salah satu kunci komunikasi dengan teman-teman Down Syndrome. Disini tidak hanya berbagi melodi, tetapi juga penerimaan dan keberanian.

kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga. Seni musik menjadi media yang efektif untuk berkomunikasi dengan anak-anak dengan Down Syndrome, sekaligus memperkuat relasi sosial antara mereka dengan masyarakat luas.

electrorace kit um mts sunan kalijogo sampul
Baca Juga

Universitas Negeri Malang Hadirkan ElectroRace Kit untuk Pembelajaran IPA di MTs Sunan Kalijogo

Terasa begitu beruntung bisa menjadi bagian dalam komunitas POTADS Surabaya ini. Tidak hanya belajar teori komunikasi, tapi juga mempraktekkan secara nyata yaitu menyampaikan pesan lewat kepekaan dan memahami perbedaan dengan penuh kebahagiaan.

komunitas POTADS Surabaya bukan hanya tempat belajar bagi anak-anak istimewa, tetapi juga tempat bagi siapapun yang ingin belajar arti sejati mengenai keberagaman, kesetaraan, dan cinta kasih. Dan dalam suara angklung yang bergema di tengah tawa bahagia mereka, saya mendapatkan satu pesan jelas “setiap manusia berharga dan pantas diterima”.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/belajar-angklung-bersama-teman-teman-down-syndrome-di-potads-surabaya/82636/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 02.16 WITA

  • #Belajar angklung

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Magang Turut Berkontribusi dalam Penyelenggaraan MTQ ke-32 Kabupaten Tuban 2026

Tekuni Budidaya Ikan Lele, Salim Manfaatkan Layanan BRI Bojonegoro untuk Kembangkan Usaha

Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

Kemenag Latih 1.207 PPPK Penghulu, Perkuat Kualitas Layanan Umat

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Pilihan Editor

  1. 1 Peneliti FMIPA Universitas Negeri Malang Ungkap 4.126 Varian Bakteri Usus Katak Sawah di Kawasan Pertanian
  2. 2

    Mahasiswa Universitas Pamulang Gandeng PT Aratech Nusantara Indonesia Kembangkan Sistem HRIS untuk Digitalisasi Karyawan

  3. 3

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  4. 4

    Kisah Mamik, Pemilik Toko Kelontong di Bojonegoro yang Jadi Agen BRILink, Bantu Warga Kirim Uang hingga Cairkan Hasil Panen

  5. 5

    UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.