Jakarta, JurnalPost.com - Asisten Deputi bidang Kepeloporan Pemuda Kemenpora RI, Zainal Aminin harapkan banyak anak muda berkembang lewat komunitas. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan audiensi komunitas pelopor pendidikan Jalur Cerdas Community di gedung Kemenpora Senayan pada senin, 17 Juli 2023.
Beberapa hal disampaikan terkait kriteria pemuda yang berkembang, diantaranya mengenai pendidikan dan kecerdasan. Menurutnya, pendidikan menjadi hal dasar untuk membentuk pemuda cerdas, dan hal tersebut belum maksimal didapatkan di kurikulum sekolah.
"Kunci anak muda berkembang biar jadi orang besar ya harus cerdas! Tapi sekolah sekarang belum maksimal bikin (cerdas) itu", ujar Zainal, saat ditemui pada Senin sore.
Zainal juga menambahkan, bahwa pendidikan eksternal dengan tutor sebaya yang positif sangat penting dan berpengaruh terhadap pembentukan kecerdasan pemuda. Karena menurutnya, kecerdasan bukan merupakan yang yang semata-mata dibentuk, namun harus didampingi hingga tanpa sadar terbentuk menjadi karakter.
"Kegiatan positif di luar sekolah atau kampus itu perlu, karena kecerdasan harusnya bisa jadi karakter buat anak muda biar kedepannya SDM Indonesia makin berdaya saing. Banyak komunitas, lomba, duta, dan kegiatan positif kok, ketik di medsos pasti ada", tambah Zainal.
Disamping itu, La Ode Yazid, founder komunitas pelopor Jalur Cerdas menyampaikan bahwa komunitasnya memiliki core activity yang berkorelasi dengan apa yang disampaikan Zainal, terkait pendidikan dan kecerdasan. Programnya fokus dalam usaha preventif dalam mengurangi pengangguran freshgraduate, dengan model pendampingan bagi siswa SMA sederajat. Menurutnya, usaha preventif tersebut penting dilakukan agar siswa tidak bingung dalam menentukan langkah produktif setelah lulus sekolah nantinya.
"Kita namakan 'kurikulum inklusif 4 sektor'. Jadi sedari SMA kita dampingi untuk menganalisa potensi diri, serta langkah apa yang nantinya akan diambil setelah lulus. Apakah mau kuliah, kerja, wirausaha, atau kedinasan kita dampingi itu secara gratis dengan ratusan mentor yang kami siapkan. Mereka yang berhasil nanti juga akan regenerasi jadi mentor", jelas Yazid.
Kemenpora sendiri akan terus fokus dalam berbagai program pengembangan pemuda di Indonesia. Melalui berbagai komunitas binaan, harapannya kemenpora terus bisa membentuk sebanyak mungkin kader-kader pemuda berpotensi untuk berdampak pada sekitarnya. Mulai dari hal sederhana, dengan menganalisis dan memecahkan masalah yang ada di lingkungan mereka. Hal tersebut guna menegaskan fungsi kemenpora yang bukan hanya keolahragaan saja, namun ada fungsi kepemudaan yang tak kalah vital untuk pembangunan negeri. (L)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda