Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. ARTIFICIAL INTELLIGENCE DI SEKTOR DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK

ARTIFICIAL INTELLIGENCE DI SEKTOR DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
29 Desember 2024, 01.44 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
7 menit baca
Tenaga Listrik

JurnalPost.com - Teknologi distribusi tenaga listrik, sudah lama tidak berevolusi. Di Indonesia sendiri sejak merdeka teknologi yang berkembang di sektor tenaga listrik hanya sedikit, dan menganut sistem satu arah yang mana pembangkitan hanya ada di hulu dan konsumen tidak dapat membangkitkan energi. Baru di era sekarang sektor tenaga listrik mengalami perubahan teknologi yang signinfikan, sejak berkembangnya AI (Artificial Intelligence) hingga solar rooftop yang mengharuskan pendistribusian tenaga listrik harus berubah secara sistem. Seluruh dunia mulai berbondong – bondong menerapkan smart grid untuk distribusi energi listrik. Smart Grid adalah inovasi besar dalam sistem tenaga listrik yang memanfaatkan teknologi digital, komunikasi, dan analitik yang canggih untuk menciptakan jaringan listrik yang lebih efisien, andal, aman, dan berkelanjutan. Smart Grid tidak hanya sekadar jaringan listrik konvensional, tetapi juga sistem yang terintegrasi dengan teknologi informasi untuk mendukung kebutuhan energi di masa depan. Artikel ini akan membahas konsep dari Smart Grid, manfaatnya, teknologi pendukung, tantangan implementasi, dan masa depannya. Untuk dapat menerapkan smart grid maka dibutukan komponen kuncinya yaitu AMI (Advanced Metering Infrastructure).

AMI adalah sistem meter yang dapat berkomunikasi dua arah, dengan memanfaatkan teknologi komunikasi (PLC, RF, Selular dan FO) untuk mengukur, mencatat, memonitor dan mengendalikan pemakaian energi listrik di titik transaksi secara real time dan akurat serta bisa dikendalikan secara jarak jauh (remote) sehingga meningkatkan layanan dan fungsi yang menguntungkan bagi pelanggan dan perusahaan utilitas energi. Adapun komponen utama dalam AMI (Advanced Metering Infrastructure) :

IKLAN

- Smart metering : Perangkat pengukur energi dan perekam data di titik transaksi yang dilengkapi dengan memori penyimpanan, perangkat lunak dan modem untuk komunikasi dua arah, sehingga memungkinkan komunikasi dua arah antara pengelola data dengan kWH meter.

BPDD Jakarta
Baca Juga

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

- Jaringan komunikasi : Media yang digunakan untuk komunikasi dua arah antara meter dan data centre. Media komunikasi ini dapat berupa PLC (Power Line Carrier), RF (Radio Frequency), Seluler dan FO (Fiber Optic)

- Sistem pengelolaan data: Mengolah data yang dikumpulkan untuk Analisa dan pengambilan keputusan, pada AMI di Indonesia menggunakan istilah HES (Head End System) untuk pusat pengolah data yang telah dihimpun dari meter di titik transaksi.

Selain dengan teknologi AMI, dibutuhkan komponen lain untuk mewujudkan smartgrid yaitu :

- Sensor pada infrastruktur jaringan, sensor ini berfungsi untuk memantau kinerja infrastruktur dari jaringan tenaga listrik, sehingga jikalau terdapat anomali pada jaringan dapat di mitigasi terlebih dahulu.

Riverbank Environmental Inspection
Baca Juga

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

- Sistem komunikasi pada smartgrid untuk memastikan data pada komponen dan sensor pada jaringan distribusi dapat dikirim ke data center sehingga dapat dimanfaatkan datanya untuk analisa lebih lanjut.

- Penyimpanan energi digunakan untuk menyimpan energi dari sumber energi baru terbarukan yang intermittent. Smartgrid tidak dapat dikatakan sempurna jika belum terdapat AI (Arificial Intelligence) untuk pemrosesan data selanjutnya. Artificial Intelligence (AI) memainkan peran penting dalam revolusi sistem tenaga listrik melalui penerapan di Smart Grid. Dengan kemampuan untuk menganalisis data secara cepat, mendeteksi pola, dan membuat keputusan otomatis, AI memberikan efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan yang sebelumnya tidak mungkin dicapai dalam sistem konvensional. AI sendiri berperan dalam

IKLAN

- Analisa data AI digunakan untuk menganalisa data, dari data yang dihimpun dalam smartgrid. Analisa ini memberikan prediksi mengenai konsumsi energi harian, kondisi jaringan dari data sensor yang ada di jaringan dan juga performa dari infrastruktur.

- Manajemen Energi Terbarukan Sumber energi baru terbarukan memiliki sifat yang intermittent (tergantung dengan cuaca) sehingga dibutuhkan AI untuk mempelajari dan menganalisa agar produksi dari sumber interminttent ini dapat diserap secara optimal oleh konsumen.

Pengendara menggunakan ponsel saat berhenti di lampu merah, ilustrasi pelanggaran lalu lintas.
Baca Juga

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

- Deteksi Gangguan AI dapat digunakan untuk mendeteksi gangguan, dari data sensor yang dihimpun oleh data center. AI mempelajari data tersebut, jikalau terdapat anomalo dari hasil pengukuran sensor tersebut, AI akan memberikan notif anomali (abnormal pada sistem jaringan) sehingga dapat meminimalisir terjadinya gangguan yang lebih besar.

- Prediksi Beban Energi Dari data historis beban, tren cuaca dan faktor lainnya, AI dapat memprediksi beban mendatang sehingga operator dapat merencanakan distribusi energi secara efisien. Dari peran AI yang telah disebutkan, maka AI dalam smartgrid berutujuan untuk efisiensi operasional, meminimalisir pemadaman, mengintegrasikan sumber energi baru terbarukan dengan sumber energi fossil dan meningkatkan kemanan jaringan. Dari segenap keuntungan dan keunggulan smartgrid, sistem ini juga memiliki tantangan dalam implementasinya, yaitu : - Biaya implementasi yang tinggi, karena mengganti seluruh sistem konvensional dengan sistem yang dapat di integrasikan dengan smartgrid seperti kWH, sensor dan pengelola data (HES).

- Keamanan data, karena sistem ini menghasilkan output berupa data dan semua proses secara digital, maka dibutuhkan keamanan data (cyber security) agar saat implementasi, data dan perintah pengontrolan, dari dan ke sistem smart grid dapat dibatasi oleh user yang berwenang saja.

- Kualitas data menjadi hal yang penting karena kualitas data mempengaruhi kinerja dari sistem tersebut.

- Edukasi terhadap masyarakat dibutuhkan agar masyarakat dapat mendukung untuk implementasi smart grid ini. PT. PLN (Persero) sudah mulai menerapkan teknologi AMI (Advanced Metering Infrastructure) ini, khususnya di Jakarta AMI sudah di implementasikan di 3 UP3 (Unit Pelayanan Pelanggan) yaitu Bandengan, Cengkareng dan Bintaro. Dengan ekosistem AMI mulai dari smart meter yang berkomunikasi melalui media PLC(Power Line Carrier) dan RF(Radio Fequency), data dihimpun ke DCU (Data Concentrator Unit) dan di kirimkan dengan media seluler ke HES (Head-End System). Kemudian data disajikan kedalam MDMS (Meter Data Management System) yang berfungsi untuk interface user dan selanjutnya data diolah. MDMS ini menyajikan data konsumsi energi dari pelanggan, data billing, dan data instant. Dari data tersesbut dapat diintegrasikan dengan AI (Artificial Intelligence) untuk mengetahui tren konsumsi energi dari pelanggan, anomali pengukuran, pencurian energi listrik yang terjadi, losses jaringan dari cluster AMI dan juga menambah pelayanan kepada pelanggan sehingga pelanggan dapat mengetahui konsumsi energi yang mereka gunakan yang diintegrasikan dengan fitur chatbot AI-based untuk memberikan saran mengenai penggunaan energi yang lebih efisien.

AI tidak dapat terpisahkan dari jaringan Smart Grid, AI dapat membantu menganalisa dan memberikan perkiraan yang akurat terhadap pemilik utilitas energi listrik dan konsumen, sehingga menciptakan jaringan yang andal, efisien dan berkelanjutan. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasinya, manfaat jangka panjang AI jauh lebih besar, terutama dalam mendukung transisi energi untuk menuju target Indonesia NZE (Net Zero Emission) 2060. Dengan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan konsumen, Smart Grid akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan energi masa depan secara berkelanjutan dan efisien.

Afiliasi : Lutfi Nur Rachmad (Mahasiswa Program Magister, Departemen Teknik Elektro, ITS) Referensi: 1. Munandar, A. H., Denis, D. & Soetrisno, Y. A. A. (2024). Implementasi Advanced Metering Infrastructure (AMI). JPII, 2(4), 212-222. DOI: https://doi.org/10.14710/jpii.2024.24571

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/artificial-intelligence-di-sektor-distribusi-tenaga-listrik/76535/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.13 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Komentar untuk artikel ini ditutup.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Pilihan Editor

  1. 1 Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah
  2. 2

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  3. 3

    Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

  4. 4

    Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  5. 5

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.