Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Andi Ina Bawa Misi ‘Singgah di Barru’ ke Kemenpar, Wamenpar Beri Respons Positif

Andi Ina Bawa Misi ‘Singgah di Barru’ ke Kemenpar, Wamenpar Beri Respons Positif

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
10 Juni 2026, 21.20 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Singgah di Barru

Jakarta, JurnalPost.com - Pemerintah Kabupaten Barru terus berupaya mengubah citra daerahnya dari sekadar wilayah persinggahan menjadi destinasi wisata unggulan. Tekad itu mendapat respons positif dari Kementerian Pariwisata RI.

Hal itu dibahas dalam audiensi Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

IKLAN

Dalam pertemuan tersebut, Andi Ina didampingi Sekretaris Daerah Barru A Syarifuddin, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga, serta jajaran Pemkab Barru. Mereka memaparkan potensi, tantangan, hingga arah pembangunan pariwisata Barru yang kini menjadi salah satu prioritas daerah.

Bupati Barru Andi Ina Kartika
Baca Juga

Ratusan Warga Meriahkan Bulan Bakti Karang Taruna di Barru, UMKM Lokal Ikut Dilibatkan

Wamenpar Ni Luh Puspa menekankan pentingnya promosi digital untuk memperkenalkan destinasi wisata daerah. Dia menyebut Kementerian Pariwisata saat ini tengah mengembangkan kecerdasan buatan atau AI bernama Maya sebagai asisten digital promosi pariwisata Indonesia.

Menurutnya, daerah harus aktif memasukkan data dan informasi destinasi agar bisa masuk dalam rekomendasi utama bagi wisatawan.

"Kalau nanti orang bertanya kepada Maya, 'Kalau ke Sulawesi Selatan sebaiknya ke mana?', kenapa tidak Barru yang muncul pertama? Ini yang harus kita dorong bersama. Daerah perlu aktif memberikan data dan informasi agar potensi wisatanya dikenal lebih luas," ujar Ni Luh Puspa.

Dia juga mendorong Pemkab Barru memperkuat event berbasis budaya dan kearifan lokal. Menurutnya, event dapat menjadi instrumen penting untuk menarik kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari
Baca Juga

Hadiri Pelantikan Pengurus PPP Barru, Bupati Andi Ina Tekankan Sinergi Politik untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sementara itu, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengatakan Barru selama ini lebih dikenal sebagai daerah lintasan menuju Parepare maupun Toraja. Kondisi itu, kata dia, menjadi tantangan yang ingin diubah melalui penguatan sektor pariwisata.

"Ketika saya dilantik menjadi Bupati Barru, saya langsung menggaungkan tagline 'Singgah di Barru'. Karena selama ini orang hanya melewati Barru tanpa berhenti. Padahal untuk membuat orang singgah, tentu kita harus menyiapkan alasan mengapa mereka harus berhenti dan menikmati Barru," kata Andi Ina.

Andi Ina menjelaskan salah satu langkah awal yang dilakukan adalah membenahi wajah kota dan meningkatkan penerangan jalan. Dia menyebut Barru dulunya dikenal gelap saat malam hari sehingga kurang menarik bagi pengguna jalan untuk singgah.

"Alhamdulillah sekarang Barru sudah jauh berbeda. Ketika orang melintas pada malam hari, mereka sudah bisa melihat wajah kota yang terang dan hidup. Ini langkah awal untuk membangun rasa penasaran dan ketertarikan masyarakat terhadap Barru," ujarnya.

Pemkab Barru Dorong Penguatan
Baca Juga

Pemkab Barru Dorong Penguatan Regulasi Daerah, Soroti CSR, Evaluasi APBD hingga Data DTKS

Bupati perempuan pertama di Barru itu menyebut daerahnya memiliki konsep wisata tiga dimensi, yakni pegunungan, daratan, dan laut yang tersebar di tujuh kecamatan. Potensi itu diperkuat dengan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional GURILA atau Gunung, Rimba, Lembah, dan Laut.

"Barru memiliki kekayaan alam yang lengkap. Kami punya pegunungan yang indah, kawasan lembah, hutan, hingga garis pantai sepanjang 78 kilometer. Potensi ini menjadi modal besar untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan," jelasnya.

IKLAN

Salah satu destinasi yang turut dipaparkan adalah Pulau Pannikiang di Kecamatan Balusu. Pulau ini memiliki ekosistem mangrove yang menjadi habitat ribuan kelelawar dan burung bangau yang hidup berdampingan dalam satu kawasan.

Sekda Barru A Syarifuddin mengatakan Pulau Pannikiang memiliki daya tarik konservasi yang potensial untuk wisatawan mancanegara.

"Pulau Pannikiang bukan sekadar wisata mangrove. Wisatawan mancanegara yang pernah kami dampingi sangat terkesan dengan fenomena koloni kelelawar yang hidup di kawasan tersebut. Ini merupakan potensi ekowisata kelas internasional," ungkapnya.

Selain Pannikiang, Pemkab Barru juga mempromosikan Lappa Laona sebagai destinasi unggulan dataran tinggi. Kawasan yang berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut itu menawarkan hamparan padang hijau, udara sejuk, serta panorama alam yang memukau. Lappa Laona bahkan kerap disebut sebagai "Lolai-nya Barru".

"Kami ingin mengembangkan Lappa Laona bukan hanya sebagai tempat wisata, tetapi sebagai kawasan ekowisata terpadu yang dikombinasikan dengan peternakan sapi perah, agrowisata serta edukasi lingkungan," tutur Andi Ina.

Menurutnya, konsep tersebut juga diharapkan mendukung Program Makan Bergizi Gratis melalui produksi susu segar, sekaligus membuka peluang industri olahan susu di Barru.

Dalam audiensi itu, Andi Ina turut memaparkan potensi wisata sejarah dan budaya Barru. Salah satunya sosok Colliq Pujié atau Retna Kencana, tokoh perempuan yang berjasa menyelamatkan naskah epik dunia I La Galigo.

Ni Luh Puspa menilai I La Galigo merupakan aset budaya dunia yang memiliki nilai jual tinggi untuk dikembangkan sebagai wisata berbasis budaya.

"I La Galigo sudah mendunia. Ini harus dipromosikan lebih kuat lagi. Bisa dibuat paket wisata, pertunjukan budaya hingga jejak sejarah yang membuat wisatawan datang untuk mengenal lebih jauh warisan budaya tersebut," ujarnya.

Barru juga memiliki Desa Wisata Nepo yang dikenal sebagai kampung kecil Presiden ke-3 RI B.J. Habibie. Selain itu, ada Desa Wisata Paccingke yang menyimpan sejarah perjuangan lahirnya TNI di Sulawesi.

Pemkab Barru juga menyampaikan sejumlah tantangan pengembangan pariwisata, terutama keterbatasan fiskal dan kebutuhan infrastruktur menuju destinasi wisata. Meski begitu, Kemenpar menilai Barru punya keunggulan strategis karena dekat dengan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, dilintasi jalur Kereta Api Trans Sulawesi, serta berada di koridor destinasi unggulan Sulawesi Selatan.

Kemenpar juga membuka peluang kolaborasi melalui Politeknik Pariwisata Makassar. Kolaborasi itu dapat berupa pendampingan Pokdarwis, pelatihan penyusunan paket wisata, digital marketing, pengembangan desa wisata, hingga peningkatan kapasitas SDM pariwisata.

Andi Ina menegaskan pembangunan sektor pariwisata menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi daerah. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi Barru naik dari 4,93 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen pada 2025.

"Harapan kami sederhana, bagaimana Barru tidak lagi hanya menjadi daerah yang dilewati, tetapi menjadi daerah yang dicari dan dikunjungi. Dengan dukungan Kementerian Pariwisata, kolaborasi seluruh pihak, serta potensi yang kami miliki, kami optimistis Barru dapat tumbuh menjadi destinasi wisata unggulan di Sulawesi Selatan bahkan Indonesia," pungkasnya.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/andi-ina-bawa-misi-singgah-di-barru-ke-kemenpar-wamenpar-beri-respons-positif/94292/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.07 WITA

  • #Berita Barru
  • #Singgah di Barru

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Pilihan Editor

  1. 1 Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah
  2. 2

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. 3

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  4. 4

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  5. 5

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.