Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Alasan Guru Honorer SD di Kabupaten Tegal bertahan dengan gaji yang sangat minim

Alasan Guru Honorer SD di Kabupaten Tegal bertahan dengan gaji yang sangat minim

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
14 Maret 2017, 16.43 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Alasan Guru Honorer SD di Kabupaten Tegal bertahan dengan gaji yang sangat minim

Tegal, Jurnal Post - Menjadi seorang guru adalah pekerjaan yang mulia, di samping mengamalkan ilmu juga mendidik siswanya menjadi lebih baik dan berprestasi, namun sayangnya tugas mulia itu tak di imbangi dengan gaji yang memadai khususnya bagi guru-guru WB (Wiyata Bakti) yang mengabdi pada sekolah dasar negeri tak terkecuali di Kabupaten Tegal.

Selama ini mereka mendapatkan gaji yang sebenarnya tak layak bagi seorang pendidik. Gaji tersebut berkisar dari Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu per bulan, jauh bila di bandingkan dengan para guru PNS. Lantas apa yang membuat para guru honorer ini tetap bertahan dengan gaji yang minim?

IKLAN

Jurnal post melakukan survey ke beberapa guru sekolah dasar di kabupaten Tegal, selasa (14/3). Salah satu di antaranya adalah Heri Siswanto guru wiyata bakti SDN Sidakton 5. Ia mengaku mengabdi di sekolah tersebut semenjak 2010.

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya
Baca Juga

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

“Kalau bukan karna ada iming-iming jadi PNS, tentu para guru GTT enggan mengabdi dengan gaji yang sedikit”, ujar heri saat di temui jurnal post.

IKLAN

Hal yang sama juga di sampaikan oleh Nisa, salah seorang guru honorer SD di kabupaten Tegal. Ia mengatakan lebih banyak aktivitasnya di sekolah membantu guru PNS baik masalah mengajar maupun urusan pendataan. Dirinya mengakui tidak mendapatkan kelas khusus sebagai wali kelas.

“Banyak yang keluar menjadi guru karna di gaji dengan sangat tidak layak, iming-iming PNS lah yang membuat kami bertahan”, Katanya

Dari hasil wawancara jurnal post dengan beberapa beberapa guru wiyata bakti yang lainya pun jawabanya hampir sama persis. Mereka bertahan karena ada iming-iming di angkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. Kendati demikian, ada juga sejumlah guru honorer SD di kabupaten Tegal yang benar-benar tulus ingin mengamalkan ilmunya, bahkan tidak mempermasalahkan gaji minim yang di terima setiap bulannya.

Rural Classroom by the Sea
Baca Juga

Menagih Janji Negara: Mengurai Persoalan Kesejahteraan Guru Honorer di NTT

Dari data Dinas Kebudayaan Kabupaten Tegal, tercatat ada 675 Sekolah dasar dan 4.660 kelas. Total guru PNS di sekolah dasar kabupaten Tegal mencapai 3.709 guru, ini sudah termasuk guru agama dan olahraga. Sisanya di ampu oleh guru wiyata bakti (honorer), namun saking terlalu banyak nya guru honorer yang mengabdi di sekolah dasar negeri di kabupaten tegal, tak jarang banyak pula diantara mereka yang tidak mendapatkan jatah mengajar atau pun menjadi walikelas. Kondisi ini sering di manfaatkan oleh guru PNS untuk menggantikan mereka dalam mengajar. Sementara oknum guru PNS tersebut mangkring dari tugasnya.

Sudah semestinya pemerintah menyampaikan secara tegas dan transparan tentang siapa saja yang nantinya layak diangkat menjadi pegawai negeri sipil supaya tidak terkesan modus serta memberi harapan palsu bagi guru wiyata bakti. (KB)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/alasan-guru-honorer-sd-di-kabupaten-tegal-bertahan-dengan-gaji-yang-sangat-minim/3772/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 16.59 WITA

  • #Berita Tegal
  • #Guru Honorer
  • #Sekolah Dasar
  • #gaji minim

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Pilihan Editor

  1. 1 Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur
  2. 2

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Resmi Dilantik, BPC GMKI Singaraja Periode 2026–2027 Fokus Kuatkan Kaderisasi dan Kolaborasi

  4. 4

    Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

  5. 5

    Modernisasi Bioproses Pangan: Inovasi Teknologi untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.