Jeddah, JurnalPost.com - Al-Nassr menelan kekalahan pertama di Saudi Pro League 2026/2027 setelah takluk 1-2 dari Al-Ittihad di Alinma Stadium, Jeddah. Cristiano Ronaldo bermain penuh, tetapi gagal mencetak gol saat laju sempurna juara bertahan akhirnya terhenti.
Dua gol Al-Ittihad diborong penyerang muda George Ilenikhena pada babak pertama. Al-Nassr hanya mampu memperkecil kedudukan melalui Ângelo Gabriel.
Kekalahan tersebut membuat Al-Nassr kehilangan momentum dalam persaingan papan atas. Hingga Selasa (8/9/2026), tim asuhan Ange Postecoglou berada di posisi kedua klasemen dengan 12 poin dari lima pertandingan.
Al-Hilal masih memimpin dengan 15 poin dari enam pertandingan meskipun baru saja mengalami kekalahan mengejutkan 0-2 dari NEOM.
Ilenikhena Hukum Al-Nassr sejak Menit Awal
Al-Ittihad langsung memberikan tekanan sejak pertandingan dimulai.
George Ilenikhena membuka keunggulan tuan rumah ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Penyerang asal Nigeria tersebut memanfaatkan kesempatan di kotak penalti untuk menaklukkan kiper Al-Nassr.
Al-Nassr berusaha merespons, tetapi lini pertahanan Al-Ittihad mampu meredam tekanan yang dibangun Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya.
Ilenikhena kembali menjadi mimpi buruk bagi tim tamu pada menit ke-22.
Menerima umpan terobosan Houssem Aouar, Ilenikhena melepaskan penyelesaian kaki kiri ke sudut bawah gawang dan membawa Al-Ittihad unggul 2-0.
Dua gol dalam waktu kurang dari setengah jam membuat Al-Nassr berada dalam situasi sulit.
Tim tamu baru mampu memberikan jawaban pada menit ke-36.
Serangan Al-Nassr bermula dari peluang João Félix yang masih dapat digagalkan penjaga gawang Predrag Rajkovic. Tekanan berlanjut hingga Ângelo Gabriel akhirnya mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Cristiano Ronaldo Gagal Selamatkan Al-Nassr
Al-Nassr tampil lebih agresif pada babak kedua. Namun, pertahanan Al-Ittihad mampu bertahan dari tekanan yang terus diberikan tim tamu.
Cristiano Ronaldo bermain selama 90 menit dan berusaha mencari ruang di lini pertahanan lawan.
Bintang Portugal itu bahkan sempat memberikan umpan terobosan kepada João Félix dalam proses serangan yang berujung pada rangkaian terciptanya gol Ângelo.
Namun, Ronaldo tidak berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Al-Nassr berulang kali mencoba menyamakan kedudukan, tetapi Rajkovic tampil solid di bawah mistar Al-Ittihad. Berdasarkan statistik pertandingan Saudi Pro League, penjaga gawang tersebut melakukan tujuh penyelamatan.
Hingga wasit meniup peluit akhir, skor 2-1 untuk Al-Ittihad tidak berubah.
Hasil tersebut sekaligus menghentikan awal sempurna Al-Nassr yang sebelumnya memenangi empat pertandingan pertama Saudi Pro League musim ini.
Kekalahan Pertama Ange Postecoglou
Hasil di Jeddah juga menjadi kekalahan liga pertama Ange Postecoglou sejak menangani Al-Nassr.
Pelatih asal Australia tersebut mengambil alih tim pada Juli 2026 dan langsung membawa Al-Nassr tampil impresif pada awal musim.
Sebelum menghadapi Al-Ittihad, Al-Nassr memenangi empat pertandingan pertama dan berada dalam persaingan ketat dengan Al-Hilal.
Namun, Al-Ittihad berhasil menemukan cara menghentikan permainan agresif Al-Nassr.
Kemenangan tersebut juga mengakhiri rangkaian kemenangan beruntun Al-Nassr di Saudi Pro League.
Bagi Postecoglou, kekalahan ini menjadi ujian pertama dalam upayanya mempertahankan gelar liga yang dimenangkan Al-Nassr pada musim lalu.
João Félix Jadi Sorotan Seusai Pertandingan
Selain kekalahan Al-Nassr, João Félix juga menjadi perhatian setelah pertandingan.
Pemain Portugal tersebut terlihat kecewa dan menolak berbicara panjang kepada wartawan.
“Jika saya bicara, saya akan membongkar liga ini,” ujar Félix dalam rekaman yang beredar setelah pertandingan.
Ucapan tersebut muncul setelah Félix menjalani pertandingan yang cukup panas dan menerima kartu kuning.
Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai maksud pernyataan tersebut.
Namun, komentarnya dengan cepat menjadi pembicaraan di media olahraga internasional dan menambah sorotan terhadap kekalahan pertama Al-Nassr musim ini.
Al-Hilal Masih Pimpin Klasemen Meski Ikut Tumbang
Kekalahan Al-Nassr sempat membuat Al-Hilal mendapatkan keuntungan besar dalam persaingan papan atas.
Al-Hilal menutup pekan kelima dengan lima kemenangan dari lima pertandingan dan sendirian memimpin klasemen.
Namun, rekor sempurna mereka juga berakhir.
Pada Senin (7/9/2026), Al-Hilal secara mengejutkan kalah 0-2 dari NEOM di Kingdom Arena.
Gol bunuh diri Kalidou Koulibaly dan gol Amadou Koné memastikan NEOM membawa pulang tiga poin.
Kekalahan itu sekaligus mengakhiri catatan 47 pertandingan tanpa kalah Al-Hilal di Saudi Pro League.
Meski tumbang, Al-Hilal masih berada di posisi pertama dengan 15 poin dari enam pertandingan.
Sementara Al-Nassr berada tepat di belakangnya dengan 12 poin dari lima laga.
Artinya, persaingan di papan atas masih terbuka karena Al-Nassr memiliki satu pertandingan lebih sedikit dibandingkan Al-Hilal.
Persaingan Liga Arab Saudi Makin Ketat
Hasil pertandingan beberapa hari terakhir membuat persaingan Saudi Pro League semakin menarik.
Al-Nassr kehilangan rekor sempurna setelah dikalahkan Al-Ittihad, sedangkan sehari kemudian Al-Hilal juga akhirnya tumbang di tangan NEOM.
Al-Ittihad sendiri mendapatkan suntikan kepercayaan diri besar dari kemenangan atas Ronaldo dan kawan-kawan.
George Ilenikhena menjadi tokoh utama pertandingan setelah mencetak dua gol yang menentukan kemenangan tuan rumah.
Bagi Al-Nassr, kekalahan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan mempertahankan gelar masih panjang.
Ronaldo dan rekan-rekannya kini harus segera kembali ke jalur kemenangan jika tidak ingin Al-Hilal menjauh dalam persaingan.
Dengan Al-Hilal mengoleksi 15 poin dan Al-Nassr 12 poin tetapi masih memiliki satu laga lebih sedikit, perebutan posisi puncak Saudi Pro League 2026/2027 kembali terbuka lebar.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda