Jakarta, JurnalPost.com - Promosikan kesetaraan gender dan meningkatkan kepemimpinan perempuan di bidang politik dan pemerintahan.Asean Inter Parliamentary Assembly (AIPA) bekerjasama dengan DPR RI melaksanakan kegiatan forum internasional WAIPA–AIPA Townhall Meeting 2025, Di Hotel The Alana, Bogor Rabu (26/11/2025.
Kegiatan yang akan mendorong Representasi perempuan di parlemen kawasan Asia Tenggara sesuai standar global sebesar 30 persen.Serta upaya membangun masa depan yang lebih inklusif, ASEAN Community Vision 2045, serta menegaskan komitmen kawasan untuk memajukan kesetaraan gender dan memastikan bahwa perempuan berdaya untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan di Koomunitas Asean.
Mewakili Perempuan Demokrat RI hadir Ir. Mariana Harahap, SH, MH, MBA dan Anatasya A Evasari, S.Sn untuk membahas keterwakilan perempuan di parlemen DPR RI menuju target angka 30%.
Menurut Mariana Harahap, saat ini keterwakilan perempuan di DPR RI telah meningkat menjadi 22,1% atau 127 orang dari total 580 anggota DPR RI. Namun angka itu masih di bawah dari target keterwakilan 30% sesuai standar global kawasan Asean.
Sementara, Anatasya A Evasari menyoroti tantangan yang dihadapi perempuan dalam mencapai keterwakilan di parlemen, seperti budaya patriarki dan kurangnya dukungan dari partai politik. Sehingga membuat perempuan sulit untuk bersaing dalam politik.
"Perlu ada upaya nyata untuk meningkatkan keterwakilan perempuan di parlemen, seperti kebijakan afirmatif dan pendidikan politik untuk perempuan. Dengan demikian, perempuan dapat memiliki peran yang lebih besar dalam pengambilan keputusan dan pembangunan nasional." Tegasnya.
Kedua Srikandi PDRI ini juga menekankan pentingnya dukungan untuk perempuan yang telah terpilih di parlemen, sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya dengan efektif dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda