Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. 80 Tahun Kemenangan Perang, Pasukan China Teguhkan Peran di Misi Perdamaian PBB

80 Tahun Kemenangan Perang, Pasukan China Teguhkan Peran di Misi Perdamaian PBB

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
05 September 2025, 11.15 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Pasukan China
Pasukan penjaga perdamaian China berbaris dalam peringatan Hari Internasional Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Juba, ibu kota Sudan Selatan, pada 29 Mei 2019. (Xinhua/Denis Elamu)

BEIJING, JurnalPost.com - Mengenakan baret biru khas pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Shao Xiaoguang (30) berbaris melintasi Lapangan Tian'anmen di pusat kota Beijing pada 3 September bersama rekan-rekannya sesama pasukan penjaga perdamaian China.

Parade militer akbar yang diikutinya itu digelar untuk memperingati 80 tahun kemenangan dalam Perang Perlawanan Rakyat China Melawan Agresi Jepang dan Perang Antifasis Dunia.

IKLAN

"Parade itu sangat mengesankan," ungkapnya kepada Xinhua, dengan ekspresi penuh percaya diri dan rasa bangga.

Panas Ekstrem Landa AS
Baca Juga

Gelombang Panas Ekstrem Landa AS, Death Valley Catat Rekor Suhu Malam 38,3 Derajat Celsius

Kehadiran pasukan China yang memiliki pengalaman misi penjaga perdamaian PBB dalam parade itu menunjukkan komitmen China untuk memenuhi kewajiban internasional dan melindungi perdamaian dunia, ungkap Wu Zeke, wakil direktur Kantor Kelompok Pimpinan Parade Militer yang juga perwira senior di Departemen Staf Gabungan Komisi Militer Sentral China.

Dalam 35 tahun sejak bergabung dengan operasi penjaga perdamaian PBB, China telah menerjunkan lebih dari 50.000 personel penjaga perdamaian ke 20 lebih negara dan kawasan, melaksanakan 26 misi PBB. Pasukan penjaga perdamaian China telah mendapatkan apresiasi luas atas dedikasi dan profesionalisme mereka.

Saat ini, China merupakan kontributor keuangan terbesar kedua bagi operasi pemeliharaan perdamaian PBB dan menyediakan lebih banyak personel penjaga perdamaian dibandingkan anggota tetap Dewan Keamanan PBB lainnya, sehingga mengukuhkan perannya sebagai kekuatan yang teguh dalam memelihara perdamaian dunia.

Sebagai prajurit dengan pengabdian lebih dari 10 tahun, Shao telah dikirim ke Republik Demokratik Kongo (RDK) pada 2023 sebagai anggota unit insinyur dalam pasukan penjaga perdamaian China. Saat mengetahui dirinya terpilih untuk melaksanakan misi tersebut, dia merasa bangga. "Merupakan kehormatan yang besar untuk mewakili tanah air saya dalam misi pemeliharaan perdamaian," tuturnya.

tanaman daun pandan
Baca Juga

Dari Maluku ke Hainan, Pandan Menjadi Jembatan Rasa Indonesia dan China

Di RDK, tugas-tugas Shao mencakup pelaksanaan pekerjaan teknik dan penyaluran bantuan kemanusiaan. Lewat pengalaman tersebut, dirinya merasakan apresiasi yang mendalam atas pentingnya operasi pemeliharaan perdamaian.

Saat musim hujan 2023, sebuah jalan dalam area misi unitnya rusak akibat hujan lebat. Shao beserta rekan-rekannya asal China turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut. "Usai jalan itu selesai diperbaiki, masyarakat setempat menari gembira di atasnya," ujar Shao. "Momen itu memberi saya kepuasan yang mendalam."

IKLAN

Selain melaksanakan tugas rutin mereka, unit Shao juga berinteraksi dengan komunitas setempat, menyelenggarakan berbagai inisiatif seperti menyumbangkan alat tulis dan kebutuhan sehari-hari kepada sekolah-sekolah lokal.

Kegiatan tersebut mendekatkan personel pasukan penjaga perdamaian dengan masyarakat setempat. "Saat anak-anak setempat melihat bendera nasional China di lencana lengan kami, mereka selalu berkerumun di sekitar kami layaknya sahabat dekat."

robot humanoid
Baca Juga

Robot Humanoid Catat 9,39 Detik di Lari 100 Meter, Lebih Cepat dari Rekor Usain Bolt

Lan Yu (28), personel penjaga perdamaian China lainnya yang berpartisipasi dalam parade tahun ini, memiliki pengalaman serupa dengan Shao. Pada 2019, Lan bertugas sebagai prajurit infanteri dalam pasukan penjaga perdamaian China di bawah mandat PBB di Sudan Selatan. Dia masih mengingat jelas momen di sebuah sekolah dasar di Juba, ibu kota Sudan Selatan.

"Kami mengunjungi sekolah itu untuk memberikan donasi," kenang Lan. "Dengan batang kapur tulis yang baru saja kami berikan, seorang anak perempuan menggambar burung merpati putih (lambang) perdamaian di papan tulis."

Bagi Luo Yao (26), yang dua kali berpartisipasi dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB di Lebanon, pengembangan militer China bertujuan untuk melindungi perdamaian yang diraih lewat kemenangan pada 80 tahun yang lalu dan juga untuk memberikan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Menyoroti aspek bahaya dalam misi penjaga perdamaian, Luo mengenang sebuah insiden saat dia dan rekan-rekannya asal China sedang memperbaiki sebuah jalan di zona konflik, dan sebuah peluru artileri meledak hanya beberapa ratus meter dari lokasi mereka.

Selama bertahun-tahun, pasukan penjaga perdamaian China telah melaksanakan berbagai tugas, termasuk pembersihan ranjau, pemantauan gencatan senjata, patroli keamanan, dan operasi penyelamatan darurat, urai Wu. Dia menambahkan bahwa total 17 prajurit China telah gugur dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia.

Mengingat penderitaan luar biasa yang dialami oleh negara itu selama perang, para personel angkatan bersenjata China memahami betapa pentingnya menjaga perdamaian, tutur Luo. Dia menekankan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk secara tegas melindungi kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan China.

"Perdamaian di negara kita saat ini diraih lewat perjuangan yang tidak mudah. Kita harus meneruskan tongkat estafet dari para pendahulu kita dan terus menjaga perdamaian di negara kita maupun di dunia," ujar Shao. (Xinhua)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/80-tahun-kemenangan-perang-pasukan-china-teguhkan-peran-di-misi-perdamaian-pbb/85363/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.22 WITA

  • #Berita Xinhua
  • #Pasukan China
  • #Perdamaian PBB

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Pilihan Editor

  1. 1 Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian
  2. 2

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  4. 4

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  5. 5

    Inovasi Teh Kulit Jeruk: Pemanfaatan Limbah Pangan Fungsional untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.