Oleh : Nadia Fatikah Aristawati, Mahasiswa Program Studi D3 Perpustakaan Universitas Sebelas Maret
JurnalPost.com - Yang lagi baca artikel ini mungkin ada yang kuliahnya di Prodi Ilmu Perpustakaan? Membahas tentang prodi ilmu perpustakaan, sebenarnya kalau bukan karena orang tua, saya sendiri juga tidak tahu kalau ada prodi ilmu perpustakaan. Entah relasi dan pengetahuan saya yang kurang luas atau memang prodi ini kurang dikenal masyarakat. Prodi ilmu perpustakaan memberi sudut pandang masing-masing orang, ada yang menganggap rendah tapi ada juga yang menganggap tinggi. Terus bagaimana sih rasanya kuliah di prodi ilmu perpustakaan?
Yuk, baca artikelnya sampai akhir!
1. Dianggap remeh Kalau lagi acara keluarga atau kumpul bareng keluarga pasti ada yang tanya "kamu kuliah dimana dan jurusan apa?" nah pertanyaan ini adalah pertanyaan mengerikan, ada yang menjawabnya dengan full senyum, ada juga yang menjawab dengan ragu. Sebagai mahasiswa kita menjawab dengan lantangnya karena kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri, mereka senang mendengarnya, tetapi saat kita bilang prodi ilmu perpustakaan, mayoritas di antara mereka bertanya-tanya "apakah ada prodi ilmu perpustakaan?".
Prodi ilmu perpustakaan di anggap remeh karena prodi tersebut kurang dikenal masyarakat. Yang kuliah di prodi ilmu perpustakaan pasti kalian pernah di tanya "kenapa nggak milih jurusan lain aja (yang terkenal)?" , kalian tau lah ya prodi yang dimaksud terkenal itu apa aja, misalnya ilmu hukum, arsitek, manajemen, dan lain-lain. Mereka berpikir jika kuliah di prodi yang terkenal itu menjamin sukses dan keren, padahal masing-masing orang mempunyai jalan yang berbeda untuk menjemput kesuksesannya. Kuliah di prodi yang kurang terkenal juga bukan berarti kita tidak bisa sukses kok guys. Kita perlu menghilangkan pemikiran tersebut agar prodi ilmu perpustakaan tidak dianggap remeh walaupun peminatnya tidak begitu banyak. Padahal nih ya, kuliah di prodi ilmu perpusakaan ternyata nggak semudah itu guys. Awalnya aku berpikir kalau kuliah di prodi ilmu perpustakaan itu mudah, tapi ternyata mudah-mudahan bisa bertahan.
2. Di anggap nggak punya prospek kerja yang luas. Sebagai mahasiswa yang kuliah di prodi ilmu perpustakaan, pasti pernah ditanya “kamu mau jadi apa kuliah di prodi ilmu perpustakaan?”, sebagian dari mereka berpikir bahwa prodi ilmu perpustakaan ini kerjaannya hanya menata buku. Ya enggak salah sih ya, tapi kurang tepat. Prodi ilmu perpustakaan pekerjaannya bukan hanya mengurus buku saja, tetapi juga perlu mempelajari mengenai bagaimana mengolah informasi menjadi sesuatu yang berharga dan bermanfaat.
Dibalik Prodi ilmu perpustakaan yang kurang dikenal masyarakat ini, sebenarnya prodi tersebut mempuyai prospek kerja yang luas. Selain jadi pustakawan, arsiparis, kita juga bisa jadi dosen jika didukung dengan pendidikan yang memadai. Bayangkan, jika di negara ini tidak ada pustakawan, tanpa pustakawan apakah perpustakaan akan maju dengan sendirinya? Tentu tidak. Tanpa pustakawan perpustakaan tidak akan maju dengan sendirinya, ada pustakawan saja tidak menjamin bahwa perpustakaan akan di minati masyarakat. Maka dari itu peran pustakawan adalah sebagai penggerak sebuah perpustakaan dan berpikir bagaimana cara mengolah sebuah informasi menjadi sesuatu yang berharga dan bermanfaat di era modern saat ini.
3. Dipandang sebelah mata Prodi ilmu perpustakaan seringkali dipandang sebelah mata karena prodi tersebut kurang dikenal oleh masyarakat. Sebagian dari mereka merasa aneh jika mendengar pordi tersebut, karena tidak semua perguruan tinggi terdapat prodi ilmu perpustakaan. Prodi ilmu perpustakaan dipandang sebelah mata karena sebagian dari mereka bertanya-tanya apa kegiatan kuliah di prodi tersebut, kerjanya jadi apa,dan lain-lain. Masyarakat seringkali tidak berpikir kedepan bahwa saat ini banyak sekali perpustakaan yang tidak terawat padahal zaman semakin maju dan canggih. Kurangnya peminat di prodi ilmu perpustakaan juga berpengaruh terhadap pandangan masyarakat.
Jadi, buat kalian yang masih menganggap remeh prodi ilmu perpustakaan, sudahi itu ya guys. Mari berpikir lebih maju dan berhenti merendahkan mereka, kalian tidak tau apa yang mereka rasakan dan bagaimana mereka menjalani hari, jadi jangan hanya memandang sebelah mata. Dan buat kalian yang sekarang sedang menjalani masa kuliah di prodi ilmu perpustakaan, keep spirit guys, jangan mendengarkan komentar negatif yang akan merusak mental. Buktikan bahwa kuliah di prodi yang kurang terkenal itu nggak kalah prospeknya dengan prodi yang terkenal.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda