Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  2. Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  3. Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  4. Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

  5. Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  1. Beranda
  2. Daerah
  3. 1.331 Warga Desa Deno Mengungsi Pascagempa, Logistik dan Tenda Darurat Jadi Kebutuhan Mendesak

1.331 Warga Desa Deno Mengungsi Pascagempa, Logistik dan Tenda Darurat Jadi Kebutuhan Mendesak

S
Penulis: Savio Darman
24 Agustus 2026, 00.26 WITA Editor: Hasbi
4 menit baca
Tenda darurat
Tenda darurat yang didirikan secara swadaya menggunakan terpal dan bambu menjadi tempat tinggal sementara warga terdampak gempa

MANGGARAI TIMUR, JurnalPost.com – Sebanyak 1.331 jiwa dari 345 Kepala Keluarga (KK) di Desa Deno, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih bertahan di sejumlah posko pengungsian darurat setelah gempa bumi tektonik mengguncang wilayah tersebut sejak Sabtu (15/8/2026).

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat bencana tersebut. Namun, sejumlah warga mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Bea Muring.

IKLAN

Karena pertimbangan keamanan dan kekhawatiran terhadap gempa susulan, proses perawatan terhadap sejumlah pasien dilakukan di area luar ruangan menggunakan tenda darurat.

Relawan Ukhuwah Al-Fatah
Baca Juga

UAR Kirim Empat Relawan ke NTT, Pembina Utama: Jangan Tunggu Diminta untuk Menolong

Gempa juga menyebabkan kerusakan pada permukiman warga. Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga tidak memungkinkan untuk ditempati.

Kondisi tersebut membuat banyak warga memilih membangun tenda secara swadaya di sekitar halaman rumah dengan memanfaatkan material yang tersedia, seperti terpal, kayu, dan bambu. Selain karena rumah mengalami kerusakan, langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Cuaca Buruk Tambah Kesulitan Pengungsi

Situasi di lokasi pengungsian semakin sulit karena cuaca buruk dilaporkan melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Bayi dan anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan menghadapi kondisi pengungsian dengan fasilitas terbatas.

Warga juga mengeluhkan bantuan yang diterima hingga saat ini masih belum mencukupi kebutuhan seluruh pengungsi.

Keluarga Abdul Karim yang hunianya sedang dimulai pembangunannya mengucapkan terima kasih kepada Tim UAR dan para donatur
Baca Juga

Tim UAR Mulain Bangun Hunian Keluarga Abdul Karim, Satu Huntara Waso Sudah Ditempati

Menurut keterangan warga, bantuan darurat dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur yang telah diterima berupa sekitar 300 kilogram beras dan dua papan telur atau sekitar 60 butir.

Dengan jumlah pengungsi mencapai 345 KK, warga berharap pasokan logistik dan fasilitas pengungsian dapat segera ditambah, terutama tenda siap pakai yang lebih layak menghadapi kondisi cuaca.

IKLAN

Warga Masih Trauma Gempa Susulan

Selain persoalan tempat tinggal dan kebutuhan pokok, trauma akibat gempa masih dirasakan masyarakat. Gempa susulan yang disebut masih terjadi membuat sebagian warga belum berani kembali masuk ke rumah.

Nikolaus Adimus, salah seorang warga Desa Deno yang terdampak gempa, mengaku masih diliputi rasa takut.

Warga  Dusun Waso
Baca Juga

Guncangan M5,1 Kembali Bikin Warga Dusun Waso Panik, Huntara UAR Tetap Aman

“Kami takut dan trauma, makanya kami tidak berani tinggal di dalam rumah. Kami takut karena hampir setiap malam, walaupun sudah ada di posko pengungsian, gempa susulan terus mengguncang,” ujar Nikolaus saat ditemui di lokasi pengungsian.

Kondisi serupa disampaikan Nardo, warga Desa Deno lainnya. Menurutnya, keterbatasan aktivitas masyarakat mulai berdampak terhadap ketersediaan pangan.

warga Desa Deno
Sejumlah warga terdampak gempa bertahan di dalam tenda darurat yang dibangun secara swadaya
“Beberapa hari kami di posko pengungsian, kami makan seadanya saja. Kondisi geografis kebun warga rata-rata berada di bantaran bukit. Kami takut dan tidak berani ke kebun karena khawatir guncangan gempa susulan bisa menyebabkan material batu jatuh dari bukit,” kata Nardo.

Kekhawatiran terhadap potensi longsoran batu membuat sebagian warga memilih tidak mendatangi kebun yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

Warga Harapkan Bantuan Segera Disalurkan

Warga Desa Deno berharap Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama lembaga kemanusiaan dan pihak terkait lainnya, dapat segera memperkuat penanganan pengungsi.

Sejumlah kebutuhan yang dinilai paling mendesak saat ini meliputi tenda siap pakai atau shelter, makanan siap saji, kebutuhan bayi dan anak, obat-obatan, serta kebutuhan pokok.

Pasokan bahan pangan seperti beras, mi instan, minyak goreng, telur, susu, dan makanan kaleng juga sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan ratusan keluarga yang masih berada di pengungsian.

Warga berharap bantuan dapat segera menjangkau seluruh titik pengungsian agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa dapat terpenuhi selama mereka belum dapat kembali ke rumah masing-masing.

Penulis: Savio Darman
Laporan dari Desa Deno, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.  Bisa dihubungi melalui WhatsApp: 081236427252.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/1331-warga-desa-deno-mengungsi-pascagempa-manggarai-timur/97431/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 16.58 WITA

  • #BPBD
  • #Bencana Alam
  • #Desa Deno
  • #Gempa Bumi
  • #Gempa Manggarai Timur
  • #Manggarai Timur
  • #NTT
  • #Pengungsi

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ratusan Warga Meriahkan Bulan Bakti Karang Taruna di Barru, UMKM Lokal Ikut Dilibatkan

Hadiri Pelantikan Pengurus PPP Barru, Bupati Andi Ina Tekankan Sinergi Politik untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kekeringan Melanda Blora, PPSDM Migas Salurkan Bantuan Air Bersih ke Empat Wilayah Sekitar Cepu

Kepala Daerah Adu Keahlian Masak Nasi Goreng di HUT ke-357 Sulsel, Bupati Barru Turut Hadir

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

Pilihan Editor

  1. 1 Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru
  2. 2

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

  3. 3

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  4. 4

    Biaya yang Tak Masuk Inflasi

  5. 5

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.