
Klaten, JurnalPost.com — Dunia musik Indonesia kembali kedatangan talenta baru yang patut diperhitungkan. Yogi Anggita Pramadani, perempuan kelahiran 2 September 1996 yang kini menggunakan nama panggung Yogi Anggita, resmi meluncurkan single perdananya bertajuk “Feelingku” di panggung Ikan Bakar PRJ Klaten, Selasa malam (8/4). Lagu ini menjadi debut awal Yogi di industri musik, sekaligus memperkenalkan sosok penyanyi perempuan yang siap memberi warna baru dalam musik pop Jawa modern.
Dalam penampilan perdananya, Yogi membawakan Feelingku dengan penuh penghayatan. Didukung oleh band pengiring Cengkarok, panggung tersebut menjadi saksi lahirnya karya yang memadukan rasa, bahasa, dan suara yang menyentuh. Lagu ciptaan Ronald Dewa Hutomo Putro itu menceritakan tentang rasa curiga dan kekecewaan seorang perempuan yang dikhianati oleh orang yang dicintainya.
“Feelingku”: Lagu Patah Hati yang Jujur dan Dekat dengan Realita
Lirik berbahasa Jawa dalam Feelingku bukan sekadar ornamen, tetapi menjadi kekuatan utama dalam menyampaikan emosi lagu. Yogi dengan piawai menghidupkan setiap bait yang mencerminkan pengalaman banyak perempuan — menanti kabar dari kekasih, dihantui perasaan tak tenang, hingga akhirnya menemukan kebenaran pahit:
Jebule tenan feelingku neng koe Koe konangan dolan karo liyane Nganti kesel leku ngenteni lemu balesi Jebule koe bahagia neng buri
Yogi mengungkapkan bahwa lagu ini sangat personal, karena ia pun pernah mengalami fase yang hampir serupa. “Aku yakin banyak perempuan yang bisa merasakan isi lagu ini. Rasanya kayak tahu tapi enggak punya bukti, sampai akhirnya semua terbukti sendiri,” ujarnya usai tampil.

Didukung oleh Band Cengkarok dan Sang Pencipta Lagu
Kolaborasinya dengan band Cengkarok serta sang pencipta lagu, Ronald Dewa Hutomo Putro, menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan Feelingku. Band Cengkarok sendiri dikenal sebagai band yang menonjolkan unsur tradisional dengan sentuhan modern, menjadikan musik mereka relevan bagi pendengar muda namun tetap berakar pada budaya lokal.
Ronald mengatakan bahwa sejak awal ia sudah membayangkan suara perempuan yang bisa menyampaikan isi lagu ini dengan tepat. “Yogi punya karakter suara yang pas — lembut, dalam, tapi punya kekuatan emosional. Dia membawakan lagu ini seperti benar-benar mengalami sendiri,” kata Ronald. Langkah Awal untuk Karier yang Lebih Besar
Dengan dirilisnya Feelingku, Yogi Anggita berharap ini bukan sekadar langkah sesaat. Ia memiliki rencana untuk merilis lagu-lagu lain yang saat ini masih dalam proses produksi, termasuk eksplorasi genre yang tetap mengakar pada budaya lokal.
Kini, Feelingku sudah tersedia di berbagai platform musik digital, dan dalam waktu singkat mulai mendapat sambutan positif. Banyak pendengar mengaku merasa “terwakili” oleh lagu tersebut — khususnya perempuan-perempuan yang pernah menunggu, berharap, dan akhirnya dikhianati.
Meski baru merilis satu lagu, aura Yogi Anggita sebagai penyanyi perempuan dengan suara jujur dan penuh rasa mulai memancar.
Penulis : Ali Mahfudh
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda