JurnalPost.com - Mengenal International Society for Military Law and The Law of War (ISMLLW) maupun Universal Institute of Professional Management (UIPM) berada dalam satu kerangka kerja di bawah UNECOSOC sebagai bagian dari organisasi yang mendukung misi hak asasi manusia (HAM) di tingkat internasional.
ISMLLW berfokus pada hukum militer dan hukum perang, memastikan bahwa prinsip-prinsip hukum humaniter internasional diterapkan dalam konflik bersenjata serta dalam sistem hukum militer negara-negara anggotanya.
UIPM lebih berorientasi pada pendidikan, perlindungan pengungsi, dan penguatan kapasitas SDM dalam berbagai sektor, termasuk HAM, melalui program pendidikan dan advokasi global.
Keduanya memiliki peran penting dalam mengimplementasikan HAM dalam konteks yang berbeda, namun tetap dalam koordinasi dan tujuan yang sejalan dengan standar PBB dan komunitas internasional.
Menurut CEO UIPM Indonesia, Rantastia Nur Alangan yang juga anggota ISMLLW menjelaskan, "Ya benar, karena baik ISMLLW maupun UIPM merupakan anggota UNECOSOC, keduanya berkontribusi dalam implementasi HAM di berbagai bidang, " ujarnya, Senin (17/3).
Selain itu, kata CEO UIPM, ISMLLW berperan dalam penegakan hukum militer dan hukum perang, memastikan standar hukum humaniter internasional ditegakkan dalam situasi konflik.
Diketahui, UIPM mendukung pendidikan, perlindungan pengungsi dan advokasi HAM melalui program akademik dan pelatihan profesional.
Kolaborasi antara organisasi dalam UN ECOSOC ini memperkuat implementasi HAM secara global, terutama dalam konteks keamanan, hukum, dan pendidikan.***
Sumber: RNA.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda