JurnalPost.com - Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur bersama Titik Batik Galery perkuat branding Batik Lamongan melalui pengembangan strategi komunikasi digital. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pelatihan pengembangan media sosial yang digelar di Titik Batik Gallery desa Surabayan, kecamatan Sukodadi, Lamongan. (6/7/2026).
Menurut Ketua tim pengabdian UPN Veteran Jawa Timur, eva yulia puspaningrum, penguatan branding menjadi salah satu kebutuhan utama bagi produk lokal agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
"Branding yang kuat akan membuat Batik Lamongan lebih mudah dikenali sekaligus memiliki daya saing di pasar digital," ujarnya.
Selain itu, eva juga menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan diharapkan mampu meningkatkan promosi digital sekaligus memperkuat identitas Batik Lamongan di tengah persaingan industri kreatif.
Dalam pelatihan itu, Eva Bersama timnya yang terdiri dari Windri Saifudin, Eka Prakarsa Mandyartha, dan M. Muharrom Al Haromainy lebih memfokuskan pada strategi konten Instagram dan mempraktikkan teknik fotografi produk dengan menggunakan peralatan sederhana untuk promosi digital.
Eva Yulia menilai media sosial memberi peluang bagi Batik Lamongan untuk tampil lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
"Yang dipromosikan bukan hanya batiknya, tetapi juga cerita dan budaya yang ada di balik setiap motif," ujarnya.
Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui praktik penyusunan konten dan fotografi produk menggunakan perangkat yang mudah diakses oleh pelaku UMKM. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan pengelola Titik Batik Gallery dalam menghadirkan konten yang informatif, menarik, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda