JurnalPost.com - Tim pengabdian Universitas Negeri Jakarta mendukung kebijakan Sustainable Development Goal (s) nomor delapan dengan memperkuat brand identity salah satu UMKM di Jakarta. Pengabdian ini menyasar tujuan SDGs yang berkaitan dengan Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Salah satu UMKM yang dibantu merupakan UMKM skala kecil yaitu Dermaga Group dimana UMKM ini bergerak dibidang logistik. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari pemilik, Dermaga Group ingin memperluas usaha dengan menjual kerudung dengan brand MPA. Namun, brand pakaian tersebut belum memiliki logo yang menjadi identitasnya.
Logo menjadi salah satu langkah awal bagi pengusaha untuk membangun brand identity, Ward Et al (2020) mengatakan Brand identity diartikan sebagai sebuah komunikasi dari nama, ketentuan-ketentuan, tanda-tanda, simbol-simbol dan desain yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah barang atau jasa dari sebuah brand dan membedakan mereka dari pada competitor.

Sehingga pengabdian ini bertujuan untuk membantu UMKM Dermaga Group dalam menentukan logo yang sesuai untuk brandnya. Logo yang dibuat merupakan jenis logo monogram atau lettermark dimana inisial nama brand menjadi dasar dari logo. Pembuatan logo ini memakan waktu 2 bulan dimulai pada bulan Januari hingga Februari 2025.
Kegiatan dimulai dengan diskusi awal untuk mencari informasi mengenai harapan serta keinginan pemilik tentang logo yang akan dibuat. Informasi tersebut yang menjadi acuan pada pembuatan sketsa logo.
Pemilik memberikan beberapa masukan pada sketsa logo yang telah dibuat dan kemudian pembuatan draft logo utama. Setelah logo berhasil dibuat, pemilik langsung menggunakannya pada produksi kerudung yang dijual pada bulan Ramadan 2025.
Pengabdian ini berhasil membantu brand baru UMKM Dermaga Group dalam pembuatan logo. Dengan adanya pengabdian ini, diharapkan terjalinnya hubungan kerja sama yang baik antara UMKM Dermaga Group dengan Universitas Negeri Jakarta.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda