Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. UAR Ikuti Talk Show Bedah Buku Manajemen Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Komunitas

UAR Ikuti Talk Show Bedah Buku Manajemen Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Komunitas

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
09 Mei 2026, 19.34 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Bedah Buku

JAKARTA, JurnalPost.com – Pengurus pusat Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) mengikuti kegiatan Talk Show dan Bedah Buku Manajemen Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Komunitas yang digelar di Universitas Budi Luhur, Cileduk, Jakarta Selatan,  Kamis (7/5/2026).

Pengurus pusat UAR yang hadir di antaranya Muqarrobin Al Ayubi, Nurul Priansah, M. Tri Habibie (online) serta Pembina UAR H. Syakuri, S.H. Kegiatan tersebut membahas buku kebencanaan yang ditulis oleh Prof. Dr. Ir. Arief Wibowo, M.Kom., Kolonel Kav Agung Nur Cahyono, S.I.P., M.Tr (Han), dan Agus Wiradi. Buku tersebut diterbitkan oleh Igakerta Publisher.

IKLAN

Acara berlangsung pukul 14.00 hingga 16.30 WIB secara hybrid dan dipandu langsung oleh Prof. Arief Wibowo yang juga merupakan salah satu penulis buku yang dibedah. Ratusan peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias, baik secara langsung maupun daring.

Tim UAR   Iind Rescue Summit 2026
Baca Juga

UAR Tingkatkan Kesiapsiagaan Relawan Lewat Indonesia Rescue Summit 2026

Peserta berasal dari berbagai unsur, di antaranya pejabat dan personel BASARNAS, BNPB, BPBD, TNI, Polri, relawan kebencanaan, akademisi, mahasiswa, serta organisasi masyarakat yang bergerak di bidang kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Dalam pemaparannya, Prof. Arief Wibowo menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia hidup di kawasan dengan tingkat risiko multi bencana yang tinggi. Menurutnya, Indonesia menghadapi berbagai ancaman bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga erupsi gunung berapi secara bersamaan.

“Kita hidup dalam zona risiko multi bencana. Kondisi geografis dan demografis Indonesia menjadikan risiko bencana sangat tinggi dan kompleks. Bencana tidak bisa dihindari, tetapi yang bisa kita ubah adalah tingkat kesiapan kita,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan komunitas sebenarnya tidak selalu membutuhkan teknologi canggih, melainkan perencanaan dan pemahaman bersama di tingkat masyarakat. “Hal sederhana tapi menyelamatkan nyawa adalah kesiapsiagaan. Yang dibutuhkan komunitas bukan hanya teknologi tinggi, tetapi perlengkapan dasar yang terencana, tersedia, dan dipahami oleh seluruh warga,” katanya.

DUA Relawan ke NTT
Baca Juga

Percepat Pembangunan Huntara, UAR Tambah Tenaga Tukang di Pengungsian Dusun Waso

Prof. Arief juga memaparkan tiga kunci utama kesiapsiagaan komunitas, yakni latihan rutin, sistem yang siap, dan pemahaman terhadap risiko wilayah masing-masing.“Simulasi dan gladi harus rutin dilakukan agar respons masyarakat menjadi refleks, bukan panik. Selain itu harus ada struktur tim, jalur komunikasi, dan prosedur yang jelas serta disepakati bersama,” jelasnya.

IKLAN

Sementara itu, Kolonel Kav Agung Nur Cahyono, S.I.P., M.Tr (Han) dalam materinya bertajuk Penguatan Komunitas Dalam Kesiapan Menghadapi Bencana menekankan pentingnya membangun ketahanan masyarakat dari tingkat paling dasar.

Menurutnya, masih banyak komunitas yang belum memiliki kesiapan memadai dalam menghadapi situasi darurat. “Masalah kita saat ini adalah banyak komunitas belum siap, belum memiliki perlengkapan dasar, jarang melakukan latihan, dan belum terorganisir dengan baik. Tanpa struktur yang jelas, penanggulangan bencana menjadi tidak efektif,” ujarnya.

Pembicara lainnya, Agus Wiradi atau yang akrab disapa Didit, memaparkan materi berjudul “Standarisasi Kesiapsiagaan Bencana Berbasis RT sebagai Organisasi Masyarakat Terendah.”

Relawan Ukhuwah Al-Fatah
Baca Juga

UAR Kirim Empat Relawan ke NTT, Pembina Utama: Jangan Tunggu Diminta untuk Menolong

Ia menjelaskan bahwa kesiapsiagaan bencana harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu tingkat RT dan komunitas warga. Menurutnya, setiap lingkungan perlu memiliki kajian potensi bencana, titik kumpul evakuasi, hingga data kependudukan yang terintegrasi.

“RT harus memiliki data potensi bencana, titik kumpul yang disosialisasikan kepada warga, serta data kependudukan terpadu yang memiliki cadangan file agar tetap aman saat kondisi darurat,” kata Agus Wiradi.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan logistik dasar masyarakat seperti pangan dan air bersih saat terjadi bencana atau kondisi force majeure. “Cadangan pangan dan sumber air bersih harus dipetakan sejak awal, termasuk sumur milik warga yang sewaktu-waktu bisa digunakan bersama ketika terjadi keadaan darurat,” tambahnya.

Para peserta terlihat aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab sejak awal hingga akhir acara. Panitia juga memberikan e-sertifikat kepada seluruh peserta yang mengisi daftar hadir. Selain itu, panitia menyediakan doorprize bagi lima penanya terbaik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Turut memberikan sambutan pada acara yang digalar di Gedung Teater Unit 6 universitas, Deputi Rektor Universitas Budi Luhur Bidang Akademik Dr. Deni Mahdiana, M.M., M.Kom., Diputi Bidang Bina Tenaga dan Potensi SAR Basarnas Moh. Barokna Haulah, S.S., dan Sekretaris Utama Basarnas Dr. Abdul Haris Achadi, S.H.

Keikutsertaan pengurus Ukhuwah Al-Fatah Rescue dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan wawasan dan kapasitas organisasi dalam bidang kesiapsiagaan dan manajemen kebencanaan berbasis masyarakat. [AM]

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/uar-ikuti-talk-show-bedah-buku-manajemen-kesiapsiagaan-bencana-berbasis-komunitas/92951/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.15 WITA

  • #Bedah Buku
  • #Talk Show
  • #UAR

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Pilihan Editor

  1. 1 UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta
  2. 2

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  3. 3

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  4. 4

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  5. 5

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.