
JurnalPost.com, GIANYAR - Tim Program Udayana Mengabdi (PUM) Bersama Mahasiswa KKN Universitas Udayana (UNUD) menyerahkan hasil karya dokumentasi Pura Jaksan kepada Desa Bedulu pada Senin, 25 Agustus 2025. Acara penyerahan ini berlangsung di Kantor Desa Bedulu dan dihadiri langsung oleh perangkat desa, tim dosen PUM, serta Mahasiswa KKN UNUD periode 2025. Dokumentasi ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk melestarikan dan mendokumentasikan warisan budaya di Desa Bedulu, terutama Pura Jaksan yang memiliki nilai sejarah dan spiritual yang tinggi.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Bedulu, Bapak I Putu Ariawan, SH, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Tim PUM dan mahasiswa KKN UNUD. "Kami sangat berterima kasih atas inisiatif dan kerja keras tim dosen dari UNUD dan adik-adik mahasiswa dalam mendokumentasikan Pura Jaksan. Hasil karya ini sangat berharga bagi desa kami, tidak hanya sebagai arsip, tetapi juga sebagai materi edukasi untuk generasi mendatang," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara akademisi dan pemerintah desa seperti ini harus terus ditingkatkan untuk kemajuan desa.
Kegiatan penyerahan ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan seluruh perangkat desa. Turut hadir pula Kepala Puskesmas, Bhabinsa, Bhabinkamtibnas, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Dari pihak universitas, hadir tim dosen PUM serta seluruh mahasiswa KKN dan mahasiswa UNUD yang terlibat dalam proyek ini. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap upaya pelestarian budaya.

Produk dokumentasi yang diserahkan berupa gambar dalam bentuk digital dan cetak berkualitas tinggi yang menampilkan detail arsitektur di Pura Jaksan. Dokumentasi ini tidak hanya berisi gambar, tetapi juga dilengkapi dengan narasi sejarah dan makna filosofis dari setiap bagian pura. Diharapkan dokumentasi ini dapat menjadi sumber informasi yang valid dan menarik bagi masyarakat, peneliti, maupun wisatawan yang ingin mempelajari Pura Jaksan lebih dalam.
Kepala Desa Bedulu berharap bahwa dokumentasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara Desa Bedulu dan UNUD. "Semoga hasil karya ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga dan mempromosikan warisan budaya yang kita miliki. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa berlanjut ke program-program lain yang bermanfaat bagi desa," pungkasnya. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang penuh keakraban.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda