Gambar 1. Tim PPM Menjelaskan Proses Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi
Malang, JurnalPost.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Malang menggelar kegiatan bertajuk “Edukasi Kewirausahaan Berbasis Pengolahan Limbah: Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah bagi Murid Panti Asuhan Putri Aisyiyah Malang”. (22 Agustus 2025). Pelatihan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Agustus 2025 ini diikuti oleh 15 peserta dari jenjang SMP dan SMA, dengan fokus membina kreativitas, kewirausahaan, serta kepedulian lingkungan.
Tim PKM diketuai oleh Padma Adriana Sari, SE., MSA., Ak. dan beranggotakan Dr. Drs. Sumiadji, MSA, Ak., Annisa Fitriana, SE., MSA, Riezky Amalia, S.E., M.Si., Anna Isrowiyah, S.E., M.S.A., Ak., serta Aditya Arisudhana, S.E., Akt., M.Acc., CPA. Beberapa mahasiswa juga turut terlibat sebagai narasumber sekaligus pendamping peserta dalam praktik pembuatan lilin. Panti Asuhan Putri Aisyiyah Malang merupakan lembaga sosial yang menaungi anak-anak usia sekolah, khususnya putri, yang membutuhkan pendampingan dalam pendidikan dan keterampilan hidup. Sebagai mitra kegiatan, panti asuhan ini mendukung penuh program pelatihan yang mengajarkan pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual.
Permasalahan yang dihadapi mitra adalah banyaknya penggunaan minyak goreng dalam aktivitas sehari-hari, sehingga menghasilkan limbah minyak jelantah. Selama ini, sebagian besar minyak jelantah dibuang begitu saja atau bahkan digunakan kembali untuk memasak, padahal hal ini berisiko bagi kesehatan seperti kanker, jantung, hipertensi, dan pencemaran lingkungan.
Berdasarkan permasalahan tersebut, tim PKM memberikan pelatihan untuk mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Peserta diajak memahami bahaya minyak jelantah, cara penyaringan minyak, pencampuran bahan pewangi dan pewarna, hingga proses pencetakan lilin.
Gambar 2. Hasil Lilin Buatan Peserta
Mahasiswa sebagai narasumber lalu memandu peserta melalui seluruh proses pembuatan lilin, yaitu dari proses penyaringan minyak hingga pencampuran bahan aromatik dan pewarna. Peserta tampak antusias mengikuti praktik tahap demi tahap, sekaligus mempelajari dasar-dasar kewirausahaan untuk mengembangkan hasil karya mereka menjadi produk jual yang menarik.
Pada akhir pelatihan, setiap peserta berhasil membuat lilin aromaterapi dengan kreativitas masing-masing. Mereka tampak antusias dan bangga dengan hasil karya yang dihasilkan. Lilin yang dibuat tidak hanya wangi dan menarik, tetapi juga bisa menjadi inspirasi usaha kecil di masa depan.
Gambar 3 Foto dengan Seluruh Peserta PPM
Pihak pengurus Panti Asuhan Putri Aisyiyah Malang menyampaikan apresiasi yang besar atas terselenggaranya kegiatan ini. Mereka berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat bermanfaat, baik untuk mengurangi limbah rumah tangga maupun sebagai peluang kewirausahaan. Selain itu, pihak panti juga berharap kerja sama dengan Politeknik Negeri Malang dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Di penutup acara, ketua PPM, Padma Adriana Sari, SE., MSA., Ak. menyampaikan bahwa, “Setiap limbah bisa menjadi berkah jika kita kreatif mengolahnya. Semoga keterampilan yang dipelajari hari ini dapat menjadi bekal keterampilan dan peluang usaha masa depan.”
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung kewirausahaan berbasis lingkungan sekaligus meningkatkan keterampilan generasi muda di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Malang.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda