Bogor, JurnalPost.com – Menumbuhkan minat baca pada anak tidak cukup hanya dengan menyediakan buku. Diperlukan ruang belajar yang mampu menggabungkan edukasi, kreativitas, dan interaksi sosial agar proses belajar menjadi pengalaman yang menyenangkan. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa KKN Mitra Orda IKMABO-BR Kelompok 6 Hexa Abhinaya menghadirkan program Taman Baca dan Bermain Bersama, sebuah kegiatan yang mengintegrasikan literasi, pengenalan teknologi digital, seni, serta aktivitas fisik dalam satu ruang pembelajaran yang inklusif.
Program ini diselenggarakan setiap hari Minggu di RT 02 RW 12, Desa Kopo, sebagai bagian dari komitmen mahasiswa KKN dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik anak, tetapi juga mendorong tumbuhnya karakter, kreativitas, dan kebiasaan berinteraksi secara sehat di luar rumah.
Berbeda dari konsep taman baca pada umumnya, kegiatan ini dikemas melalui berbagai aktivitas yang interaktif dan menyenangkan. Anak-anak diajak membaca buku cerita dan bacaan edukatif, kemudian dikenalkan pada dasar-dasar literasi digital agar mereka mulai memahami penggunaan teknologi secara bijak dan produktif sejak usia dini. Pengenalan tersebut dilakukan melalui pendekatan sederhana yang mudah dipahami sesuai dengan tingkat perkembangan peserta.
Suasana belajar semakin hidup melalui sesi bernyanyi bersama yang bertujuan membangun kepercayaan diri, melatih keberanian berekspresi, serta mempererat kebersamaan antarpeserta. Keceriaan anak-anak juga terlihat saat mengikuti berbagai permainan edukatif dan aktivitas luar ruangan, seperti bermain sepak bola, yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan motorik, kerja sama tim, sportivitas, serta mengurangi ketergantungan terhadap gawai melalui kegiatan yang lebih aktif dan produktif.
Koordinator program menyampaikan bahwa Taman Baca dan Bermain Bersama tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membaca, tetapi juga membangun keseimbangan antara literasi, kecakapan digital, serta aktivitas fisik anak. Pendekatan tersebut dipilih sebagai respons terhadap perubahan pola bermain anak di era digital yang semakin banyak menghabiskan waktu di depan layar.
Kegiatan mengobrol terkait apa yang diminati
"Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan, tempat anak-anak dapat membaca, mengenal teknologi, bernyanyi, bermain, sekaligus bersosialisasi. Harapannya, mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki pengalaman belajar yang membentuk karakter, kreativitas, dan semangat untuk terus berkembang," ujar perwakilan mahasiswa KKN Hexa Abhinaya.
Antusiasme peserta tampak pada setiap pelaksanaan kegiatan. Anak-anak mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh semangat, mulai dari membaca buku, berdiskusi, mengenal perangkat digital, hingga bermain bersama di lapangan. Kehadiran program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai mampu menghadirkan alternatif kegiatan yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak pada akhir pekan.
Melalui program Taman Baca dan Bermain Bersama, mahasiswa KKN Mitra Orda IKMABO-BR Kelompok 6 Hexa Abhinaya berharap budaya literasi, kecakapan digital, serta kebiasaan beraktivitas di luar rumah dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Program ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui transfer ilmu, tetapi juga melalui penciptaan ruang belajar yang mendorong lahirnya generasi yang gemar membaca, cakap memanfaatkan teknologi, sehat secara fisik, dan aktif bersosialisasi.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda