Sumber Foto : Akun tiktok.com/@mbg.sppg.mappasaile
“Menu ini disesuaikan dengan porsi usia, yakni porsi kecil untuk anak TK hingga SD kelas III, serta porsi lebih besar untuk jenjang di atasnya,” ujarnya.
Sementara itu, pada hari Jumat, SPPG Mappasaile menyajikan menu khas lokal berupa Coto Makassar. Sedangkan pada hari Sabtu, siswa mendapatkan menu kering berupa buah, susu, dan roti.
Ahli Gizi SPPG Mappasaile, Nur Amaliah, menjelaskan bahwa seluruh menu disusun secara bervariasi, baik dari sisi lauk maupun sumber karbohidrat.
“Kami menggunakan sumber karbohidrat yang beragam, seperti nasi putih, ketupat, hingga kentang. Semua menu didistribusikan dan disusun sesuai standar gizi dari Badan Gizi Nasional,” jelasnya.
Ia menambahkan, khusus menu kentang goreng yang disajikan untuk anak TK, PAUD, serta siswa SD kelas I hingga III, porsi dan kandungan gizinya telah disesuaikan dengan kebutuhan kelompok usia tersebut.
Menu tersebut terdiri atas kentang goreng, ayam goreng lalapan, saus asam manis kacang, garnish selada dan timun, serta buah pisang raja. Berdasarkan hasil perhitungan gizi, menu ini mengandung energi sebesar 337,3 kilokalori, protein 15,09 gram, lemak 17,59 gram, karbohidrat 23,92 gram, serta serat pangan 3,7 gram.
“Dengan penyajian menu yang variatif dan terstandar, SPPG Mappasaile berharap program pemenuhan gizi bagi siswa dapat berjalan optimal dan berdampak positif terhadap kesehatan serta semangat belajar anak-anak,” tambahnya, Minggu (8/2/2026).
@mbg.sppg.mappasaile Menu SPPG Mappasaile Jumat 19 Desember 2025 "Sop Saudara Khas Pangkep". Masyaallah tidak terasa sampai ke penghujung menu minggu ini, Selamat berlibur adik adik sampai bertemu kembali di minggu berikutnya🌞🫰🏻. Salam hangat SPPG Mappasaile🩵 #makananbergizigratis #badangizinasional #presidenprabowosubianto ♬ suara asli - SPPG Banjarnegoro Magelang
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda