BOJONEGORO, JurnalPost.com - Menyiapkan biaya pendidikan anak menjadi salah satu tantangan keuangan yang dihadapi orang tua. Kebutuhan pendidikan yang terus berkembang membuat keluarga perlu menyusun perencanaan keuangan sejak dini, termasuk menentukan cara menyimpan dan mengelola dana untuk kebutuhan sekolah anak di masa mendatang.
Persiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan biaya masuk sekolah, tetapi juga mencakup pembelian perlengkapan belajar, kebutuhan penunjang pendidikan, hingga biaya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Selain mengandalkan tabungan konvensional, orang tua dapat mempertimbangkan sejumlah instrumen keuangan untuk membantu mencapai target dana pendidikan. Salah satu alternatif yang dapat dipelajari adalah investasi emas melalui layanan Tabungan Emas yang tersedia di aplikasi BRImo milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Layanan tersebut memberikan akses kepada nasabah untuk melakukan transaksi produk Tabungan Emas Pegadaian secara digital melalui aplikasi BRImo, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Anak
Perencanaan dana pendidikan sebaiknya dimulai dengan memperkirakan kebutuhan biaya dan menentukan kapan dana tersebut akan digunakan. Dengan mengetahui target yang ingin dicapai, orang tua dapat menyusun strategi menabung atau berinvestasi secara lebih terukur.
Menyisihkan sebagian pendapatan secara rutin dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan mengelola keuangan keluarga. Besarnya dana yang dialokasikan tidak harus sama pada setiap rumah tangga, melainkan disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing.
Septian, salah seorang orang tua sekaligus nasabah BRI di Bojonegoro, menilai bahwa persiapan biaya pendidikan merupakan bagian penting dari tanggung jawab keluarga dalam merencanakan masa depan anak.
"Sebagai orang tua, kami tentu ingin kebutuhan pendidikan anak bisa dipersiapkan sejak awal. Karena itu, kami berusaha mengatur pengeluaran dan menyisihkan sebagian penghasilan agar nantinya memiliki dana untuk kebutuhan sekolah anak," ungkap Septian.
Menurutnya, kebiasaan menyisihkan penghasilan secara disiplin dapat membantu keluarga menghadapi kebutuhan pendidikan yang telah direncanakan.
Ia juga memandang bahwa pemahaman terhadap berbagai layanan keuangan penting agar masyarakat dapat menentukan pilihan sesuai dengan kondisi ekonomi dan tujuan masing-masing.
Mengenal Tabungan Emas Melalui BRImo
Perkembangan layanan keuangan digital memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengenal berbagai produk tabungan dan investasi, termasuk emas.
Melalui aplikasi BRImo, nasabah dapat mengakses layanan Tabungan Emas Pegadaian tanpa harus melakukan pembelian emas dalam bentuk perhiasan secara langsung.
Layanan ini memungkinkan nasabah melakukan transaksi pembelian emas dan memantau saldo kepemilikannya secara digital. Meski demikian, setiap transaksi tetap mengikuti persyaratan, biaya, dan mekanisme yang ditetapkan oleh penyedia layanan.
Bagi keluarga yang sedang merencanakan biaya pendidikan, emas dapat menjadi salah satu instrumen yang dipertimbangkan sebagai bagian dari pengelolaan keuangan jangka panjang.
Namun, investasi emas bukanlah instrumen yang menjamin keuntungan. Harga emas dapat mengalami kenaikan maupun penurunan mengikuti perkembangan pasar.
Selain perubahan harga, nasabah perlu memperhitungkan selisih antara harga beli dan harga jual kembali atau spread, serta biaya administrasi yang mungkin dikenakan.
Faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi nilai dana yang diterima ketika emas dijual kembali.
Sesuaikan Pilihan Investasi dengan Kebutuhan Keluarga
Pemilihan instrumen untuk dana pendidikan perlu mempertimbangkan jangka waktu penggunaan dana. Kebutuhan biaya sekolah yang harus dipenuhi dalam waktu dekat sebaiknya tidak sepenuhnya bergantung pada instrumen investasi yang nilainya berfluktuasi.
Ketersediaan dana tunai tetap penting agar keluarga dapat memenuhi pembayaran pendidikan tepat waktu tanpa harus menjual aset ketika kondisi pasar kurang menguntungkan.
Septian juga mengingatkan pentingnya menyesuaikan pilihan investasi dengan tujuan keuangan keluarga.
"Orang tua sebaiknya menyesuaikan instrumen investasi dengan waktu penggunaan dana pendidikan," jelasnya.
Dengan demikian, keputusan menggunakan Tabungan Emas maupun produk keuangan lainnya perlu didasarkan pada pemahaman terhadap manfaat, risiko, serta kemampuan finansial masing-masing keluarga.
Orang tua juga perlu membedakan dana untuk kebutuhan pendidikan jangka pendek dengan dana yang disiapkan untuk jenjang pendidikan berikutnya.
Perencanaan yang dilakukan secara bertahap dapat membantu keluarga lebih siap menghadapi pengeluaran pendidikan tanpa mengganggu pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.
Pada akhirnya, Tabungan Emas melalui BRImo merupakan salah satu alternatif layanan keuangan yang dapat dipelajari masyarakat, bukan satu-satunya pilihan dalam mempersiapkan biaya pendidikan anak.
Disiplin menabung, pengelolaan pengeluaran, serta pemilihan instrumen yang sesuai dengan kebutuhan tetap menjadi faktor penting dalam membangun kesiapan keuangan keluarga.
"Persiapan dana pendidikan tidak hanya bergantung pada penghasilan saat ini, tetapi juga didukung kebiasaan mengelola keuangan secara disiplin sesuai kemampuan keluarga," pungkas Septian.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda