Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. SEVENTEEN dalam Soft Power Korea Selatan melalui Musik sebagai Diplomasi

SEVENTEEN dalam Soft Power Korea Selatan melalui Musik sebagai Diplomasi

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
12 Oktober 2025, 13.26 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Soft Power Korea

Oleh: Lukyta Rahmadanti

JurnalPost.com - Bisakah musik menjadi alat diplomasi negara? Pertanyaan ini mungkin terdengar aneh di tengah dunia politik global yang kini dipenuhi ketegangan dan persaingan militer. Tapi Korea Selatan berhasil membuktikan bahwa kekuatan budaya bisa jadi strategi nasional yang efektif. Lewat gelombang budaya atau Hallyu, negeri ginseng ini mengubah musik, drama, hingga fashion jadi strategi untuk menaklukkan dunia. Salah satu contohnya adalah SEVENTEEN, boy group dengan pesan solidaritas dan kerja keras yang sukses menembus batas negara lewat melodi dan tarian.

IKLAN

Konsep ini dikenal sebagai soft power, istilah dari Joseph Nye yang menjelaskan bahwa pengaruh budaya mampu menarik simpati negara lain tanpa paksaan. Korea Selatan memanfaatkannya dengan serius. Pemerintah membentuk lembaga seperti KOFICE dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata (MCST) untuk mengelola diplomasi budaya. Bahkan, menurut konsep strategic culture dari Johnston, kebijakan luar negeri juga lahir dari nilai-nilai masyarakatnya dan nilai seperti kerja keras, harmoni, dan semangat kolektif memang jadi ciri khas Korea.

GEO PARK
Baca Juga

Revalidasi UNESCO Global Geopark, Semen Tonasa Perkuat Konservasi Bulu Sipong

Setelah melewati krisis ekonomi Asia 1997, Korea Selatan beralih dari industri berat ke industri kreatif. Budaya dijadikan ekspor unggulan dan alat diplomasi baru. Dalam konteks ini, SEVENTEEN bukan cuma grup K-pop, tapi simbol diplomasi budaya modern Korea. Dengan 13 anggota dari berbagai negara, termasuk tiga dari Tiongkok. Mereka mencerminkan nilai multikultural yang mendukung citra Korea sebagai negara yang terbuka dan inklusif.

IKLAN

Lewat lagu-lagu seperti “Together,” “Healing,” “Don’t Wanna Cry,” dan “Super,” SEVENTEEN menyebarkan pesan positif tentang kerja keras dan solidaritas. Mereka juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti kampanye UNESCO “Going Together – For Youth Creativity and Well-Being” tahun 2022 dan menjadi duta “Visit Korea Year 2023–2024” yang ikut mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif. Selain itu, SEVENTEEN menjadi grup K-Pop pertama yang dipilih jadi duta UNESCO yang dilantik menjadi Goodwill Ambassador for Youth UNESCO pada 26 Juni 2024. Melalui World tour mereka “FOLLOW” tahun 2023-2024, mereka berhasil menarik jutaan penonton di berbagai negara dan membuktikan bahwa musik bisa jadi jembatan diplomasi yang efektif.

Dampaknya terasa nyata, dilihat dari Brand Finance Global Soft Power Index 2025 yang menempatkan Korea Selatan di peringkat ke-12 dunia, naik berkat pengaruh Hallyu. Citra negara yang ramah, kreatif, dan modern kini jadi modal diplomasi baru di tengah ketegangan geopolitik Asia Timur. Citra negara yang ramah dan kreatif ini memperkuat posisi Korea Selatan di panggung internasional tanpa harus bergantung pada kekuatan militer.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Korea Selatan tak perlu mengandalkan kekuatan militer untuk memperkuat posisinya di dunia. Mereka membuktikan bahwa budaya adalah strategi, dan strategi bisa lahir dari budaya. SEVENTEEN menjadi bukti nyata bagaimana musik bisa menjadi bagian dari kebijakan luar negeri yang mampu menyentuh hati dunia dengan berpengaruh besar.

Kuwait–China
Baca Juga

Perempuan Jadi Kekuatan Diplomasi Budaya dalam Hubungan Kuwait–China

Tentu saja, ada tantangan yang harus diwaspadai. Popularitas besar kadang berisiko menjadikan budaya kehilangan maknanya. Komersialisasi berlebihan dapat menggeser nilai-nilai kemanusiaan yang seharusnya jadi inti dari soft power. Selain itu, negara lain seperti Jepang dan Tiongkok kini mulai meniru strategi Hallyu, sehingga Korea harus terus berinovasi agar tetap relevan dan berorientasi pada cultural sustainability, di mana budaya bisa terus menjebatani diplomasi bukan sekedar sebagai komuditas hiburan.

Melangkah ke masa depan, diplomasi budaya lewat musik seperti yang dilakukan SEVENTEEN harus diwujudkan lewat aksi nyata yang menonjolkan keberlanjutan, empati, dan kolaborasi lintas budaya. Di era global yang serba cepat ini, soft power sejati bukan soal siapa yang paling terkenal, tapi siapa yang paling mampu menyentuh hati dunia lewat pesan perdamaian dan solidaritas.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/seventeen-dalam-soft-power-korea-selatan-melalui-musik-sebagai-diplomasi/86759/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.23 WITA

  • #Diplomasi Budaya
  • #Geopark UNESCO
  • #Soft Power Korea

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pilihan Editor

  1. 1 Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan
  2. 2

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  3. 3

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  4. 4

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  5. 5

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.