Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Seni Hidup di Pedesaan, Generasi Muda Wajib Kuasai Skill Ini!!

Seni Hidup di Pedesaan, Generasi Muda Wajib Kuasai Skill Ini!!

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
22 April 2024, 14.29 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Seni Hidup di Pedesaan, Generasi Muda Wajib Kuasai Skill Ini!!
Sumber Foto: UMKM Jono Mebel Blora

JurnalPost.com - Blora dikenal sebagai salah satu kabupaten penghasil jati dengan kualitas terbaik. Banyak kayu jati Blora yang dimanfaatkan dan diproses dengan berbagai macam produk, salah satunya furniture/mebel. Furniture sendiri biasanya digunakan sebagai perabot rumah dengan berbagai macam jenis, seperti; meja, kursi, almari, tolet, dan lain-lain.

Mengapa Generasi Muda Perlu Belajar Keterampilan Membuat Furniture Kayu Jati? Pada era modern yang serba canggih akan teknologi dan industri digital, keterampilan tradisional sering kali terabaikan. Namun, ada keindahan dan nilai dalam profesi tradisional, seperti menjadi seorang pengrajin furniture mebel kayu jati. Generasi muda seharusnya mempertimbangkan untuk belajar keterampilan dalam profesi ini karena bukan hanya memberikan peluang karier yang menjanjikan, namun juga memelihara warisan budaya yang telah diajarkan oleh nenek moyang kita.

IKLAN

Mempelajari Keterampilan yang Berharga

Late Night Health Search Anxiety
Baca Juga

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

1. Keahlian jarang dimiliki semua orang Profesi pengrajin furniture mebel kayu jati melibatkan keterampilan tangan atau secara manual. Saat ini dunia semakin didominasi oleh mesin dan otomatisasi, sehingga kemampuan untuk merancang dan membuat furniture memberikan keunggulan kompetitif yang unik. Peluang bekerja menjadi pengrajin furniture tidak ada matinya selama kayu jati masih ada.

2. Warisan budaya yang harus dipertahankan Kayu jati telah menjadi bagian integral dari warisan budaya di banyak negara. Mempelajari keterampilan dalam profesi ini berarti mempertahankan tradisi dan keindahan dari kerajinan kayu yang telah ada di Indonesia sejak lama.

3. Pilihan Karier yang Menjanjikan Meskipun mungkin terlihat sebagai profesi yang kuno, industri furnitur kayu jati tetap menjadi pasar yang stabil dan berkembang. Generasi muda yang memiliki keterampilan dalam pembuatan furniture memiliki peluang untuk memulai bisnis mereka sendiri atau bekerja untuk perusahaan-perusahaan furnitur terkemuka.

Menghormati Lingkungan dan Keberlanjutan

Nasya Fahma Aulia
Baca Juga

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

IKLAN

1. Penggunaan Bahan Baku yang Ramah Lingkungan Kayu jati adalah bahan baku yang tumbuh secara alami dan dapat diperbaharui. Dengan memanfaatkan kayu jati secara bertanggung jawab, generasi muda dapat menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

2. Minimnya Limbah dan Daur Ulang Dalam proses pembuatan furniture kayu jati, sering kali dapat menghasilkan sedikit limbah jika dilakukan dengan benar. Generasi muda yang belajar keterampilan ini dapat membantu mempromosikan praktik-praktik yang ramah lingkungan, seperti daur ulang kayu bekas atau mengurangi limbah produksi.

3. Pilihan Karier Berkelanjutan Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, ada permintaan yang meningkat untuk produk-produk yang dibuat dengan bahan-bahan alami dan proses produksi yang ramah lingkungan. Mempelajari keterampilan dalam profesi pengrajin furniture mebel kayu jati memberikan kesempatan untuk terlibat dalam industri yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.

Tantangan dan Kesempatan

Asap Negara
Baca Juga

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

1. Tantangan dalam Pembelajaran Belajar keterampilan dalam profesi ini membutuhkan waktu dan dedikasi yang cukup. Generasi muda perlu siap untuk menghadapi tantangan-tantangan seperti proses pembelajaran yang panjang dan kadang-kadang menghadapi kesulitan dalam menguasai teknik-teknik yang kompleks. Belajar menjadi pengrajin furniture sebenarnya dapat juga dibilang tidak mudah, kuncinya harus sabar dan terus berlatih. Tahap pertama mungkin perlu adanya persiapan bahan baku kayu, Selanjutnya tahap pembuatan, dan yang terakhir tahap finishing. Pada tahap finishing biasanya menggunakan bahan cat politur dan clear gloss.

2. Kesempatan untuk Inovasi Meskipun profesi ini didasarkan pada tradisi yang kuat, masih ada ruang untuk inovasi dan kreativitas. Generasi muda memiliki kesempatan untuk menggabungkan keterampilan tradisional dengan teknologi modern untuk menciptakan desain dan produk-produk yang unik dan inovatif. Misalnya bentuk meja kursi jaman dahulu hanya berbentuk polos, dengan adanya inovasi baru sekarang divariasi dengan seni ukir yang modern sesuai request pembeli.

Kesimpulan Mempelajari keterampilan dalam profesi pengrajin furniture mebel kayu jati adalah investasi dalam masa depan yang berkelanjutan, baik dari segi karier maupun lingkungan. Generasi muda harus dihargai dan didorong untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya yang telah diajarkan oleh nenek moyang kita di Indonesia. Dengan belajar keterampilan ini, mereka tidak hanya mengembangkan diri secara pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat sekitar.

Oleh: DIKI HARTANTO Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisib Universitas Trunojoyo Madura

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/seni-hidup-di-pedesaan-generasi-muda-wajib-kuasai-skill-ini/67451/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 03.25 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

Pilihan Editor

  1. 1 Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI
  2. 2

    Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

  3. 3

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  4. 4

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  5. 5

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.