Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Ruang Leluhur yang Tetap Hidup: Mengintip Interior Rumah Hakka Surabaya

Ruang Leluhur yang Tetap Hidup: Mengintip Interior Rumah Hakka Surabaya

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
01 Juli 2025, 01.17 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Ruang Leluhur yang Tetap Hidup: Mengintip Interior Rumah Hakka Surabaya
Gambar 1. Interior dari Rumah Hakka Surabaya (Penulis, 2025)
Penulis: Cliff Jevond Audoric Hakim Petra Christian University

Jejak Komunitas Hakka di Tengah Kota

Di pusat kota Surabaya, ada sebuah rumah yang memiliki sejarah yang luas dan ruang untuk pelestarian budaya. Rumah Perkumpulan Hakka Surabaya, atau Perkumpulan Hwie Tiauw Ka (徽調家會館), adalah salah satu bukti penting eksistensi komunitas Tionghoa Hakka di Indonesia. Rumah ini dikenal sebagai Hakka Huiguan (客家会馆) dalam bahasa Mandarin. Bangunan ini, yang didirikan pada tahun 1901, adalah salah satu rumah perkumpulan Tionghoa tertua di Surabaya yang masih beroperasi hingga hari ini. Rumah ini sejak awal dibangun untuk menjadi pusat aktivitas sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat Hakka di kota pelabuhan. Komunitas Hakka berasal dari wilayah pegunungan di Tiongkok Selatan, terutama Provinsi Guangdong, dan dikenal karena menjadi perantau yang rajin dan berkomunitas. Antara abad ke-18 dan awal abad ke-20, terjadi migrasi besar-besaran di Indonesia. Komunitas ini mendirikan berbagai bentuk organisasi sosial selama proses bermukim, salah satunya adalah rumah perkumpulan atau rumah marga. Rumah Hakka Surabaya, yang dibangun dengan semangat gotong royong, sekarang menjadi ruang budaya yang terbuka bagi siapa saja. Ini adalah salah satu contoh solidaritas dan pelestarian identitas budaya.

Interior Sebagai Cerminan Identitas Leluhur

Saat memasuki rumah ini, kesan pertama yang hadir adalah suasana teduh dan penuh wibawa. Pilar-pilar kayu kokoh menopang atap tinggi, memberikan kesan lapang sekaligus hangat. Di tengah ruangan utama, altar leluhur berdiri sebagai titik fokus, dilengkapi dengan dupa, lilin merah, serta papan nama bertuliskan aksara Tionghoa. Elemen ini mencerminkan penghormatan terhadap silsilah keluarga dan koneksi spiritual yang tetap dijaga hingga kini. Perabot kayu seperti kursi panjang, meja bulat, dan lemari antik berpadu dengan lantai tegel bermotif Peranakan untuk menambah karakter pada ruangan. Lampu gantung tua memberikan cahaya kuning lembut ke ruangan, memperkuat nuansa tradisional yang menyatu dalam suasana. Setiap elemen di dalam tidak hanya mengisi ruang tetapi juga menceritakan nilai, sejarah, dan identitas komunitas.

Tradisi yang Terus Bergerak

Meskipun sarat dengan unsur tradisional, Rumah Hakka tidak menjadi ruang yang membeku. Fungsi sosialnya terus berkembang dan terbuka bagi berbagai kalangan. Saat ini, rumah tersebut aktif digunakan untuk kegiatan budaya, seminar, pameran, hingga kunjungan dari institusi pendidikan. Ruang-ruang di dalamnya tetap dipakai sebagaimana mestinya: aula sebagai ruang diskusi, sisi-sisi rumah menampilkan dokumentasi sejarah komunitas, dan ruang tengah menjadi tempat perjumpaan lintas generasi. Ketika kawan-kawan memiliki kesempatan untuk mengunjungi rumah ini, mereka akan segera menyadari bahwa warisan budaya tidak selalu tersedia dalam bentuk pameran yang diam-diam. Nilai-nilai yang ada di dalamnya lebih mudah diserap dan dipahami ketika interiornya dibiarkan hidup dan digunakan. Fungsi ini menjadikan Rumah Hakka sebagai contoh sempurna dari ruang tradisional yang mampu mengikuti perkembangan zaman.

Menyampaikan Nilai Lewat Ruang

Selain memberikan keindahan visual, interior Rumah Hakka menunjukkan cara suatu komunitas mempertahankan nilai dan identitasnya secara turun-temurun. Pilihan material, ruang, dan benda-benda yang ada di dalamnya memiliki pesan kultural yang signifikan. Ruang bersama, ide altar, dan desain terbuka menunjukkan hubungan antara manusia, budaya, dan lingkungan sosialnya. Ruang-ruang seperti ini menjadi penting sebagai titik ingat di tengah arus modernisasi yang pesat. Mereka menjadi pengingat bahwa desain interior bukan hanya soal gaya, tetapi juga tentang cara untuk bertahan, beradaptasi, dan tetap terhubung dengan tradisi.

Rumah Hakka Terbuka untuk Kawan Semua yang Ingin Belajar

Sekarang, Rumah Perkumpulan Hakka Surabaya tersedia untuk orang-orang yang ingin belajar dan mengenal lebih banyak tentang keberagaman budaya Indonesia. tidak hanya sebagai struktur sejarah, tetapi juga sebagai tempat untuk berbicara dan berbagi pengetahuan. Desain interiornya mencerminkan semangat komunitas yang ingin dikenang dan bertahan selama bertahun-tahun. Kawan-kawan akan menemukan bahwa tempat ini bukan sekadar tempat untuk melihat masa lalu; itu adalah tempat untuk merasakan bagaimana budaya terus hidup dan berkembang di antara pilar kayu, cahaya lampu gantung, dan suara percakapan generasi saat ini.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/ruang-leluhur-yang-tetap-hidup-mengintip-interior-rumah-hakka-surabaya/83082/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.58 WITA

  • #Desainer
  • #Interior
  • #Interior Rumah
  • #Petra Christian University

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027
  2. 2

    Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?

  3. 3

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  4. 4

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  5. 5

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.