Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Revolusi Tempat Sampah Pintar: Otomatisasi Pemilahan Sampah Berbasis IoT untuk Lingkungan Berkelanjutan

Revolusi Tempat Sampah Pintar: Otomatisasi Pemilahan Sampah Berbasis IoT untuk Lingkungan Berkelanjutan

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
02 Desember 2025, 13.36 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Revolusi Tempat Sampah Pintar: Otomatisasi Pemilahan Sampah Berbasis IoT untuk Lingkungan Berkelanjutan

Berbasis IoT

Penulis: Kamelia Asal kampus/organisasi: Telkom University – Kampus Jakarta / Prodi S1 Teknik Telekomunikasi

IKLAN

JurnalPost.com - Pertumbuhan jumlah penduduk yang cepat dan gaya hidup konsumtif membuat produksi sampah meningkat pesat. Sampah sendiri adalah sisa-sisa yang sudah tidak digunakan lagi setelah suatu aktivitas selesai. Salah satu masalah utamanya adalah rendahnya kesadaran masyarakat dan minimnya sarana untuk memisahkan sampah organik dan non-organik. Akibatnya, banyak orang masih mencampur kedua jenis sampah tersebut, sehingga proses daur ulang dan pengelolaan sampah jadi tidak efektif.

Desa Sampet
Baca Juga

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Setiap harinya, Indonesia menghasilkan jutaan ton sampah, menjadikannya salah satu negara dengan produksi sampah terbesar di dunia. Pengelolaan sampah yang tidak tepat bukan hanya mencemari lingkungan, tapi juga bisa menimbulkan masalah kesehatan. Sampah organik yang tidak dipisahkan akan membusuk dan menghasilkan gas berbahaya, sedangkan sampah non-organik yang dibuang sembarangan bisa menimbulkan polusi jangka panjang.

Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam pemilah sampah memiliki potensi untuk membawa manfaat signifikan bagi pengelolaan limbah, namun juga dihadapkan pada berbagai tantangan terkait aspek kesehatan dan social.

IKLAN

Sekolah SMK Prudent School merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan yang berada di Tangerang. Namun sekolah ini masih belum memiliki tempat sampah yang dapat memilah sampah organic dan non organic. Kondisi ini menunjukkan kebutuhan mendesak akan tempat sampah yang mampu memilah organic dan anorganik. Sehingga membuat tim pengmas Telkom University Jakarta – Prodi Sarjana Tekni Telekomunikasi membuat alat bantu pembelajaran tempat sampah otomatis untuk SMK Prudent School.

Untuk mencapai tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seluruh rangkaian aktivitas dirancang dalam tiga tahapan utama, yaitu pra-kegiatan, pelaksanaan, dan pasca-kegiatan. Tahap pra-kegiatan mencakup proses perencanaan yang terstruktur serta persiapan yang komprehensif, yang bertujuan memastikan bahwa kegiatan yang disusun dapat dilaksanakan secara efektif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sasaran. Pada tahap ini juga dilakukan analisis kebutuhan serta penetapan lokasi pelaksanaan kegiatan.

FOTO 19 SEPTEMBER 2026
Baca Juga

Prodi Teknologi Rekayasa Komputer Sekolah Vokasi IPB Dampingi Warga Mulyaharja Kelola Sampah Plastik Berbasis Teknologi

Pada fase pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dilakukan kegiatan sosialisasi terkait perangkat tempat sampah otomatis yang telah berhasil dikembangkan. Tim pengabdian menyampaikan uraian yang mendalam mengenai proses perancangan perangkat beserta tata cara operasional yang harus diterapkan. Kehadiran perangkat tersebut diharapkan mampu memperluas pemahaman peserta, khususnya para siswa, mengenai konsep perancangan teknologi sekaligus meningkatkan kesadaran akan urgensi pemilahan sampah serta pembuangannya pada tempat yang sesuai.

Otomatisasi

Tahap pasca-kegiatan merupakan fase penutup yang memiliki peran strategis dalam keseluruhan proses pengabdian kepada masyarakat. Pada tahap pasca-kegiatan merupakan tahap terakhir dan menjadi komponen yang krusial dalam keseluruhan siklus pengabdian. Fase ini mencakup evaluasi komprehensif terhadap dampak kegiatan, pendokumentasian temuan dan capaian, serta perumusan rekomendasi tindak lanjut guna memastikan keberlanjutan manfaat program. Evaluasi pasca-kegiatan tidak hanya berfungsi sebagai penjamin mutu, tetapi juga sebagai dasar perbaikan untuk implementasi kegiatan pengabdian masyarakat di masa mendatang. Pada tahap pasca-kegiatan, dilakukan penyebaran kuesioner evaluasi untuk menilai sejauh mana pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat telah memenuhi tujuan serta kebutuhan mitra. Instrumen evaluasi ini digunakan untuk memperoleh gambaran objektif terkait efektivitas kegiatan yang telah dilaksanakan.

Berdasarkan hasil umpan balik yang ditampilkan pada tabel, kegiatan pengabdian kepada masyarakat memperoleh respons yang sangat baik, ditunjukkan oleh persentase responden yang memberikan penilaian setuju dan sangat setuju yang melebihi angka rata-rata 85%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan program pengabdian telah berjalan sejalan dengan tujuan yang dirumuskan serta mampu menjawab kebutuhan mitra secara efektif.

Belajar IoT
Baca Juga

Belajar IoT dari Sensor DHT11, Siswa SMKN 2 Depok Praktik Monitoring Lingkungan Digital

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/revolusi-tempat-sampah-pintar-otomatisasi-pemilahan-sampah-berbasis-iot-untuk-lingkungan-berkelanjutan/88635/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 14.52 WITA

  • #IoT
  • #Tempat Sampah

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Pilihan Editor

  1. 1 Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus
  2. 2

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

  3. 3

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

  4. 4

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

  5. 5

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.