Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Revolusi Kampanye Politik: Pentingnya Digitalisasi dalam Politik Era Kini

Revolusi Kampanye Politik: Pentingnya Digitalisasi dalam Politik Era Kini

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
12 Mei 2023, 11.30 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
12 Mei 2023, 11.30 WITA · 5 menit baca
5 menit baca
Revolusi Kampanye Politik: Pentingnya Digitalisasi dalam Politik Era Kini
Lokasi : Jambangan, Surabaya, Jawa Timur
Karya: Ni Wayan Ravi Febrianti Purnama JurnalPost.com - Seperti yang kita ketahui bahwa Pemilu Indonesia semakin mendekati tanggalnya, hal ini berdampak dengan banyaknya partai – partai di Indonesia yang semakin gencar untuk melakukan kampanye untuk calon calon yang telah mereka gadang gadangkan. Kampanye ini mereka lakukan disegala platform yang dapat mereka gunakan.

Masalah yang terjadi

Kampanye adalah salah satu media bagi masyarakat untuk lebih mengenal pemimpin pemimpin yang nantinya akan mereka pilih, hal ini merupakan dampak positif dari kampanye. Masyarakat yang awalnya tidak mengetahui siapa saja calon yang dicanangkan, bagaimana program kerja yang mereka tawarkan semuanya dapat mereka ketahui dari adanya kampanye, yang menjadi masalah bagi saya adalah hampir sebagian besar kampanye di Indonesia dilakukan dengan menggunakan media cetak. Sepanjang perjalanan saya tadi untuk satu calon saja terpampang banyak sekali poster yang ditempel di tiang listrik. Hal ini tentu menarik perhatian saya untuk poster yang memiliki isi sama persis mengapa harus dipasang di sepanjang perjalanan, antara tiang listrik satu dengan lainnya dipasangi poster yang sama persis dengan calon yang sama pula. Tentunya hal ini dapat menyebabkan polusi bagi saya yang pertama adalah poster yang jatuh akhirnya mengotori area sekitar, dan menurut saya poster tadi juga memberikan efek polusi pemandangan. Karena yang awalnya tiang tiang listrik bersih atau beberapa ada poster sedot wc, sekarang semuanya ada foto calon legislative yang diusung oleh salah satu partai. Dan hal kedua yang menjadi perhatian saya adalah bagaimana partai yang bersangkutan ini nantinya akan melakukan pembersihan area sekitar yang telah mereka pasangi poster tersebut agar tidak menjadi polusi bagi area tersebut, karena jujur masih ada beberapa poster pemilu yang berkeliaran yang bahkan massa nya sudah lewat, pemilu tersebut sudah selesai. Tentunya hal ini menjadi masalah, karena artinya poster poster yang banyak tadi akhirnya hanya mengotori area sekitar. Bagaimana jika area itu padat penduduk, pastinya masyarakat akan lebih diresahkan karena nantinya mereka lah yang harus melakukan pembersihan poster calon legislatif yang bahkan mungkin bukan merupakan calon yang mereka pilih. Saya tidak mengatakan bahwa kampanye dengan media cetak adalah hal yang buruk, namun semua hal berjalan dengan baik apabila dengan porsi yang pas dan sesuai. Mungkin partai-partai bersangkutan dapat memasang poster mereka dengan jarak yang sesuai pula, agar poster tersebut jatuhnya memberi manfaat bukan menjadi polusi di lingkungan sekitar.

Bagaimana solusinya ?

Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini Indonesia sudah memasuki Revolusi Industri 4.0 yang mana artinya banyak aspek sosial di Indonesia yang beralih ke arah digital, atau gampangnya banyak aspek sosial di Indonesia yang di digitalisasikan. Hal ini menandakan bahwa Indonesia mulai memasuki Era Digitalisasi. Digital ini memberi dampak yang sangat bervariatif di masyarakat, dampak positif yang paling dirasakan adalah mudahnya masyarakat dalam mendapat informasi dan mengakses informasi tersebut. Media digital yang dapat digunakan untuk menyebar berita pun sangat banyak mulai dari skala nasional hingga media-media digital skala Internasional pun dapat diakses dengan mudah. Media sosial yang ditawarkan pun sangat banyak dan bervarisi, masyarakat Indonesia pengguna media sosial pun sangatlah banyak, bahkan Indonesia menurut riset yang dilakukan oleh We Are Social and Hootsuite menempati angka pengguna Instagram terbanyak ke-4 di dunia, dengan angka mencapai 89,15 juta pengguna. Hal ini tentunya dapat menjadi salah satu solusi yang ditawarkan terkait permasalahan yang terjadi terkait kampannye politik tadi. Dengan menggunakan media sosial sebagai media kampanye tentunya partai partai terkait dapat mengurangi anggaran yang mereka gunakan untuk mendanai kampanye dan dapat mengalokasikan dana tersebut ke hal-hal postif lainnya. Selain itu manfaat lain yang dapat digunakan adalah berkurangnya polusi yang dihasilkan pasca kampanye, sehingga lingkungan pun mejadi lebih bersih. Pemerintah juga telah mengatur regulasi berkampanye di media sosial. Contohnya saja dalam PKPU 23/2018 disebutkan, akun media sosial untuk kampanye peserta pemilu paling banyak 10 per aplikasi. Namun di Perbawaslu 28/2018, selain mengawasi 10 akun, Bawaslu juga mengawasi akun media sosial yang tak didaftarkan ke KPU. Tentunya tidak memungkiri bahwa aka nada dampak negatif yang dihasilkan dengan kampanye di media sosial ini, contohnya saja ujaran kebencian. Namun hal tersebut juga tidak semerta-merta membuat kampanye di media sosial ini menjadi hal yang buruk. Saya percaya setiap calon memiliki massa nya masing masing, massa yang mendukung mereka itulah nantinya yang akan membantu mereka dalam menghadapi ujaran kebencian dari pihak-pihak oposisi. Selain itu dengan kampanye menggunakan media sosial, calon legislatif juga dapat mendengar aspirasi dari masyarakat dan menawarkan solusi bagi masyarakat. Lagipun apabila mereka terpilih nantinya mereka akan bekerja untuk mencari solusi dari aspirasi masyarakat, penggunaan media sosial ini dapat menjadi salah satu wadah untuk calon legislatif menjalin hubungan dengan masyarakat.

Kesimpulan

Digitalisasi politik dengan penggunaan media sosial sebagai media kampanye politik dapat menjadi salah satu solusi dalam usaha mengurangi polusi di Indonesia khusunya polusi pasca kampanye. Dengan kampanye di media sosial masyarakat dapat menggalih lebih dalam calon legislatif yang nanti akan mereka pilih, sehiingga masyarakat yakin dengan pilihannya. Selain itu manfaat lainnya calon legislatif tersebut dapat membangun hubungan yang baik dengan masyarakat yang nantinya akan mereka wakili atau mereka pimpin. Dampak postif lainnya anggaran yang seharusnya mereka gunakan untuk mendanai kampanye di media cetak tersebut dapat mereka alokasikan ke hal-hal positif yang mungkin dapat memberi manfaat bagi masyarakat, dan memberi citra yang baik di masyarakat. Sekali lagi saya menekankan, kampanye di media cetak bukanlah hal yang buruk asal dilakukan dengan porsi dan cara yang sesuai, sehingga tidak memberi dampak negatif pada masyarakat sekitar.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/revolusi-kampanye-politik-pentingnya-digitalisasi-dalam-politik-era-kini/48921/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 07 November 2026, 08.41 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

HUT ke-58, Semen Tonasa Gandeng BULOG Sediakan 580 Paket Sembako Murah di Pangkep

Dosen UMI Edukasi Ibu Hamil tentang Sleep Hygiene dan Mindfulness untuk Cegah Risiko Hipertensi Kehamilan

Pengelola Museum di Surabaya Perkuat Profesionalisme Kehumasan, Strategi Pemasaran, dan Pelayanan Pengunjung

Dukung Pengamanan Objek Vital Nasional, Semen Tonasa Jadi Lokasi Latihan Hanud Pasif

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Peneliti FMIPA Universitas Negeri Malang Ungkap 4.126 Varian Bakteri Usus Katak Sawah di Kawasan Pertanian

Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

Mempersiapkan Santri Menghadapi Dunia Kerja Digital, Pesantren Perlu Perkuat Keterampilan Teknologi

Pilihan Editor

  1. 1 Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS
  2. 2

    Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam: Antara Semangat Mendirikan Lembaga dan Tantangan Manajemen

  3. 3

    Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

  4. 4

    Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

  5. 5

    Bagaimana SerpNames Membantu Pembeli Menemukan Koleksi Aged Domain Terbaru

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.