Jakarta, JurnalPost.com – Relawan JakWay memberikan apresiasi terhadap langkah Ridwan Kamil, calon Gubernur DK Jakarta 2024-2029, yang merangkul pedagang pasar tradisional di Jakarta.
Blusukan Ridwan Kamil pada Kamis, 24 Oktober 2024 ke Pasar Kebayoran Lama, menunjukkan kepeduliannya terhadap pasar tradisional sebagai salah satu elemen penting dalam perekonomian rakyat kecil.
Arafat Helmy, Koordinator Pusat Relawan JakWay, menyebutkan bahwa Ridwan Kamil memiliki visi yang kuat dalam mendorong peran pemerintah untuk lebih aktif melindungi pasar tradisional.
JakWay sebagai organisasi modern yang memiliki program strategis "RangKul Pasar, RangKul Pedagang Pasar Tradisional" memandang Ridwan Kamil adalah figur yang bisa membawa perubahan signifikan bagi pasar-pasar di Jakarta, memastikan mereka tetap berfungsi sebagai pusat ekonomi kerakyatan.
“Bang Emil berkomitmen untuk memperjuangkan keberlangsungan pasar tradisional di Jakarta. Kami percaya ia mampu mendorong dan memimpin pemerintahan untuk lebih serius lagi dalam melindungi dan memajukan pasar” ujar Arafat.
Relawan JakWay juga menyatakan keyakinan mereka bahwa Ridwan Kamil akan melibatkan pedagang dalam setiap proses kebijakan yang terkait dengan pasar tradisional.
Menurut Arafat, pendekatan partisipatif ini akan membuat kebijakan yang dihasilkan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan para pedagang. “Kami percaya Bang Emil akan mendengar langsung dari pedagang, memastikan suara mereka terwakili dalam setiap kebijakan,” tambahnya.
Selain itu, JakWay berharap Ridwan Kamil juga fokus pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) pengelola pasar tradisional. Dengan pengelolaan yang lebih profesional, pasar tradisional bisa lebih hidup, menarik daya beli masyarakat, dan bersaing dengan pasar modern. “Pasar tradisional harus jadi tempat yang nyaman dan berfungsi sebagai roda penggerak ekonomi Jakarta,” tambah Imam Hadi Kurnia, selalu Pembina Relawan JakWay
Ridwan Kamil sendiri berjanji akan mengutamakan pasar tradisional jika terpilih, memastikan keberlanjutan sektor ini di tengah tantangan zaman.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda