• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Titik Tertinggi Keindahan Curug Kawung

Editor Redaksi
12 Maret 2024
in Wisata

Oleh : Syabita Salma Nugrani (Mahasiswa Prodi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi, IPB University)

JurnalPost.com – Perjalanan ini berawal dari saat aku dan teman-temanku tengah kumpul bersama selepas kuliah. Kami yang memang selalu bersama selepas selesai kuliah memang sering untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama untuk sekadar bergurau satu sama lain atau makan bersama. Saat itu kami sudah memasuki penghujung semester yang dimana sebentar lagi akan menghadapi ujian akhir semester dan akan libur panjang yang menjadi saat-saat yang sangat dinanti. Saat tengah berkumpul, salah satu temanku berkata menanyakan rencana kami masing-masing saat liburan nanti. Masing-masing dari kami pun menjawab ingin menghabiskan waktu dengan keluarga, entah hanya berkumpul di rumah ataupun pergi berlibur. Bertemu dengan teman sekolah yang kini terpisah jarak karena kuliah juga menjadi salah satu rencana kami ketika liburan nanti.

Di tengah perbincangan tersebut, aku secara tiba-tiba aku mengatakan untuk mengajak kami semua berlibur bersama sebelum masing-masing dari kami kembali ke rumah di musim liburan nanti. Teman-teman yang lain pun terlihat antusias dan setuju dengan ajakan ku. Kemudian kami langsung merundingkan untuk ke destinasi mana kita akan berlibur. Beberapa pertimbangan destinasi menjadi bahan perundingan kami untuk menentukan destinasi yang pas untuk kami. Curug Kawung menjadi destinasi yang kami sepakati bersama. Kami sangat ber antusias untuk perjalanan ini dan mulai berunding menentukan kapan dan bagaimana sistematika kami saat berlibur nanti.

Curug Kawung kami pilih sebagai destinasi tujuan berlibur kami merupakan hasil rekomendasi salah seorang teman salah satu dari kami. Temannya berkata bahwa Curug Kawung memiliki bentangan alam yang indah dan sangat seru karena memiliki medan perjalanan yang cukup menantang. Ditambah lagi jarak yang tidak begitu jauh dari tempat kami yang berada di tengah Bogor Kota semakin meyakinkan kami untuk memilih Curug Kawung sebagai destinasi liburan kami.

Hari yang telah kami nanti pun akhirnya tiba. Kami telah berkumpul di suatu taman komplek pada pukul 07.00 pagi seperti yang telah kami sepakati bersama pada saat perundingan sistematika liburan saat itu. Setelah semua berkumpul kami membagi teman satu motor yang di mana kami berjumlah delapan orang yang terdiri dari empat laki-laki dan empat perempuan dan terdapat empat motor dalam perjalanan ini. Setelahnya kami melakukan doa bersama sebelum melakukan perjalanan menuju destinasi tujuan agar tetap diberi kemudahan dan keselamatan hingga kami kembali lagi ke tempat rumah masing-masing. Setelah berdoa, kami kembali memastikan bahwa semua barang yang kami bawa sudah aman dan tidak ada yang tertinggal. Kami juga memastikan kendaraan yang akan. kami gunakan dalam perjalanan ini telah aman. Setelah segala persiapan dan memastikan semua aman, kami pun memulai perjalanan menuju destinasi tujuan kami.

Perjalanan yang akan kami tempuh menuju destinasi tujuan kami yaitu Curug Kawung akan ditempuh selama sekitar 40 menit hingga satu jam dengan jarak 16 KM dari titik kumpul kami yang berada di tengah Bogor Kota. Perjalanan kami pun berjalan dengan lancar walaupun terdapat kendala seperti salah satu motor teman kami tertinggal hingga kami berhenti sejenak menunggu kedua teman kami yang kemudian kami kembali melanjutkan perjalanan menuju destinasi tujuan kami. Perjalanan kami melewati perkampungan warga yang berada di bukit-bukit dan terkadang menempuh jalan yang menanjak dan sedikit curam. Meskipun begitu, kami tetap menikmati
perjalanan tersebut. Keindahan alam yang terbentang selama perjalanan kami pun sangat menyejukkan hati dan pikiran kami. Belum tepat sampai pada destinasi tujuan, kami pun sudah merasa sangat bahagia dengan menikmati bentangan alam yang indah serta udara sejuk sepanjang perjalanan kami.

Tak terasa 45 menit dengan jarak 16 KM pun telah kami tempuh. Perjalanan ini pun akhirnya sampai pada titik tujuan kami. Tepat pada pukul 08.05 kami telah sampai pada area Curug Kawung. Sesampainya di sana kami langsung membeli tiket masuk dan tiket parkir dan langsung berjalan memasuki area Curug Kawung. Pada area tersebut tidak hanya terdapat satu curug, melainkan terdapat tiga curug, yaitu Curug Nangka, Curug Daun, dan Curug Kawung. Curug Kawung merupakan curug yang berada pada area tertinggi. Karena itu, diperlukan menempuh perjalanan dan hiking selama kurang lebih 20-30 menit untuk bisa sampai pada Curug Kawung. Sebelum kami memulai perjalanan mendaki menuju Curug Kawung, kami memutuskan untuk beristirahat sejenak untuk sekedar minum dan menikmati kesejukan alam di sekitar.

Setelah semua telah beristirahat sejenak, kami pun memulai perjalanan mendaki menuju Curug Kawung. Perjalanan dimulai dengan melewati jalan yang masih landai dan melewati jembatan kecil. Tak selang beberapa lama pendakian pun dimulai. Jalanan yang menanjak dengan banyaknya anak tangga ini satu persatu mulai kami naiki. Awalnya kami tidak terlalu merasa akan melelahkan, namun baru kurang lebih 7 menit berlalu, beberapa dari kami mulai kelelahan menaiki anak tangga tersebut. Aku dan ketiga temanku telah sampai pada anak tangga terakhir di atas sana. Sementara empat temanku lainnya masih tertinggal beberapa anak tangga dibawah sana. Kami pun menunggu di atas sini dan setelah semua telah sampai pada titik yang sama, kami beristirahat sejenak.

Perjalanan tidak berhenti sampai di situ. Kami masih harus terus menempuh perjalanan. Kini tantangan baru dimulai. Sebelumnya kami melewati anak tangga yang terdapat pagar sebagai pegangan saat menanjak, kini kami harus melewati aliran sungai kecil dari salah satu curug lain yang ada disini, yaitu Curug Daun yang kemudian kami akan melanjutkan perjalanan mendaki jalan terjal kembali. Kali ini perjalanan kami melewati medan yang cukup menantang. Jalanan yang semulanya kering dan hanya terdapat anak tangga, kini kami harus melewati medan perjalanan yang penuh berbatuan dan cukup licin karena banyaknya lumut di sekitar area perjalanan tersebut.

Semua halang rintang perjalanan pendakian terus kami lewati. Namun, kami mendapati kendala. Salah satu teman perempuan kami sangat kelelahan hingga rasanya tak sanggup melanjutkan perjalanan ini. Kami pun berusaha meyakinkan dan meminta untuk semua beristirahat sejenak untuk kembali mengumpulkan energi agar bisa melanjutkan perjalanan kembali. Setelah kembali yakin dan dirasa kembali memiliki energi, kami pun melanjutkan perjalanan ini dan melakukan perjalanan lebih santai dibanding sebelumnya agar tidak terlalu merasa lelah. Di penghujung perjalanan pendakian kami, sudah mulai terdengar suara aliran air yang menandakan tak lama lagi kami akan sampai pada titik tujuan kami. Terdapat anak tangga yang harus kami tempuh sebelum pada akhirnya kami sampai pada area tertinggi yang di mana terdapat Curug Kawung yang menjadi destinasi utama kami disini.

Rasa lelah itu pun seakan terbayarkan melihat keindahan aliran air pada Curug Kawung yang dengan susah payah dan penuh perjuangan telah kami tempuh. Sesampainya di atas sini, kami bersorak kegirangan mengucap syukur. Mata berbinar kami pancarkan terhadap karunia Tuhan atas keindahan alam ciptaannya ini. Setelahnya kami pun mulai berjalan menuju area curug dan bermain air di area curug tersebut. Pancaran wajah penuh gembira kami hadirkan disana. Keceriaan penuh tawa seakan telah melupakan rasa lelah selama masa perkuliahan dan perjuangan menempuh untuk sampai ke atas sini. Kami benar-benar menghabiskan waktu sepuas-puasnya di sini dan tidak akan menyia-nyiakan perjuangan kami untuk sampai pada titik terindah ini.

Setelah dirasa puas dan cukup bermain di Curug Kawung kami lantas memutuskan untuk kembali turun pada area landai untuk beristirahat dan makan siang. Sesampainya kami di bawah, kami memutuskan untuk beristirahat pada satu warung yang dimana kami juga memesan beberapa makanan karena kami sudah merasa lelah dan sangat kelaparan setelah menempuh jalan yang penuh perjuangan itu. Setelah selesai makan dan beristirahat yang cukup, kami pun memutuskan untuk pulang karena hari sudah menjelang petang dan langit mulai gelap dikarenakan cuaca mendung.

Perjalanan seru itu akan sangat membekas untuk kami. Kebersamaan, kehangatan, serta keceriaan telah tercipta disana. Meskipun rasa lelah dan ingin menyerah terus menerjang kami di setiap perjalanan, nyatanya kami tetap mampu melanjutkan perjalanan ini dan yakin bahwa keindahan akan tercipta disana. Hal tersebut benar adanya dengan keindahan alam, kesejukan, dan kebersamaan menjadi hal yang paling indah yang pernah tercipta disana. Perjalanan ini akan selalu dikenang dan dirindukan selamanya.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Sumber Umbulan Malang sebagai Destinasi Wisata Alam yang Mendukung Pariwisata Berkelanjutan

Sumber Umbulan Malang sebagai Destinasi Wisata Alam yang Mendukung Pariwisata Berkelanjutan

Editor Redaksi
30 Juni 2026
0

Oleh: Alfarobi Ibnu Sifak Dosen Pengampu: Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A. JurnalPost.com - Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki peran...

Taman Bunga Coban

Komunikasi Pariwisata di Era Disrupsi: Pengalaman Berkunjung ke Taman Bunga Coban Talun melalui Pengaruh Media Sosial

Editor Redaksi
24 Juni 2026
0

Oleh: Tria Dyah Lestari JurnalPost.com - Di era disrupsi saat ini, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi,...

Kebun Teh Jamus, Ngawi

Penerapan Komunikasi dalam Industri Pariwisata di Indonesia: Kebun Teh Jamus, Ngawi

Editor Redaksi
5 Mei 2026
0

JurnalPost.com - Industri pariwisata di Indonesia tidak hanya bergantung pada keindahan alam dan daya tarik destinasi, tetapi juga sangat dipengaruhi...

Air Terjun Lubuk Batang:  Pesona Tersembunyi dari Lima Puluh Kota

Air Terjun Lubuk Batang: Pesona Tersembunyi dari Lima Puluh Kota

Editor Redaksi
7 Desember 2025
0

Oleh: Eza Dwi Rahayu Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, UNP JurnalPost.com - Di tengah eksotisme Kabupaten Lima Puluh Kota,...

Taman Batang Agam Wisata Payakumbuh

Taman Batang Agam Wisata Payakumbuh

Editor Redaksi
4 Desember 2025
0

Oleh: Shofwatul Kasih Amanda JurnalPost.com - Taman Batang Agam berada di Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat, dan mulai beroperasi pada...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.