Dosen pengampuh : Rini Eka Sari S.PSI.,M.A.

Nama:
1. Fazdad Taufiqurrahman 2019011091
2. Anggi Qurpriansah 2020011129
3. Rosdiana Pasutung 2021011038
JUDUL USULAN
Tuliskan judul usulan penelitian Tingkat Pemahaman Dalam Penerapan SMK3 Pada Pegawai Fakultas Psikologi UST]
RINGKASAN
Ringkasan penelitian tidak lebih dari 200 kata yang berisi latar belakang penelitian, tujuan dan tahapan metode penelitian, luaran yang ditargetkan, serta uraian TKT penelitian yang diusulkan.
Tujuan penelitian yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji secara empirik Tingkat pemahaman dalam penerapan SMK3 pada pegawai fakultas psikologi UST. Subjek dalam penelitian ini merupakan pegawai fakultas psikologi UST dengan jumlah populasi 30 dengan menggunakan rumus kategorisasi tingkat pemahaman dengan penerapan SMK3. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan total sampling. Skala Tingkat pemahaman dan penerapan SMK3 dikatakan valid karena telah menggunakan semua aspek atau indikator yang hendak diukur. Hasil menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini terbukti, bahwa Tingkat pemahaman pegawai fakultas psikologi UST berada pada kategori sedang sebesar 80% penerapan SMK3 berada pada kategori tinggi sebesar 63,33%. Sehingga dapat dikatakan bahwa Pegawai Fakultas Psikologi UST mempunyai Tingkat pemahaman yang sedang dan penerapan SMK3 yang tinggi.
KATA KUNCI
Pada bagian ini dituiliskan maksimal 5 kata kunci
[Penerapan SMK3, Pegawai, Tingkat Pemahaman]
LATAR BELAKANG MASALAH
Latar belakang penelitian tidak lebih dari 600 kata yang berisi latar belakang dan permasalahan yang akan diteliti, tujuan khusus dan studi kelayakannya.
[Kegiatan organisasi Pendidikan membutuhkan sumber daya manusia, yaitu karyawan. Karyawan tidak lepas dari masalah yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja, dengan memastikan keselamatan dan Kesehatan kerja dapat menumbuhkan semangat kerja karyawan. Karyawan yang bekerja memiliki hak atas keselamatan dan Kesehatan kerja yang pelaksanannya dilandasi oleh peraturan perundang-undangan. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) digunakan sebagai aspek perlindungan tenaga kerja dan perlindungan asset perusahaan, dengan tujuan untuk memberikan jaminan kondisi yang aman dan sehat kepada setiap karyawan dan untuk melindungi Sumber Daya Manusia (SDM). Keselamatan dan Kesehatan Kerja bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan kerja khususnya di Indonesia (Elphiana, Yuliansyah & Zen 2018).
Menurut Departemen Kesehatan RI (2010) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah upaya untuk memberikan jaminan keselamatan dan meningkatkan derajat kesehatan pekerja dengan cara mencegah kecelakaan danpenyakit akibat kerja (PAK), pengendalian bahaya ditempat kerja, promosi kesehatan, pengobatan, dan rehabilitasi. Organisasi Buruh Internasional atau International Labour Organization (ILO) merupakan suatu organisasi yang menaungi permasalahan K3 di Tingkat dunia. Menurut ILO pelaksanaan K3 ditujukan untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit yang ditimbulkan oleh suatu pekerjaan.
Angka kecelakaan kerja berdasarkan laporan International Labour Organization (ILO) tahun 2010, diseluruh dunia terjadi lebih dari 337 juta kecelakaan dalam pekerja per tahun. Setiap hari, 6.300 orang meninggal karena kecelakaan kerja atau penyakit yang berkaitan dengan pekerjaan. Sekitar 2,3 juta kematian per tahun terjadi di seluruh dunia. Berdasarkan data International Labour Organization (ILO) 2013, satu pekerja didunia meninggal setiap 15 detik karena kecelakaan kerja dan 160 pekerja mengalami sakit akibat kerja.
Penerapan K3 di Indonesia diatur oleh Undang Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. K3 pada umumnya bertujuan melindungi keselamatan dan kesehatan pekerja ataupun buruh dalam mewujudkan produktivitas kerja yang optimal (Nagandla K, et al 2015).
Pemahaman merupakan hasil penginderaan manusia atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indera yang dimilikinya baik mata, hidung, telinga dan sebagainya (Notoatmodjo : 2012). Hasil penelitian yang dilakukan oleh Rahayu, Endang P (2015) lebih dari 50% responden yang berpemahaman baik menerapkan budaya K3 dengan baik jadi pemahaman responden sangat mempengaruhi penerapan budaya K3. Dapat diartikan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman responden maka semakin baik pula penerapan budaya K3. Berdasarkan hasil penelitian oleh Susanto, Sony et,al (2020) menjelaskan bahwa adanya hubungan pengaruh K3 dengan pendidikan, artinya adalah semakin tinggi ilmu pendidikan, maka akan semakin aware kesadaran dalam menerapkan manajemen risiko di tempat lokasi kerja. Dan pemahaman juga dapat dipengaruhi oleh pengalaman yang diperoleh dari pengalaman sendiri maupun orang lain. Pengalaman yang diperoleh dapat memperluas pemahaman seseorang (Notoatmodjo, 2012).
Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa merupakan fakultas yang berada di Yogyakarta yang bergerak dalam bidang Pendidikan. Berdasarakan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti dalam wawancara dengan pegawai fakultas psikologi UST, pekerjaan yang dilakukan meliputi admin, tata usaha, sarana pra sarana, cleaning service, satpam, dan penjaga parkir. Karyawan atau pegawai di fakultas ini berjumlah 30 orang yang bekerja di hari senin sampai jumat kecuali ada aktivitas atau kegiatan kampus di lain hari tersebut. Mereka memiliki Tingkat pengetahuan pemahaman tentang SMK3 yang berbeda sehingga kemungkinan akan mempengaruhi mereka dalam melakukan Upaya penerapan SMK3 dalam bekerja. Terkadang ada karyawan yang lalai untuk menerapkan pemahaman tentang SMK3 sehingga kemungkinan dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui Tingkat pemahaman dalam penerapan SMK3 pada pegawai fakultas psikologi UST.]
TINJAUAN PUSTAKA
Kajian pustaka tidak lebih dari 2200 kata dengan mengemukakan state of the art dan peta jalan (roadmap) dalam bidang yang diteliti/teknologi yang dikembangkan. Penyajian peta jalan (roadmap) dapat berupa bagan dalam bentuk image. Sumber Pustaka/referensi primer yang relevan.
[Menurut Usman (2002,) melibatkan pemahaman sebagai bagian dari domain kognitif hasil belajar. Pemahaman mengacu kepada kemampuan memahami makna materi. Aspek ini satu tingkat di atas pengetahuan dan merupakan tingkat berpikir yang rendah. Selanjutnya, Amaliyanti (2013) membagi pengertian pemahaman menjadi empat pemahaman, yaitu :
1. Pemahaman meniru (rate learning)
pada tingkatan ini pegawai dapat mengerjakan suatu soal tetapi tidak tahu mengapa.
2. pemahaman observasi (observation understansing)
pada tahapan ini pegawai menjadi lebih mengerti setelah melihat adanya suatu pola (pattern) atau kecenderungan.
3. Pemahaman pencerahan (insightful understanding)
4. Pemahaman relasional
Pada tingkatan pemahaman ini pegawai tidak hanya tahu tentang penyelesaian suatu masalah, melainkan dia juga dapat menerapkannya pada situasi lain, baik yang relevan maupun yang lebih kompleks.
Penerapan SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) adalah suatu sistem yang terstruktur dan sistematis untuk mengelola risiko K3 di tempat kerja. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh pekerja.
Deming menekankan pentingnya melibatkan seluruh anggota organisasi dalam upaya meningkatkan kinerja, termasuk dalam hal K3. Beliau mungkin akan mengatakan bahwa penerapan SMK3 adalah sebuah proses berkelanjutan yang melibatkan seluruh level organisasi, dari manajemen puncak hingga pekerja lapangan.
Deming berpendapat bahwa terdapat lima aspek yang mempengaruhi penerapan SMK3 pada pemahaman pegawai, yaitu :
1. Pentingnya komitmen manajemen
Keberhasilan penerapan SMK3 sangat bergantung pada komitmen kuat dari manajemen puncak.
2. Keterlibatan seluruh pekerja
Semua pekerja harus terlibat aktif dalam upaya menciptakan tempat kerja yang aman.
3. Pendekatan sistematis
SMK3 harus diintegrasikan ke dalam sistem manajemen keseluruhan perusahaan.
4. Peningkatan terus-menerus
SMK3 adalah proses yang terus berkembang dan harus selalu ditingkatkan.
5. Kemanusiaan
Pada akhirnya, SMK3 adalah tentang melindungi keselamatan dan kesehatan manusia.]
METODE
Bagian ini dilengkapi dengan diagram alir penelitian yang dikerjakan selama waktu penelitian. Bagan penelitian harus dibuat secara utuh dengan penahapan yang jelas, termasuk instrumen penelitian dan Teknik analisis data yang digunakan. Semua tahapan untuk mencapai luaran beserta indikator capaian yang ditargetkan juga harus dibuat secara utuh (jurnal/artikel/buletin dll)
[Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga metode. Metode pertama, dengan studi kepustakaan (library research) yaitu dengan mempelajari buku-buku dan jurnal-jurnal yang berhubungan dengan masalah yang penulis teliti. Metode kedua, dengan penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengadakan peninjauan langsung terhadap objek yang diteliti. Penulis melakukan wawancara semi terstruktur dengan salah satu pegawai di fakultas psikologi UST. Metode ketiga, dengan tes menggunakan alat ukur yaitu skala psikologi yang merupakan seperangkat pernyataan yang disusun untuk mengungkap atribut tertentu melalui respon terhadap pernyataan tersebut (Azwar, 2019).
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Total sampling adalah Teknik pengambilan sampel Dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Berdasarkan urauian diatas, maka sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 pegawai fakultas psikologi UST.
Skala psikologis yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu Tingkat pemahaman dan penerapan SMK3. Karakteristik skala psikologi sebagai alat ukur yaitu stimulus berupa perilaku (favorable) dan tidak mendukung objek perilaku (unfavorable). Tujuannya untuk memancing respon atau jawaban yang merupakan refleksi dari keadaan diri yang tidak disadari oleh responden yang bersangkutan (Azwar, 2014).
Metode skala yang digunakan untuk memperoleh data penelitian dan pengukuran pada variabel pemahaman dan penerapan SMK3 menggunakan skala perilaku dengan empat alternatif jawaban yaitu SS (Sangat Sesuai), S (Sesuai), TS (Tidak Sesuai), dan STS (Sangat Tidak Sesuai).
Berikut uraian deskripsi tentang skala pemahaman dan penerapan SMK3 :
1. Skala pemahaman
Skala pemahaman terdiri dari 24 pernyataan yang digunakan untuk menilai pemahaman pegawai fakultas psikologi UST. Skala ini disusun berdasarkan aspek-aspek menurut Amaliyanti (2013).
Tabel 1.
Blue Print Pembobotan skala pemahaman
| No | Aspek | Bobot (%) |
| 1 | Pemahaman Meniru | 25 |
| 2 | Pemahaman Observasi | 25 |
| 3 | Pemahaman Pencerahan | 25 |
| 4 | Pemahaman Relasional | 25 |
| Jumlah | 100 | |
Tabel 2.
Distribusi Sebaran Aitem Skala Pemahaman
| No | Aspek | Aitem | F | |
| Favourable | Unfavourable | |||
| 1 | Pemahaman Meniru | 1, 9, 17 | 5, 13, 21 | 6 |
| 2 | Pemahaman Obeservasi | 2, 10, 18 | 6, 14, 22 | 6 |
| 3 | Pemahaman Pencerahan | 3, 11, 19 | 7, 15, 23 | 6 |
| 4 | Pemahaman Relasional | 4, 12, 20 | 8, 16, 24 | 6 |
| Jumlah | 12 | 12 | 24 | |
Tabel 3.
Skoring Skala Pemahaman
| No | Alternatif Respon | Skoring | |
| Favourable | Unfavourable | ||
| 1 | Sangat Sesuai | 4 | 1 |
| 2 | Sesuai | 3 | 2 |
| 3 | Tidak Sesuai | 2 | 3 |
| 4 | Sangat Tidak Sesuai | 1 | 4 |
2. Skala Penerapan SMK3
Skala Penerapan SMK3 organisasi terdiri dari 30 pernyataan yang digunakan intuk menilai penerapan SMK3 pegawai fakultas psikologi UST. Skala ini disusun berdasarkan aspek-aspek menurut Deming.
Tabel 4.
Blue Print Pembobotan Skala Penerapan SMK3
| No | Aspek | Bobot (%) |
| 1 | Pentingnya Komitmen Manajemen | 20 |
| 2 | Keterlibatan Seluruh Pekerja | 20 |
| 3 | Pendekatan Sistematis | 20 |
| 4 | Peningkakatan Terus-menerus | 20 |
| 5 | Kemanusiaan | 20 |
| Jumlah | 100 | |
Tabel 5.
Distribusi Sebaran Aitem Skala Penerapan SMK3
| No | Aspek | Aitem | F | |
| Favourable | Unfavourable | |||
| 1 | Pentingnya Komitmen Manajemen | 1, 11, 21 | 6, 16, 26 | 6 |
| 2 | Keterlibatan Seluruh Pekerja | 2, 12, 22 | 7, 17, 27 | 6 |
| 3 | Pendekatan Sistematis | 3, 13, 23 | 8, 18, 28 | 6 |
| 4 | Peningkatan Terus-menerus | 4, 14, 24 | 9, 19, 29 | 6 |
| 5 | Kemanusiaan | 5, 15, 25 | 10, 20, 30 | 6 |
| Jumlah | 15 | 15 | 30 | |
Tabel 6.
Skoring Sebaran Aitem Skala Penerapan SMK3
| No | Alternatif Respon | Skoring | |
| Favourable | Unfavourable | ||
| 1 | Sangat Sesuai | 4 | 1 |
| 2 | Sesuai | 3 | 2 |
| 3 | Tidak Sesuai | 2 | 3 |
| 4 | Sangat Tidak Sesuai | 1 | 4 |
Teknik Analisis Data
Analisis data yang digunakan utuk melihat Tingkat pemahaman dalam penerapan SMK3 pada pegawai fakultas psikologi UST, yaitu dengan menggunakan rumus kategorisasi pemahaman dengan penerapan SMK3. ]
HASIL PELAKSANAAN PENELITIAN
A. Hasil Penelitian
Tuliskan secara ringkas hasil pelaksanaan penelitian yang telah dicapai sesuai tahun pelaksanaan penelitian. Penyajian dapat berupa data, hasil analisis, dan capaian luaran (wajib dan atau tambahan). Selain itu, dalam penulisan hasil penelitian harus proporsional dan komprehensif.
Setelah dilakukan pengambilan data, peneliti melakukan tabulasi data dan untuk mempermudah dalam pembacaan data, peneliti telah meringkas data penelitian dalam tabel 7 berikut.
Tabel 7.
Data Deskriptif Statistik
Tingkat Pemahaman dengan Penerapan SMK3
| Variabel | Empirik | Hipotetik | ||||||
| SD | Mean | Min | Maks | SD | Mean | Min | Maks | |
| Pemahaman | 6,03 | 60,40 | 46 | 73 | 12 | 60 | 24 | 96 |
| Penerapan SMK3 | 8,66 | 86,83 | 76 | 114 | 15 | 75 | 30 | 120 |
Hipotetik pemahaman dengan skor terendah (Min) 1 x 24 = 24. Skor tertinggi (Max) 4 x 24 = 96. Skor rata-rata (Mean) (24 + 96) : 2 = 60. Skor standar deviasi (SD) (96 – 24) : 6 = 12. Hipotetik penerapan SMK3 dengan skor terendah (Min) 1 x 30 = 30. Skor tertinggi (Max) 4 x 30 = 120. Skor rata-rata (Mean) (30 + 120) : 2 = 75. Skor standar deviasi (SD) (120 – 30) : 6 = 15.
Selanjutnya dari deskripsi data penelitian diatas, dilakukan suatu pengelompokan yang mengacu pada kriteria kategorisasi. Kriteria kategorisasi yang digunakan pada penelitian ini diklarifikasikan menggunakan lima tingkatan kategori, yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Rumus kategorisasi dapat dilihat pada tabel 8 berikut.
Tabel 8.
Rumus Kategorisasi
| Kategori | Rumus |
| Sangat Tinggi | X (µ+1.8×σ) |
| Tinggi | (µ+0.6×σ)<X≤(µ+1.8×σ) |
| Sedang | (µ-0.6×σ)<X≤(µ+0.6×σ) |
| Rendah | (µ-1.8×σ)<X≤(µ-0.6×σ) |
| Sangat Rendah | X (µ-1.8×σ) |
Keterangan µ : Mean/Rerata, σ : Deviasi Standar, X : Row Score.
Berdasarkan rumus kategorisasi tersebut, maka subjek penelitian ini dapat dikelompokkan ke dalam lima kategori pada masing-masing variabel. Kategorisasi tersebut dapat dilihat pada tabel 9 berikut.
Tabel 9.
Kategorisasi Tingkat pemahaman dengan penerapan SMK3
| Variabel | ||||||
| Tingkat pemahaman | F | % | Penerapan SMK3 | F | % | |
| Sangat Tinggi | X 81,6 | – | – | X 102 | 1 | 3,33 |
| Tinggi | 67,2<X≤81,6 | 3 | 10 | 84<X≤102 | 19 | 63,33 |
| Sedang | 52,8<X≤67,2 | 24 | 80 | 66<X≤84 | 10 | 33,33 |
| Rendah | 38,4<X≤52,8 | 3 | 10 | 48<X≤66 | – | – |
| Sangat Rendah | X 38,4 | – | – | X 48 | – | – |
| Total | 30 | 100 | 30 | 100 | ||
Berdasarkan analisis data penelitian di atas menunjukkan bahwa Tingkat pemahaman pegawai fakultas psikologi UST berada pada kategori sedang sebesar 80% penerapan SMK3 berada pada kategori tinggi sebesar 63,33%. Sehingga dapat dikatakan bahwa Pegawai Fakultas Psikologi UST mempunyai Tingkat pemahaman yang sedang dan penerapan SMK3 yang tinggi.
B. Pembahasan
Seluruh hasil atau capaian yang dilaporkan harus berkaitan dengan tahapan pelaksanaan penelitian sebagaimana direncanakan pada proposal. Penyajian data dapat berupa gambar, tabel, grafik, dan sejenisnya, serta analisis didukung dengan sumber pustaka primer yang relevan dan terkini
Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa Tingkat pemahaman memiliki hubungan positif dengan penerapan SMK3 Pada Pegawai Fakultas Psikologi UST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat pemahaman pegawai fakultas psikologi UST berada pada kategori sedang sebesar 80% penerapan SMK3 berada pada kategori tinggi sebesar 63,33%. Sehingga dapat dikatakan bahwa Pegawai Fakultas Psikologi UST mempunyai Tingkat pemahaman yang sedang dan penerapan SMK3 yang tinggi.
C. Kesimpulan
Pada bagian ini dirumuskan kesimpulan hasil penelitian sejalan dengan permasalahan yang diajukan.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini terbukti, bahwa Tingkat pemahaman pegawai fakultas psikologi UST berada pada kategori sedang sebesar 80% penerapan SMK3 berada pada kategori tinggi sebesar 63,33%. Sehingga dapat dikatakan bahwa Pegawai Fakultas Psikologi UST mempunyai Tingkat pemahaman yang sedang dan penerapan SMK3 yang tinggi.
D. Saran
Saran merupakan rekomendasi yang ditujukan kepada berbagai pihak terkait dengan hasil penelitian dan menggunakan bahasa yang operasional.
1. Bagi Subjek
Bagi subjek agar meningkatkat tingkat pemahaman dan penerapan SMK3 dengan cara membaca informasi mengenai SMK3 dan selalu menerapkannya pada kegiatan seharihari.
2. Bagi Fakultas Psikologi UST
Bagi fakultas psikologi UST agar lebih mengoptimalkan perhatiannya terhadap pegawai dengan meningkatkan fasilitas SMK3 dan membuat pelatihan SMK3 secara berkala.
3. Bagi peneliti selanjutnya
Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk dapat memperluas wilayah penelitian serta variabel lain yang mempengaruhi penerapan SMK3 dan dapat lebih menggali faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap penerapan SMK3 seperti kemampuan, rancangan kerja, kepribadian, motivasi kerja, gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, lingkungan kerja, dan disiplin kerja. Hal ini dikarenakan agar dapat diketahui seberapa besar sumbangan efektif faktor lain yang mempengaruhi penerapan SMK3
LUARAN YANG DIHASILKAN
Jelaskan luaran yang telah dihasilkan dan bukti luaran yang dihasilkan dapat dilampirkan dalam laporan akhir penelitian. (bisa dalam bentuk link, SS, lampiran, dsb)
JADWAL PENELITIAN
Buatlah timeline target penelitian yang ingin dicapai sampai dengan bentuk luaran yang akan dihasilkan
| No | Nama Kegiatan | Bulan | ||||||||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | |||
| 1 | Menentukan tema | |||||||||||||
| 2 | Membuat tema yang akan dilakukan | |||||||||||||
| 3 | Penyusunan proposal | |||||||||||||
| 4 | Pembuatan kuesioner | |||||||||||||
| 5 | Membuat dan memasukan surat Ijin kepada Dekan | |||||||||||||
| 6 | Pelaksanaan dan pembagian kuisinoner | |||||||||||||
| 7 | Melakukan persiapan pembagian kuisioner | |||||||||||||
| 8 | Evaluasi dan penysunan laporan akhir | |||||||||||||
| 9 | Pengumpulan laporan | |||||||||||||
DAFTAR PUSTAKA
Daftar pustaka berasal dari buku mutakhir, artikel jurnal dan di harapkan artikel jurnal peneliti yang relevan. Penulisan daftar pustaka menggunakan Standar APA versi 7. Selain itu, referensi yang digunakan pada penelitian, diutamakan menggunakan referensi dengan usia tidak lebih dari 10 tahun.
[Elphiana, Diah, Y. M., & Zen, K. M. (2018). Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Pertamina Ep Asset 2 Prabumulih. Jembatan.
Nagandla K, Kumar K, Bhardwaj A, Muthalagan D a/l, Yhmin C, Lun LW, et al. (2015). Prevalence of needle stick injuries and their underreporting among healthcare workers in the department of obstetrics and gynaecology. Int Arch Med.8(181):1–16.
Rahayu, E. P. (2015). Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Karyawan dengan Penerapan Manajemen Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jurnal Kesehatan Komunitas.
Notoatmodjo,S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Susanto, S., Hendy, Winarno, B., & Candra, agata iwan. (2020). Measurement Of Occupational Safety And Health Risk Levels Of Kadiri University LP3M Building.Ukars :UniversitasKadiriRisetTeknikSipil.AllRights Reserved., 4(2), 126–137.
Amaliyanti (2013). Pemahaman siswa dalam proses belajar. Diakses melalui(http://cirukem.org/pendidikan-cirukem/penelitian/ padatanggal 31 agustus 2021.
Azwar, S. (2019). Metode penelitian psikologi (2nd ed). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azwar, S. (2014). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
LAMPIRAN
Setidaknya pada lampiran memuat, alat ukur, dokumentasi, Justifikasi Anggaran, Format Susunan Tim Peneliti, dsb.

Descriptive Statistics
| N | Minimum | Maximum | Mean | Std. Deviation | ||
| Statistic | Statistic | Statistic | Statistic | Std. Error | Statistic | |
| TingkakPemahaman | 30 | 46.00 | 73.00 | 60.4000 | 1.10131 | 6.03210 |
| PenerapanSMK3 | 30 | 76.00 | 114.00 | 86.8333 | 1.58229 | 8.66656 |
| Valid N (listwise) | 30 | |||||
Data Subjek
| Subjek | Tingkat Pemahaman | Penerapan SMK3 |
| S1 | 60 | 81 |
| S2 | 68 | 76 |
| S3 | 49 | 76 |
| S4 | 46 | 88 |
| S5 | 50 | 88 |
| S6 | 64 | 76 |
| S7 | 49 | 88 |
| S8 | 60 | 100 |
| S9 | 62 | 76 |
| S10 | 60 | 85 |
| S11 | 66 | 90 |
| S12 | 65 | 87 |
| S13 | 60 | 78 |
| S14 | 60 | 79 |
| S15 | 60 | 87 |
| S16 | 62 | 100 |
| S17 | 64 | 99 |
| S18 | 63 | 87 |
| S19 | 73 | 89 |
| S20 | 63 | 89 |
| S21 | 58 | 88 |
| S22 | 57 | 89 |
| S23 | 64 | 78 |
| S24 | 61 | 90 |
| S25 | 63 | 114 |
| S26 | 60 | 92 |
| S27 | 69 | 88 |
| S28 | 64 | 77 |
| S29 | 57 | 90 |
| S30 | 55 | 80 |
~~~~ Selamat Mengerjakan ~~~~