
SOLO, JurnalPost.com – Pertumbuhan ekonomi di Solo semakin bertumbuh, dengan faktor pertumbuhan dari budayasolo semakin maju. Solo adalah kota yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang mengagumkan pada tahun 2023, Dengan adanya sejumlah acara berskala besar dan destinasi wisata yang semakin menarik sehingga kota ini berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan mencapai kisaran 5,6%-5,9% di akhir tahun 2023. Kota ini juga berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan lebih tinggi dibandingkan Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Sedangkan pertumbuhan ekonomi pada Yogyakarta hanya mencapai berkisar 5,07 persen, “ Faktor pendorongnya yakni permintaan domestik yang masih terjaga, momentum pemilu serentak, serta berlanjutnya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).” Kata PLH Kepala Kantor Perwakilan BI DIY Heru Saptaji melalui keterangan resmi. Hal ini jelas tentu pertumbuhan ekonomi Yogyakarta masih dibawah Solo, seperti data dibawah ini;
Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Kota Solo Tahun 2023 Kota Solojuga mengalami pertumbuhan positif yaitu sebesar 5,57 persen, pertumbuhan ini lambat dibandingkan capaian Tahun 2022 yang tumbuh sebesar 6,25 persen.
Perlambatan ekonomi ini terkait dengan penurunan ekspor akibat konflik global yang masih berlangsung. Situasi ini mempunyai dampak yang luas salah satunya pada tingkat nasional. Meskipun mengalami penurunan, Kota Solo mampu mempertahankan vitalitas perekonomiannya.
Adapun faktor pendorong perekonomian kota ini adalah beragamnya aktivitas dan acara yang berlangsung secara rutin. Selain itu, hadirnya banyak destinasi wisata baru juga turut menyumbang peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Bengawan.
Melalui upaya pengembangan daya tarik dan aktivitas wisata yang berkelanjutan, Kota Solo dapat menciptakan lingkungan yang menarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara. Hal ini mencerminkan potensi besar yang tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan namun juga meningkatkan sektor pariwisata, yang merupakan salah satu sumber pendapatan utama kota.
“Dengan demikian, aktivitas ekonomi jadi tumbuh. Sektor perdagangan jadi meningkat seperti makanan dan minuman naik, jajanan oleh – oleh naik. Selain itu, karena banyak yang berkunjung akomodasi pun ikut naik, yang menginap naik, transportasi ikut naik, trafik yang ke Solo jadi meningkat,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Surakarta Nugroho Joko Prastowo, di Solo,Jateng.
Selain itu, menurutnya lagi perdagangan kendaraan roda empat juga mengalami peningkatan seiring dengan bisnis rental kendaraan yang berkembang di Solo.” Sementara penjualan motor justru lambat karena sebagian besar yang beli motor di kalangan petani. Kebetulan pertanian melambat karena El Nino, sehingga pembelian motor juga melambat, “ katanya pula. Selanjutnya, sektor yang juga memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi di Solo adalah Konstruksi. Ia mengatakan saat ini ada sejumlah konstruksi publik yang sudah selesai pengerjaannya.
“ Ada Masjid Sheikh Zayed, Solo Safari, sekarang tinggal rel layang Palang Joglo dan Taman Balekambang. Artinya yang publik selesai, perusahaan swasta mulai tumbuh, seperti bisnis hotel jadi prospektif, swasta mulai investasi. Itulah mengapa kami optimis Solo tetap tumbuh tinggi,.” katanya lagi.
Oleh karena itu, peran penting event besar dan pertumbuhan destinasi wisata akan menjadi landasan kuat bagi pertumbuhan perekonomian Kota Solo pada tahun 2023. Meskipun terdapat tantangan global yang terus berlanjut, kota ini terus menunjukkan ketahanan dan potensi besar dalam mengembangkan sektor ekonomi melalui berbagai inisiatif aktivitas dan daya tarik wisata yang unik.
Penulis :
1. Nabila Ulfah Azahroh
2. Yulio Roy Shendhy Kusuma
3. Arkan Roy Rahardian



