
Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. (Cand) Fiky Two Nando, S.T., M.T
Oleh : Nadya Natasya, Gading Kharisma Mahesa, Nindya Dwitasabrina & keane Respati
PACET, MOJOKERTO, JurnalPost.com — Pada tanggal 08 Januari 2026, Sub kelompok 8 yang terdiri dari Nadya Natasya, Gading Kharisma Mahesa, Keane Respati, dan Nindya Dwitasabrina, telah melaksanakan program seminar pelatihan yang dibimbing oleh Dr. (Cand) Fiky Two Nando, S.T., M.T saat pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi dan pelatihan pinjaman online untuk Ibu-Ibu PKK di Desa Sumber Kembar, Kecamatan Pacet. Program ini mengusung tema “Sehat Finansial Tanpa Pinjol: Mengoptimalkan UMKM Setempat sebagai Alternatif Pemasukan Keuangan.” sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi keuangan dan memberdayakan ekonomi masyarakat desa.
Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman literasi finansial, terutama bagi ibu-ibu PKK agar lebih bijaksana dalam mengelola keuangan keluarga dan terhindar dari praktik pinjaman online ilegal yang semakin meningkat. Di samping itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif yang lebih aman dan berkelanjutan dengan memperkuat potensi UMKM lokal sebagai sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.
Selama kegiatan ini, peserta diberikan materi mengenai ciri-ciri pinjaman online ilegal, modus penipuan yang umum terjadi, serta dampak negatif dari pinjaman online terhadap stabilitas ekonomi keluarga. Pembicara menekankan pentingnya kehati-hatian dalam mengelola keuangan dan menghindari tawaran pinjaman cepat yang tidak jelas legalitasnya, serta mengingatkan bahwa banyak orang yang terperangkap dalam pinjaman online akibat kebutuhan mendesak dan minimnya pengetahuan mengenai manajemen keuangan yang sehat. Oleh karena itu, Ibu-Ibu PKK diajak untuk mulai mengembangkan potensi usaha lokal sebagai solusi pendapatan yang lebih aman dan produktif.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan pengembangan UMKM yang membahas peluang usaha di lingkungan desa, strategi pemasaran sederhana, serta pengelolaan keuangan usaha rumahan. Peserta diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai usaha kecil yang telah mereka jalankan, seperti usaha makanan ringan, kerajinan tangan, dan produk olahan lokal.
Tingginya partisipasi selama kegiatan menunjukkan antusiasme peserta. Banyak ibu-ibu PKK yang aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mengenai tawaran pinjaman online serta tantangan dalam mengatur keuangan. Diharapkan, kegiata ini dapat memperluas wawasan masyarakat tentang pentingnya memiliki kehidupan finansial yang sehat tanpa mengandalkan pinjaman online.



