• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Permasalahan Sarana Prasarana dalam Melaksanakan Kurikulum Merdeka di Era Globalisasi

Editor Redaksi
14 Desember 2023
in News

JurnalPost.com – Kurikulum merupakan suatu rencana pembelajaran yang dibuat oleh pemerintah untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Sejak kemerdekaan, kurikulum Indonesia telah mengalami perubahan dari Kurikulum 1947, 1952, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004, 2006, 2013 dan menjadi Kurikulum Merdeka yang dicanangkan Presiden Joko Widodo pada tahun 2020.

Kurikulum mengalami banyak sekali perubahan hingga menjadi Kurikulum Merdeka. kurikulum merdeka mendasarakan pembelajaran pada kebebasan, kreativitas, dan otonomi siswa. Tujuan kurikulum ini adalah menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan generasi globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi.

Kurikulum juga memperhatikan keberagaman potensi, minat, bakat, dan kebutuhan siswa sehingga dapat belajar sesuai minat dan bakatnya. Namun keunikan kurikulum tersebut masih menghadapi berbagai tantangan dalam penerapannya, terutama terkait sarana dan prasarana pendidikan. Sarana dan prasarana pendidikan meliputi seluruh sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran, seperti: Contoh: gedung sekolah, ruang kelas, meja dan kursi, papan tulis, buku, bahan ajar, laboratorium, perpustakaan, komputer, internet, dan lain-lain.

Beberapa permasalahan sarana dan prasarana pendidikan yang dihadapi oleh kurikulum mandiri antara lain:

– Ketimpangan sarana dan prasarana pendidikan antara perkotaan dan perdesaan, antara Jawa dan luar Jawa, antara sekolah negeri dan swasta, serta antara sekolah unggulan dan non favorit. Hal ini menyebabkan disparitas kualitas pendidikan dan kesempatan belajar bagi peserta didik.

– Keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan untuk memenuhi kebutuhan dan potensi peserta didik, khususnya di bidang seni, olah raga, dan keterampilan. Hal ini menghambat perkembangan bakat dan minat siswa serta menurunkan motivasi dan kenikmatan belajar.

-Kurangnya sarana dan prasarana pendidikan untuk menunjang pemanfaatan teknologi, informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, antara lain: lab, komputer, jaringan, proyektor, dll. Akibatnya, siswa kurang memiliki akses terhadap beragam sumber belajar terkait teknologi globalisasi dan kurang mampu beradaptasi terhadap perubahan zaman.

Untuk mengatasi masalah kelembagaan dan infrastruktur ketika menerapkan kurikulum Anda sendiri, Anda dapat menerapkan solusi berikut:

– Meningkatkan alokasi dan distribusi anggaran pendidikan antara pemerintah pusat, daerah, dan sekolah agar dapat digunakan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di daerah terpencil dan berkembang.

– Kerjasama antara pemerintah nasional dan internasional, sektor swasta, masyarakat lokal dan lembaga donor untuk memberikan bantuan dan dukungan dalam bentuk dana, barang dan jasa untuk meningkatkan dan memperluas sarana dan prasarana pendidikan.

– Meningkatkan kapasitas dan kemampuan guru dalam mengelola dan memanfaatkan sarana dan prasarana pendidikan yang ada serta mengembangkan sumber belajar yang kreatif dan inovatif yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi peserta didik. · Mendorong peran serta dan keterlibatan peserta didik, keluarga, dan lingkungan dalam pengelolaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan serta memberikan masukan dan saran untuk perbaikan dan pengembangan.

Ini adalah artikel populer yang saya tulis tentang masalah infrastruktur ketika menerapkan kurikulum teknologi globalisasi. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kritik, silakan tulis di kolom komentar di bawah. Terimakasih telah membaca artikel ini

Oleh Watik Qurrotu A’yunin, instansi : Universitas Negeri Surabaya

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.