• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Penghapusan PPDB Zonasi : Mengurai Dampak dan Implikasi Penghapusan PPBD dalam Sistem Pendidikan

Editor Redaksi
12 Maret 2024
in News

Oleh Nazwa Nurhaliza – Sekolah Vokasi IPB University

JurnalPost.com – Sistem pendidikan di Indonesia masih sangat memprihatinkan. Ketidakmerataan ini dilihat dari disparitas antara daerah perkotaan dan pedesaan, aksesbilitas pendidikan, dan juga kualitas guru. Hal ini menyebabkan ketimpangan dalam kesempatan belajar dan meraih potensi siswa di seluruh negeri. Perlu langkah konkret untuk mengatasi ketidakmerataan ini. PPDB zonasi merupakan salah satu program kerja pemerintah dalam mengatasi pemerataan pendidikan. Memang pada awal nya sistem ini berjalan lancar dikarenakan anak – anak yang berada disekitar sekolah yang memiliki akreditasi yang bagus, bisa merasakan cara belajar dan mengajar ditempat yang terjamin.

Penghapusan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi dapat dianggap sebagai langkah yang kontroversial, namun beberapa argumen dapat diajukan untuk mendukung penghapusan ini demi kelangsungan pendidikan di Indonesia. Menurut saya, sisstem zonasi dapat menciptakan ketidaksetaraan akses pendidikan. Siswa yang tinggal di daerah dengan sekolah berkualitas rendah akan kesulitan mendapatkan pendidikan yang setara dengan mereka yang tinggal di daerah dengan sekolah yang lebih baik. Penghapusan zonasi dapat memberikan kesempatan yang lebih adil bagi semua siswa untuk mengakses pendidikan berkualitas.

Penghapusan zonasi memberikan kebebasan bagi siswa dan orang tua untuk memilih sekolah sesuai dengan preferensi mereka, termasuk pendidikan agama, metode pengajaran, atau keunggulan akademis tertentu. Ini dapat membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih sesuai dengan kebutuhan individu dan memotivasi siswa untuk mencapai potensi maksimal mereka. Tanpa adanya jaminan siswa berdasarkan lokasi, sekolah akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka guna menarik minat siswa.

Dengan demikian, penghapusan zonasi dapat mendorong sekolah untuk lebih fokus pada peningkatan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran. Dengan memberikan kebebasan pilihan sekolah, orang tua dan siswa akan lebih aktif dalam memilih institusi pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai, kebutuhan, dan harapan mereka. Hal ini dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak-anak mereka, sekaligus memberikan dorongan positif untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan siswa.

Langkah ini memiliki potensi untuk memberikan dampak positif dalam upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia. Penghapusan PPDB zonasi dapat membuka pintu bagi pemerataan akses, merangsang peningkatan kualitas sekolah, mengurangi diskriminasi, memberikan fleksibilitas pilihan pendidikan, dan mendukung peningkatan mobilitas sosial.

Namun, penting untuk dicatat bahwa keberhasilan rencana ini memerlukan pendekatan yang holistik. Pemerintah perlu memastikan bahwa seluruh wilayah, termasuk yang kurang berkembang, menerima perhatian dan investasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka. Sistem penilaian dan pemantauan kinerja sekolah juga harus diperkuat untuk memastikan bahwa sekolah tetap memberikan layanan pendidikan yang bermutu.

Langkah-langkah tambahan, seperti peningkatan fasilitas pendidikan, pelatihan guru, dan penyediaan sumber daya yang memadai, juga perlu diperhatikan. Dengan pendekatan yang matang dan terkoordinasi, penghapusan PPDB zonasi dapat menjadi langkah penting menuju sistem pendidikan yang lebih inklusif, merata, dan berkualitas di Indonesia.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.