• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Penerapan Pancasila pada Pelecehan Seksual yang Umum terjadi di Zaman Sekarang

Editor Redaksi
26 Desember 2023
in News

JurnalPost.com – Pelecehan seksual sudah tidak asing lagi di zaman sekarang dan mungkin dianggap enteng bagi sebagian masyarakat. Apa itu pelecehan seksual? Pelecehan seksual adalah suatu tindakan intim yang mengarah pada kekerasan fisik maupun non-fisik, salah satunya adalah melakukan hubungan intim secara paksa oleh satu pihak hingga menimbulkan rasa trauma hingga gila bagi para korban. Kasus pelecehan di zaman sekarang cukup menjadi hal yang cukup umum diberitakan di media TV maupun media sosial, sebagian besar karena kurangnya edukasi pada anak muda atau pengaruh dibeberapa platform seperti Tiktok, Twitter(X), Instagram, Youtube, dan yang platform lainnya.

Saat ini banyak sekali berita bermunculan di media sosial tentang pelecehan yang terjadi pada anak dibawah umur yang mana pelakunya keluarganya sendiri, pelecehan mertua kepada menantu hingga dibunuh untuk menutupi kejahatannya, bahkan pelecehan yang dianggap umum dijaman sekarang yaitu pelecehan sesama jenis. Penyebabnya sendiri adalah fetisisme dan pergaulan dari orang sekitar hingga pengaruh media sosial. Platform yang biasa menjadi favorit orang-orang sekarang yaitu Tiktok menjadi salah satu alasan banyak nya pengaruh negatif bagi anak muda, dari berbedanya pendapat dan normalisasi pada hal yang mengandung seksualisasi. Juga hukum Indonesia yang cukup melemah pada kasus pelecehan atau sering terjadinya penyuapan hingga kasus itu ditiadakan. Berikut beberapa jenis pelecehan seksual.

Yang pertama yaitu pelecehan non fisik atau verbal, berupa pelecehan secara tidak langsung atau fisik seperti mata yang mengarah pada area sensitif salah satunya bibir, alat kelamin, hingga membayangkan sesuatu yang tidak senonoh pada pelaku pelecehan. Ada juga yang mungkin sering terjadi di media sosial sekarang seperti mengedit wajah seseorang yang mengirim fotonya secara bebas disosial media menggunakan AI dan merubah bentuk tubuh mereka terlihat seksi bahkan telanjang dan menjadi bahan pencabulan bagi pelaku hingga dijual belikan disitus illegal. Dan kasus yang mungkin orang kurang tahu yaitu penyadapan kamera tanpa disadari. Pelecehan non fisik ini bisa cukup berbahaya untuk pengguna media sosial, terlebih jika sang korban tidak menyadari hal itu hingga terus mengirim foto mereka tanpa menyadari dampak yang terjadi.

Yang kedua yaitu pelecehan fisik, pelecehan ini sering terjadi di tempat umum ketika dalam kesempatan kecil seperti didalam bus dimana dua orang berdekatan hingga pelaku bisa dengan sengaja menyentuh tubuh korban secara terang-terangan atau secara tidak langsung menggunakan candaan atau modus. Tidak hanya tempat umum, pelecehan fisik ini juga sering terjadi ditempat sepi seperti kamar mandi, tempat sepi, hingga korban yang dibawa paksa kerumah si pelaku. Umumnya korban yang dilecehkan tidak akan bereaksi apa-apa karena syok atau terkejut dengan apa yang terjadi pada mereka apalagi kejadian itu terjadi pada tempat umum, dikarenakan beberapa korban yang malu atau tidak sanggup melawan, hingga ketakutan apa yang akan terjadi jika mereka melawan.

Penyebab pelecehan biasanya diawali oleh seseorang yang memiliki napsu yang tinggi pada korban yang dianggap lemah. Tidak hanya itu pelecehan bisa terjadi karena sang pelaku dulunya juga seorang korban hingga dia ingin merasakan hal yang sama untuk membalaskan dendam dimasa lalu pada pelaku yang melecehkannya. Pelecehan juga disebabkan oleh seseorang yang kebanyakan menonton hal hal berbau pornografi yang menyuci otak hingga memiliki rasa ingin memuaskan napsu dari fantasi seksual mereka. Selanjutnya pelecehan seksual juga terjadi pada pengaruh teman terdekat atau media sosial yang kebanyakan menaruh normalisasi pada pelecehan hingga banyak orang yang pada dasarnya memiliki pemikiran yang sama terpengaruh hingga menjadikan pelecehan seksual dianggap bukanlah perbuatan yang salah.

Dampak yang ditimbulkan pelecehan seksual cukup banyak, tak hanya pada korban tapi juga pada pelaku. Contoh dampak yang terjadi pada pelaku seperti kecanduan seks bebas hingga bergonta ganti pasangan, menyebabkan HIV, hingga cenderung ereksi ditempat umum ketika melihat objek yang membuat napsunya naik. Dan selanjutnya ada dampak pelecehan pada korban yaitu mengalami kecemasan saat sedang sendirian ditempat umum ataupun ditempat sepi, sering mengurung diri hingga ketakutan bergaul dengan orang baru ataupun lawan jenis, depresi, sering melamun dan tidak focus pada suatu hal, dan mempunyai pemikiran untuk bunuh diri.

Tidak mudah bagi para korban untuk sembuh dari rasa trauma mereka, bahkan bisa membekas seumur hidup dalam otak mereka. Korban pelecehan kadang bisa sembuh oleh pemikiran mereka sendiri dengan dukungan orang sekitar dan beberapa konten positif di sosial media yang membuat mereka termotivasi untuk terus berpikir positif dan mencoba memulai kehidupan baru dengan mencoba mencari relasi dengan orang baru hingga pelajaran bagi mereka untuk berhati-hati ketika keluar rumah, bertindak, dan memosting sesuatu dimedia sosial. Namun adapun korban pelecehan yang tidak bisa sembuh dengan mudah, contohnya korban yang memiliki kekerasan pada bagian kelaminnya hingga luka parah, juga memiliki masalah pada kejiwaan mereka. Korban seperti ini membutuhkan penanganan intensif oleh dokter ataupun psikolog.

Pada sila ke dua Pancasila yang berbunyi “Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab” menjadi dasar untuk menanggulani Pelecehan seksual dengan cara melakukan perlindungan hak asasi bagi setiap manusia. Menjadi individu yang lebih giat memahami istilah setiap sila sila Pancasila untuk menjadi penerapan dalam pedoman hidup, pelecehan termasuk perbuatan yang dilanggar dalam nilai nilai yang terkandung di dalam Pancasila maka jadi pribadi yang menerapkan sila kedua pada diri setiap manusia untuk kedepannya.

Bagaimana caranya menghindari pelecehan seksual? Salah satunya dengan berpakaian yang sopan dan tidak terlalu terbuka, menghindari untuk bepergian ke tempat sepi terlebih seorang diri, untuk perempuan usahakan untuk tidak sendirian Ketika pergi ketempat yang beresiko terjadinya pelecehan seperti kamar mandi umum, membawa benda tajam untuk melindungi diri setidaknya hanya untuk membuat pelaku cedera ringan, jika bertemu dengan orang mencurigakan usahakan untuk melakukan vidcall dengan seseorang atau melakukan live di Instagram agar jika terjadi sesuatu akan ada saksi yang melihat kejadian itu, mengurangi untuk memposting wajah pada sosial media karena takutnya akan di salah gunakan oleh orang lain, dan yang terakhir berani untuk bersikap tegas karena pelaku pelecehan biasanya cukup susah untuk berinteraksi atau mencabuli mereka yang memiliki jiwa percaya diri dan tegas.

Kesimpulannya penting untuk memberikan pengetahuan pembelajaran mengenai dampak pelecehan seksual serta batasan dalam bergaul sejak dini pada anak-anak dibawah umur. Kesadaran individu pada setiap diri masing-masing dan bisa memilah pertemanan yang mengajak pada kebaikan dan mengingatkan jika adanya kesalahan pada diri. Mulailah mengedukasi diri tentang seksualitas, organ reproduksi, penyebab pelecehan serta dampak berkepanjangan pada pelaku dan korban. Agar tidak semakin banyak kasus pelecehan kedepannya

Oleh: Rhima Mitiya Qanita

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.