
JurmalPost.com – Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Desa Penanggungan melaksanakan program kerja di bidang pendidikan dengan menyelenggarakan kegiatan pembelajaran inovatif bagi siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Kegiatan ini mengusung tema “Outdoor Motivation Learning: Belajar Sambil Bermain untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak”, yang dinilai relevan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta meningkatkan semangat belajar siswa. Program kerja ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa pengabdian masyarakat Untag Surabaya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas. Program kerja tersebut dilaksanakan oleh tiga mahasiswa pengabdian masyarakat, yaitu Aliyah Dewi Kinanti, Rachmad Ramadhan, dan Mochammad Adis Shafwan Padang.
Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas 5 SD yang berada pada fase penting dalam perkembangan kognitif dan pembentukan motivasi belajar. Pada usia tersebut, siswa cenderung mudah merasa jenuh apabila pembelajaran dilakukan secara monoton di dalam kelas. Oleh karena itu, mahasiswa pengabdian masyarakat menerapkan konsep Outdoor Motivation Learning yang mengombinasikan aktivitas bermain dan belajar sebagai pendekatan awal sebelum memasuki materi pembelajaran inti.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kegiatan bermain di luar kelas yang difungsikan sebagai ice breaking. Melalui berbagai permainan edukatif dan aktivitas kelompok sederhana, siswa diajak untuk bergerak, bekerja sama, serta berinteraksi dengan teman-temannya. Kegiatan ini bertujuan untuk mencairkan suasana, menumbuhkan rasa senang, serta meningkatkan semangat dan kesiapan siswa sebelum mengikuti materi pembelajaran. Ice breaking ini terbukti mampu membuat siswa lebih antusias dan fokus dalam mengikuti kegiatan selanjutnya.
Setelah kegiatan outdoor selesai, siswa diarahkan kembali ke dalam kelas untuk mengikuti penyampaian materi pembelajaran. Materi disampaikan secara interaktif dan komunikatif dengan metode yang disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Mahasiswa pengabdian masyarakat berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa untuk aktif mendengarkan, mencatat, dan memahami materi dengan suasana belajar yang tetap santai namun terarah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab (QnA) sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Dalam sesi ini, siswa diberikan kesempatan untuk bertanya, menyampaikan pendapat, serta menjawab pertanyaan dari mahasiswa pengabdian masyarakat. Sesi QnA berlangsung secara aktif, menunjukkan bahwa siswa memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan lebih berani dalam mengemukakan pendapat setelah mengikuti rangkaian kegiatan sebelumnya.
Antusiasme siswa terlihat jelas dari keaktifan mereka dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari permainan di luar kelas, proses pembelajaran di dalam kelas, hingga sesi tanya jawab. Banyak siswa mengungkapkan bahwa metode belajar sambil bermain membuat mereka lebih bersemangat dan mudah memahami materi yang diberikan.
Melalui kegiatan Outdoor Motivation Learning ini, mahasiswa pengabdian masyarakat Desa Penanggungan berharap dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa sejak dini serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan. Program ini diharapkan dapat menjadi alternatif metode pembelajaran yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah.
Program kerja ini juga menjadi wujud sinergi antara mahasiswa, pihak sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung perkembangan akademik serta karakter siswa. Mahasiswa pengabdian masyarakat Desa Penanggungan berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang inovatif dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.



