• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Meningkatkan Minat Baca dan Peduli terhadap lingkungan sekitar

Editor Redaksi
30 Juni 2023
in News

Penulis: Jonatan Damanik
Mahasiswa Universitas Sumatera Utara

JurnalPost.com – Kampus Merdeka merupakan salah satu bagian kebijakan Merdeka Belajar yang dibuat oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yaitu Bapak Nadiem Anwar Makarim. Salah satu bagian dari kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) itu sendiri yaitu Kampus Mengajar yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan kemampuan dirinya dengan keahlian dan keterampilan yang dimiliki melalui aktivitas di luar kelas. Kampus Mengajar juga mengajak mahasiswa untuk menjadi mitra guru dan sekolah dalam pengembangan model pembelajaran, serta mengembangkan kreativitas serta inovasi dalam pembelajaran di sekolah yang tentunya diharapkan dapat membawa dampak pada penguatan pembelajaran.

Seorang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara mengikuti program yang dibuat oleh menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang kegiatannya dilakukan mulai tanggal 13 Maret 2023 sampai 30 Juni 2023 yang berlokasi di UPT SDN 067243 Jl.Bunga Sedap Malam XI ,Medan Selayang II.

Menurut hasil observasi yang dilakukan mahasiswa di SDN 067243 Medan Selayang II,masih terdapat siswa siswi yang kurang dalam membaca, menghitung dan bahkan minat baca siswa siswi di sdn 067243 bisa dikategorikan kurang. Selain itu,tingkat kepeduliaan terhadap lingkungan hidup sekitar tersebut bias dibilang kurang. Siswa siswi di sekolah tersebut masih kurang terhadap kepedulian lingkungan hidup di sekitar nya, misalnya kurangnya kepedulian terhadap sampah yang dimana siswa siswi di sdn tersebut masih sering membuang sampah sembarangan. Dan juga di sekolah tersebut masih banyak siswa siswi yang tidak percaya diri terhadap diri sendiri, hal itu bisa terlihat ketika dalam sesi belajar,ketika siswa siswi disuruh maju ke depan untuk menjabarkan jawaban dari soal yang diberikan guru,siswa siswi tersebut masih malu dan bahkan takut untuk maju ke depan guna menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh guru.

Di sekolah ini juga terdapat proyektor yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. Tetapi guru tidak memiliki waktu lebih untuk mengembangkan inovasi dalam pembelajaran yang bisa digunakan melalui proyektor yang disediakan pihak sekolah,dan juga ada beberapa guru yang masih belum paham cara menggunakan system pembelaran menggunakan proyektor tersebut.

Jonatan Budiman Damanik, mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Sumatera Utara yang mengikuti program Kampus Mengajar Mitra USU, berkeinginan meningkatkan kemampuan Literasi dan Numeasi yang akan diawali dengan pendekatan terhadap siswa siswi di sekolah tersebut guna membangun niat belajar lebih giat lagi guna semakin meningkatkan daya tarik siswa siswi dalam mengikuti pembelajaran.Yang mana proses kegiatan belajar mengajar akan dilakukan di kelas 4 dan 5 yang sudah disepakati oleh guru pamong sekolah terkait dengan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan setiap 3 kali dalam 1 minggu dengan menggunakan modul pembelajaran yang sudah disiapkan sebagai bahan mengajar di kelas tersebut. Sebagai permulaan proses perkenalan dan pendekatan terhadap siswa siswi akan diterapkan, dengan saya Jonatan Budiman Damanik akan memperkenalkan diri terhadap siswa siswi dan guru di sekolah tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan guru guru dan siswa siswi yang akan saya ajarkan sesuai dengan modul pembelajarn yang sudah saya siapkan. Adapun beberapa program yang saya rancang gunamembantu murid dalam membentuk karakter yang baik. Dalam program ini, saya selaku mahasiswa kesejahteraan sosial menggunakan salah satu metode-metode pekerjaan sosial yaitu metode Group Work guna melakukan penyelesaian masalah yaitu :

1. Tahap Engagement, Intake, contract
Engagement merupakan proses membangun relasi professional yang positif dan harus dapat menunjukkan sikap empati, dan keaslian pada siswa dan siswi (klien). Intake merupakan perkenalan kepada siswa-siswi (klien) yang dimana akan bersedia untuk membantu klien dalam menyelesaikan masalahnya yaitu mebentuk karakter murid yang diharapkan. Dan terkahir contract adalah kesepakatan kontrak atau perjanjian berapa lama proses intervensi akan dilakukan.

2. Tahap Assesment
Dalam tahap ini berisikan tahap penyelesaian masalah dengan mengetahui penyebab dan potensi yang dapat dilakukan dalam menyelsaikan masalah klien. Saya melakukan wawancara terhadap klien untuk mengathui permasalahan dan saya menemukan bahwa siswa-siswi kelas 6 memiliki sifat serta kebiasaan yang perlu diperbaiki guna untuk membentuk karakter murid yang baik sesuai dengan norma kehidupan sehari hari.

3. Tahap Planing
Dalam tahap ini merupakan tahap dimana saya dan siswa-siswi menyepakati strategi atau rencana yang digunakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan. Dalam perencanaan ini saya membantu klien untuk membentuk karakter siswa yanf baik seperti berceramah tentang nilai pancasila sebagai pondasi dalam bertingkah laku dalam kehidupan sehari hari,memberikan motivasi positif serta memberikan contoh perilaku yang baik untuk dicontoh para murid untuk bersosialisasi dalam kehidupan sehari hari.

4. Tahap Intervensi
Di tahap ini, merupakan tahapan pelaksanaan rencana penyelesaian masalah yang telah disepakati sebelumnya. Dalam hal ini saya menerapkan rencana yang saya rancang sebelumnya

5. Tahap Evaluasi
Dalam tahap ini merupakan upaya mengevaluasi program (mini project) yang saya lakukan apakah dapat dikatakan berhasil dan tepat sasaran. Sesuai dengan yang diharapkan, ternyata dengan melihat perkembangan-perkembangan siswa (klien) yang setiap minggunya berkembang dalam hal bersosialisasi dapat dikatakan berhasil. Karena yang awalnya rebut dikelas tidak menghargai teman yang sedang memebrikan pendapat dan tentunya lebih semangat datang ke sekolah, namun karena sudah dibiasakan diberikan motivasi yang positif serta masukan kepada murid yang baik maka para siswa mengalami peningkatan.

6. Tahap Terminasi
Dalam tahap ini merupakan tahapan berakhirnya kontrak antara pekerja sosial dengan klien yang didukung dengan kondisi dari klien tersebut yang saat ini sudah dapat dikatakan berhasil dalam meningkatkan karakter murid. Maka tujuan dari program yang saya lakukan sudah mencapai tujuannya. Oleh karena itu saya memutuskan kontrak kerja sama dengan klien.
Dengan hal ini, maka dapat dikatakan bahwa melalui dengan tahapan-tahapan yang sudah dilakukan tersebut berhasil mencapai tujuan mini project yang dirancangkan yaitu Membentuk karakter murid yang baik di SD Negeri 067243. Dalam hal ini saya berhasil membantu mirid dari SD Negeri 067243 Medan Selayang II dalam meningkatkan keterampilan literasi baca tulis. Selain daripada mini project yang saya lakukan, saya juga mengajar mereka melalui modul yang setiap di penghujung pembelajaran melakukan kuis baik secara tulisan dan lisan. Dari kuis ini juga tidak kalah semangat dan antusiasnya para siswa-siswi melakukannya. Kuis ini saya lakukan guna meningkatkan semangat mereka dalam belajar serta meningkatkan daya ingat mereka dalam pembelajaran yang telah diberikan.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.