• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Menemukan Kedamaian di Tengah Keramaian: Perjalanan Solo Traveler di Bandung

Editor Redaksi
22 Maret 2024
in Wisata

Penulis Arya Rizqi Muhardillah
Fakultas Sekolah Vokasi IPB University
Jurusan Komunikasi Digitan dan Media

JurnalPost.com – Di tengah riuhnya kota Bandung, terdapat sebuah dunia kecil yang hanya dimengerti oleh satu orang: saya sendiri. Dengan langkah yang mantap, aku memasuki kota ini, bukan sebagai seorang turis biasa, tetapi sebagai seorang penjelajah soliter yang siap untuk menemukan keajaiban di balik setiap sudutnya. Di sini, waktu adalah milikku sepenuhnya, tempat untuk merangkul keheningan dan keindahan yang tersembunyi di balik keramaian. Inilah kisah petualangan pribadi saya di Bandung, sebuah perjalanan yang menguatkan, menginspirasi, dan membuat saya merasakan kebebasan sejati.

Pukul 15.00 pada tanggal 10 Juli hari dimana aku pergi menjelajah Braga, kota Bandung sendirian. “Gimana sih rasanya pergi liburan sendiri?”. Itu adalah pertanyaan yang berada di kepalaku pada saat itu. Aku mematangkan niatku dan juga menyiapkan mentalku untuk pergi ke kota Bandung, transportasi yang aku gunakan ialah kereta api dengan kereta api Argo Parahyangan. Ku awali perjalananku dari Jakarta ke Bandung dengan bismillah, tidak lupa membeli cemilan untuk didalam kereta.

Perjalanan dari Jakarta ke Bandung menggunakan kereta api membutuhkan waktu selama empat jam, selama perjalanan yang aku lakukan hanyalah duduk dan juga tidur, hingga pada saat kereta melewati hamparan sawah yang luas aku terbangun dan terkesima betapa indahnya pemandangan itu. Hamparan sawah dengan cahaya senja berwana jingga memanjakan mata siapa saja yang melihatnya. Kereta api Argo Parahyangan ini cukup nyaman didalamnya dilengkapi oleh meja kecil, tempat makan, dan yang menurutku paling nyaman adalah model bangku kereta tersebut yang saling berhadapan cocok untuk keluarga kecil yang ingin liburan menggunakan kereta Argo Parahyangan ini, dan pada saat itu aku beruntung karena kursi samping dan depanku kosong jadi aku bisa lebih leluasa.

Pukul 20.00 malam kereta sampai di stasiun Bandung, aku pun bergegas keluar dari kereta dan menuju pintu keluar stasiun. Udara malam kota bandung yang sejuk dan juga dingin membuat hati nyaman, dengan segera aku memesan ojek online menuju hotel dimana aku akan beristirahat. Aku menginap di satu hotel di Dago yang dekat dengan alun-alun dan juga Museum Asia Afrika.

Braga Citywalk cukup terkenal di sosial media dengan beragam tempat yang sangat menarik untuk di kunjungi, tetapi ada satu tempat yang baru-baru ini cukup ramai yaitu Sweet Cantina. Es krim yang pernah di kunjungi dan di sukai oleh pak Ridwan Kamil ini mendadak ramai karena banyak orang-orang yang ingin mencoba es krim kesukaan gubernur Jawa Barat ini.

Braga citywalk merupakan satu tempat beragam wisata, karena didalamnya banyak sekali tempat-tempat yang cocok untuk bersantai ria bersama teman dan juga keluarga. Kopi shop terlihat dimana-mana, tidak lupa restoran-restoran makanan yang mengkonsepkan tempatnya seperti kota tua. Setelah melihat-lihat dan juga menelusuri jalan Braga yang cukup panas karena waktu menunujukan pukul 13.00 WIB, dan cocok sekali untuk menikmati es krim Sweet Cantina sambil duduk di bangku sepanjang jalan Braga.

Setelah beristirahat sejenak sambil menyantap cemilan sekaligus melihat keramaian jalan Braga yang begitu damai, aku mengunjungi sebuah museum di Braga yang Bernama Pameran Redmiller Experience: Behind Those Eyes Bandung, tempat yang cukup menarik karena pameran tersebut menampilkan abstrak-abstrak yang sangat indah. Didalamnya terdapat banyak sekali tempat berswafoto dan juga lukisan-lukisan yang indah, setiap lukisan disana mengandung makna-makna yang sangat bagus hingga aku cukup lama berada disana.

Pukul 18.00 sore aku memutuskan kembali ke penginapanku untuk beristirahat. Liburan yang singkat tapi sangat bermakna bagiku, karena kita bisa menambah pengalaman dan juga menguji keberanian kita berada di kota orang jauh dari rumah dan tidak ada satupun kenalan. Banyak sekali manfaat yang aku peroleh setelah liburan ini walau singkat tapi padat akan pengetahuan.

Begitulah kehidupan, memperbanyak pengalaman untuk kehidupan kedepan mencoba explore, mencari jati diri anda yang sebenarnya dengan melakukan perjalanan jauh dan melatih mental anda dalam kehidupan ini.

Bagaimana dengan cerita ini? Tertarik mencoba solo traveling? Semoga jadi motivasi buat anda agar anda bisa percaya diri pada diri anda sendiri, karena dikehidupan yang sekali ini diri andalah yang menentukan masa depan.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Sumber Umbulan Malang sebagai Destinasi Wisata Alam yang Mendukung Pariwisata Berkelanjutan

Sumber Umbulan Malang sebagai Destinasi Wisata Alam yang Mendukung Pariwisata Berkelanjutan

Editor Redaksi
30 Juni 2026
0

Oleh: Alfarobi Ibnu Sifak Dosen Pengampu: Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A. JurnalPost.com - Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki peran...

Taman Bunga Coban

Komunikasi Pariwisata di Era Disrupsi: Pengalaman Berkunjung ke Taman Bunga Coban Talun melalui Pengaruh Media Sosial

Editor Redaksi
24 Juni 2026
0

Oleh: Tria Dyah Lestari JurnalPost.com - Di era disrupsi saat ini, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi,...

Kebun Teh Jamus, Ngawi

Penerapan Komunikasi dalam Industri Pariwisata di Indonesia: Kebun Teh Jamus, Ngawi

Editor Redaksi
5 Mei 2026
0

JurnalPost.com - Industri pariwisata di Indonesia tidak hanya bergantung pada keindahan alam dan daya tarik destinasi, tetapi juga sangat dipengaruhi...

Air Terjun Lubuk Batang:  Pesona Tersembunyi dari Lima Puluh Kota

Air Terjun Lubuk Batang: Pesona Tersembunyi dari Lima Puluh Kota

Editor Redaksi
7 Desember 2025
0

Oleh: Eza Dwi Rahayu Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, UNP JurnalPost.com - Di tengah eksotisme Kabupaten Lima Puluh Kota,...

Taman Batang Agam Wisata Payakumbuh

Taman Batang Agam Wisata Payakumbuh

Editor Redaksi
4 Desember 2025
0

Oleh: Shofwatul Kasih Amanda JurnalPost.com - Taman Batang Agam berada di Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat, dan mulai beroperasi pada...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.